<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perindo: Pelaksanaan Pemilu 14 Februari 2024 Perlu Didukung Semua Pihak</title><description>KPU sudah menetapkan tanggal 14 Februari 2024 yang sudah ditetapkan oleh semua fraksi partai politik di DPR.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/26/337/2568203/perindo-pelaksanaan-pemilu-14-februari-2024-perlu-didukung-semua-pihak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/26/337/2568203/perindo-pelaksanaan-pemilu-14-februari-2024-perlu-didukung-semua-pihak"/><item><title>Perindo: Pelaksanaan Pemilu 14 Februari 2024 Perlu Didukung Semua Pihak</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/26/337/2568203/perindo-pelaksanaan-pemilu-14-februari-2024-perlu-didukung-semua-pihak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/26/337/2568203/perindo-pelaksanaan-pemilu-14-februari-2024-perlu-didukung-semua-pihak</guid><pubDate>Sabtu 26 Maret 2022 13:34 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/26/337/2568203/perindo-pelaksanaan-pemilu-14-februari-2024-perlu-didukung-semua-pihak-n0505oOi4z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Waketum Partai Perindo Ferry Rizkiyansyah (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/26/337/2568203/perindo-pelaksanaan-pemilu-14-februari-2024-perlu-didukung-semua-pihak-n0505oOi4z.jpg</image><title>Waketum Partai Perindo Ferry Rizkiyansyah (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan, pelaksanaan Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024 perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak. Hal itu penting untuk meminimalisir wacana penundaan Pemilu 2024.

&quot;Saya pikir semuanya di kita coba dudukkan pada kondisi yang harus kita baca secara komprehensif. Misalkan pada konteks aktualisasi huh, konstitusi seperti apa, bagaimana mekanisme dijalankan, persiapan yang sudah dilakukan,&quot; ujar Ferry Kurnia, Jumat 25 Maret 2022 malam di Kantor DPP Partai Perindo, Menteng Jakarta Pusat.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Lantik Dr. Ferry Kurnia Rizkiyansyah Jadi Waketum, Hary Tanoesoedibjo: 2024, Partai Perindo Harus Jadi Partai Besar
Apalagi, KPU sudah menetapkan tanggal 14 Februari 2024 yang sudah ditetapkan oleh semua fraksi partai politik di DPR bersama pemerintah dan penyelenggara pemilu.

&quot;Saya pikir itu yang harus dioptimalkan untuk disupport secara serius oleh seluruh komponen bangsa termasuk stakeholder utama yakni DPR dan pemerintah,&quot; tambah Ferry Kurnia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8wOS8xLzE0MjY0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Sehingga, kata Ferry, proses regenerasi kepemimpinan sesuai konstitusi itu memang tercapai lima tahun sekali. &quot;Dan itukan prinsip dari mekanisme Pemilu yang melaksanakan sebuah sarana yang dilaksanakan untuk memilih eksekutif dan legislatif dalam kurun waktu yang sudah ada dan dilakukan secara beradab,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Wacana E-Voting, Waketum Perindo: Menarik, tapi Matangkan Dulu E-Rekapitulasi
Ia meminta semua pihak mendukung penyelenggaraan Pemilu 2024 sesuai dengan jadwalnya demi menegakkan demokrasi yang sehat di Indonesia.

&quot;Jadi saya pikir semua pihak harus mensupport terkait soal pemilu. Saya selalu bilang ini butuh keterbukaan yang memang dilakukan oleh segenap stakeholder baik penyelenggara, pemerintah, DPR, dan pihak-pihak lain untuk kita mengawal proses pemilu itu dengan baik termasuk partai politik,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan, pelaksanaan Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024 perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak. Hal itu penting untuk meminimalisir wacana penundaan Pemilu 2024.

&quot;Saya pikir semuanya di kita coba dudukkan pada kondisi yang harus kita baca secara komprehensif. Misalkan pada konteks aktualisasi huh, konstitusi seperti apa, bagaimana mekanisme dijalankan, persiapan yang sudah dilakukan,&quot; ujar Ferry Kurnia, Jumat 25 Maret 2022 malam di Kantor DPP Partai Perindo, Menteng Jakarta Pusat.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Lantik Dr. Ferry Kurnia Rizkiyansyah Jadi Waketum, Hary Tanoesoedibjo: 2024, Partai Perindo Harus Jadi Partai Besar
Apalagi, KPU sudah menetapkan tanggal 14 Februari 2024 yang sudah ditetapkan oleh semua fraksi partai politik di DPR bersama pemerintah dan penyelenggara pemilu.

&quot;Saya pikir itu yang harus dioptimalkan untuk disupport secara serius oleh seluruh komponen bangsa termasuk stakeholder utama yakni DPR dan pemerintah,&quot; tambah Ferry Kurnia.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8wOS8xLzE0MjY0My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Sehingga, kata Ferry, proses regenerasi kepemimpinan sesuai konstitusi itu memang tercapai lima tahun sekali. &quot;Dan itukan prinsip dari mekanisme Pemilu yang melaksanakan sebuah sarana yang dilaksanakan untuk memilih eksekutif dan legislatif dalam kurun waktu yang sudah ada dan dilakukan secara beradab,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Wacana E-Voting, Waketum Perindo: Menarik, tapi Matangkan Dulu E-Rekapitulasi
Ia meminta semua pihak mendukung penyelenggaraan Pemilu 2024 sesuai dengan jadwalnya demi menegakkan demokrasi yang sehat di Indonesia.

&quot;Jadi saya pikir semua pihak harus mensupport terkait soal pemilu. Saya selalu bilang ini butuh keterbukaan yang memang dilakukan oleh segenap stakeholder baik penyelenggara, pemerintah, DPR, dan pihak-pihak lain untuk kita mengawal proses pemilu itu dengan baik termasuk partai politik,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
