<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Siapkan Tiga Opsi Ibadah Haji 2022, Begini Detailnya</title><description>Zainut Tauhid Sa&amp;rsquo;adi mengatakan bahwa pemerintah melakukan mitigasi penyelenggaraan ibadah haji 1443H/2022M dengan tiga opsi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/25/337/2567996/pemerintah-siapkan-tiga-opsi-ibadah-haji-2022-begini-detailnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/25/337/2567996/pemerintah-siapkan-tiga-opsi-ibadah-haji-2022-begini-detailnya"/><item><title>Pemerintah Siapkan Tiga Opsi Ibadah Haji 2022, Begini Detailnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/25/337/2567996/pemerintah-siapkan-tiga-opsi-ibadah-haji-2022-begini-detailnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/25/337/2567996/pemerintah-siapkan-tiga-opsi-ibadah-haji-2022-begini-detailnya</guid><pubDate>Jum'at 25 Maret 2022 20:05 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/25/337/2567996/pemerintah-siapkan-tiga-opsi-ibadah-haji-2022-begini-detailnya-cE8Mt9NBVh.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Wamenag, Zainut Tauhid Saadi (Foto: MPI) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/25/337/2567996/pemerintah-siapkan-tiga-opsi-ibadah-haji-2022-begini-detailnya-cE8Mt9NBVh.JPG</image><title>Wamenag, Zainut Tauhid Saadi (Foto: MPI) </title></images><description>JAKARTA - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa&amp;rsquo;adi  mengatakan bahwa pemerintah melakukan mitigasi penyelenggaraan ibadah haji 1443H/2022M dengan tiga opsi. Ketiganya adalah kuota penuh, kuota terbatas, dan atau tidak memberangkatkan jemaah haji.

Untuk opsi pertama, menurut nya dirasa tak mungkin. Sebab penyelenggaraan haji tinggal 2,5 bulan dimana sesuai perkiraan jadwal, kelompok terbang (kloter) pertama jamaah haji tahun 1443 H/2022 M direncanakan berangkat pada 4 Dzulqa&amp;rsquo;dah 1443 H /5 Juni 2022 M.

&quot;Kami pemerintah indonesia tetap menerapkan 3 opsi. Opsi pertama saya kira tak mungkin, artinya dengan kuota penuh. Opsi kedua kuota terbatas, ketiga seperti tahun lalu tidak memberangkatkan,&quot;kata Wamenag saat ditemui wartawan usai penutupan Musabaqah Hafalan Al-Qur'an dan Hadis (MHQH) Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Su'ud Tingkat Nasional ke-14,Jakarta Jumat,(25/03/2022).

BACA JUGA:DPR Harap Menag Upayakan Kuota Haji Normal 221.000 Jamaah

Sehingga dirinya berharap Indonesia mendapatkan opsi kedua yaitu pemberangkatan dengan kuota terbatas. Wamenag berharap agar opsi ketiga itu tidak terjadi.

&quot;Mudah-mudahan yang ketiga tidak ya,&quot;kata dia.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMy8yNS8xLzE0NjM1NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Terkait kepastian kuota, Wamenag mengatakan pemerintah masih menunggu pengumuman dari kerajaan Arab Saudi. Hal ini dibuktikan dengan pertemuan Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Arab Saudi, Syaikh Dr. Abdullatif bin Abdulaziz Al-Syaikh dan Wapres Maaruf Amin pada Jumat,(25/03/2022) pukul 10 pagi.
&quot;Tadi beliau menyampaikan bahwa kita semuanya diminta untuk sabar karena Pemerintah Arab Saudi juga sampai sekarang masih terus mempersiapkan segala sesuatunya,&quot;ucap dia.

Pasalnya menurut Zainut, keputusan tersebut menyangkut persoalan kesehatan, keselamatan seluruh jemaah haji seluruh dunia. Bukan hanya untuk jemaah haji Indonesia sehingga dibutuhkan persiapan yang matang.

&quot;Bapak wapres memberikan apresiasi terhadap Kementerian Saudi yang sudah menangani penanganan covid dengan baik,&quot;ujar dia.

&quot;Alhamdulillah dengan itu ditandai dengan dibukanya penyelenggaraan umrah yang sekarang ini yang sudah sangat semakin leluasa,&quot;ucap dia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa&amp;rsquo;adi  mengatakan bahwa pemerintah melakukan mitigasi penyelenggaraan ibadah haji 1443H/2022M dengan tiga opsi. Ketiganya adalah kuota penuh, kuota terbatas, dan atau tidak memberangkatkan jemaah haji.

Untuk opsi pertama, menurut nya dirasa tak mungkin. Sebab penyelenggaraan haji tinggal 2,5 bulan dimana sesuai perkiraan jadwal, kelompok terbang (kloter) pertama jamaah haji tahun 1443 H/2022 M direncanakan berangkat pada 4 Dzulqa&amp;rsquo;dah 1443 H /5 Juni 2022 M.

&quot;Kami pemerintah indonesia tetap menerapkan 3 opsi. Opsi pertama saya kira tak mungkin, artinya dengan kuota penuh. Opsi kedua kuota terbatas, ketiga seperti tahun lalu tidak memberangkatkan,&quot;kata Wamenag saat ditemui wartawan usai penutupan Musabaqah Hafalan Al-Qur'an dan Hadis (MHQH) Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Su'ud Tingkat Nasional ke-14,Jakarta Jumat,(25/03/2022).

BACA JUGA:DPR Harap Menag Upayakan Kuota Haji Normal 221.000 Jamaah

Sehingga dirinya berharap Indonesia mendapatkan opsi kedua yaitu pemberangkatan dengan kuota terbatas. Wamenag berharap agar opsi ketiga itu tidak terjadi.

&quot;Mudah-mudahan yang ketiga tidak ya,&quot;kata dia.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMy8yNS8xLzE0NjM1NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Terkait kepastian kuota, Wamenag mengatakan pemerintah masih menunggu pengumuman dari kerajaan Arab Saudi. Hal ini dibuktikan dengan pertemuan Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Arab Saudi, Syaikh Dr. Abdullatif bin Abdulaziz Al-Syaikh dan Wapres Maaruf Amin pada Jumat,(25/03/2022) pukul 10 pagi.
&quot;Tadi beliau menyampaikan bahwa kita semuanya diminta untuk sabar karena Pemerintah Arab Saudi juga sampai sekarang masih terus mempersiapkan segala sesuatunya,&quot;ucap dia.

Pasalnya menurut Zainut, keputusan tersebut menyangkut persoalan kesehatan, keselamatan seluruh jemaah haji seluruh dunia. Bukan hanya untuk jemaah haji Indonesia sehingga dibutuhkan persiapan yang matang.

&quot;Bapak wapres memberikan apresiasi terhadap Kementerian Saudi yang sudah menangani penanganan covid dengan baik,&quot;ujar dia.

&quot;Alhamdulillah dengan itu ditandai dengan dibukanya penyelenggaraan umrah yang sekarang ini yang sudah sangat semakin leluasa,&quot;ucap dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
