<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Doakan Buya Syafii Sehat dan Tetap Jadi Bapak Bangsa</title><description>Buya Syafii pada awal Maret 2022 sempat terkena serangan jantung ringan sehingga harus dirawat di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/26/337/2568262/jokowi-doakan-buya-syafii-sehat-dan-tetap-jadi-bapak-bangsa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/26/337/2568262/jokowi-doakan-buya-syafii-sehat-dan-tetap-jadi-bapak-bangsa"/><item><title>Jokowi Doakan Buya Syafii Sehat dan Tetap Jadi Bapak Bangsa</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/26/337/2568262/jokowi-doakan-buya-syafii-sehat-dan-tetap-jadi-bapak-bangsa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/26/337/2568262/jokowi-doakan-buya-syafii-sehat-dan-tetap-jadi-bapak-bangsa</guid><pubDate>Sabtu 26 Maret 2022 15:42 WIB</pubDate><dc:creator>Priyo Setyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/26/337/2568262/jokowi-doakan-buya-syafii-sehat-dan-tetap-jadi-bapak-bangsa-ppqCHt9oYd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi jenguk Buya Syafii (Foto: Priyo Setyawan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/26/337/2568262/jokowi-doakan-buya-syafii-sehat-dan-tetap-jadi-bapak-bangsa-ppqCHt9oYd.jpg</image><title>Presiden Jokowi jenguk Buya Syafii (Foto: Priyo Setyawan)</title></images><description>SLEMAN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjenguk mantan ketua umum Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif atau yang akrab disapa Buya Syafii.  Jokowi datang langsung ke rumah Buya Syafii di kediamannya, Nologtirto Elok 2, Jalan Halmahera D76,  Nogotirto, Gamping, Sleman, Sabtu (26/3/2022).

Buya Syafii pada awal Maret 2022 sempat terkena serangan jantung ringan sehingga harus dirawat di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta. Sehingga besama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno  dan tim dokter memantau kesehatan Buya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Jenguk Buya Syafii, Jokowi: Alhamdulillah, Keadaannya Sehat
Jokowi tiba di rumah Buya pukul 11.20 WIB. Turun dari mobil, disambut oleh Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. Setelah itu, langsung masuk ke rumah Buya.

Saat Jokowi di dalam rumah Buya.  Beberapa aparat berjaga di depan rumah tersebut. Pertemuan sendiri berlangsung tertutup, sehingga apa yang dibicarakan tidak mengetahuinya. Presiden keluar dari rumah Buya pukul 12.23 WIB.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tak Ingin Warga Kesulitan, Kapolri: Jangan Lagi Terjadi Kelangkaan Minyak Goreng Curah
Buya dan istri pun mengantar Jokowi sampai di depan pintu. Kemudian, Jokowi berpamitan dan masuk ke dalam mobil serta meninggalkan lokasi.

&amp;ldquo;Alhamdulillah hari ini Pak Presiden berkenan untuk menjenguk Buya sebagai orangtua,&amp;rdquo; kata ketua umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Haedar mengatakan, atas kunjungan tersebut, keluarga besar Buya dan Muhammadiyah, mengucapkan terima kasih. Sebab, di tengah kesibukan Presiden dan Mensesneg masih berkenan meluangkan waktu untuk menjenguk Buya.

&amp;ldquo;Tadi beliau (Presiden) juga mendoakan agar Buya tetap sehat dan bisa terus menjadi bapak bangsa yang bisa terus membimbing bangsa ini,&amp;rdquo; katanya.

Pihaknya juga berdoa agar bangsa Indonesia dan seluruh elit bangsa diberi kekuatan untuk bisa menyelesaikan pandemi sekaligus bisa berbangsa-bernegara dengan penuh kekeluargaan dan ini merupakan simbol dari negara menghadirkan kekeluargaan, yang mana hal-hal seperti ini harus dirawat bersama. Di mana, hubungan-hubungan yang informal dan kebersamaan itu menjadi sangat penting.

Mengenai kondisi Buya Syafii. Menurut Haedara kian membaik. Hanya saja masih harus lebih banyak beristirahat dan membatasi menerima tamu.
</description><content:encoded>SLEMAN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjenguk mantan ketua umum Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif atau yang akrab disapa Buya Syafii.  Jokowi datang langsung ke rumah Buya Syafii di kediamannya, Nologtirto Elok 2, Jalan Halmahera D76,  Nogotirto, Gamping, Sleman, Sabtu (26/3/2022).

Buya Syafii pada awal Maret 2022 sempat terkena serangan jantung ringan sehingga harus dirawat di RS PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta. Sehingga besama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno  dan tim dokter memantau kesehatan Buya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Jenguk Buya Syafii, Jokowi: Alhamdulillah, Keadaannya Sehat
Jokowi tiba di rumah Buya pukul 11.20 WIB. Turun dari mobil, disambut oleh Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. Setelah itu, langsung masuk ke rumah Buya.

Saat Jokowi di dalam rumah Buya.  Beberapa aparat berjaga di depan rumah tersebut. Pertemuan sendiri berlangsung tertutup, sehingga apa yang dibicarakan tidak mengetahuinya. Presiden keluar dari rumah Buya pukul 12.23 WIB.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tak Ingin Warga Kesulitan, Kapolri: Jangan Lagi Terjadi Kelangkaan Minyak Goreng Curah
Buya dan istri pun mengantar Jokowi sampai di depan pintu. Kemudian, Jokowi berpamitan dan masuk ke dalam mobil serta meninggalkan lokasi.

&amp;ldquo;Alhamdulillah hari ini Pak Presiden berkenan untuk menjenguk Buya sebagai orangtua,&amp;rdquo; kata ketua umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Haedar mengatakan, atas kunjungan tersebut, keluarga besar Buya dan Muhammadiyah, mengucapkan terima kasih. Sebab, di tengah kesibukan Presiden dan Mensesneg masih berkenan meluangkan waktu untuk menjenguk Buya.

&amp;ldquo;Tadi beliau (Presiden) juga mendoakan agar Buya tetap sehat dan bisa terus menjadi bapak bangsa yang bisa terus membimbing bangsa ini,&amp;rdquo; katanya.

Pihaknya juga berdoa agar bangsa Indonesia dan seluruh elit bangsa diberi kekuatan untuk bisa menyelesaikan pandemi sekaligus bisa berbangsa-bernegara dengan penuh kekeluargaan dan ini merupakan simbol dari negara menghadirkan kekeluargaan, yang mana hal-hal seperti ini harus dirawat bersama. Di mana, hubungan-hubungan yang informal dan kebersamaan itu menjadi sangat penting.

Mengenai kondisi Buya Syafii. Menurut Haedara kian membaik. Hanya saja masih harus lebih banyak beristirahat dan membatasi menerima tamu.
</content:encoded></item></channel></rss>
