<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi 'Sentil' Pihak yang Suka Indonesia Impor Barang</title><description>Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) kembali menyindir jajaran anak buahnya yang gemar mengimpor barang dari luar negeri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/26/337/2568345/jokowi-sentil-pihak-yang-suka-indonesia-impor-barang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/26/337/2568345/jokowi-sentil-pihak-yang-suka-indonesia-impor-barang"/><item><title>Jokowi 'Sentil' Pihak yang Suka Indonesia Impor Barang</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/26/337/2568345/jokowi-sentil-pihak-yang-suka-indonesia-impor-barang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/26/337/2568345/jokowi-sentil-pihak-yang-suka-indonesia-impor-barang</guid><pubDate>Sabtu 26 Maret 2022 19:05 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/26/337/2568345/jokowi-sentil-pihak-yang-suka-indonesia-impor-barang-LLjVjAPfzc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo (Biro Pers)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/26/337/2568345/jokowi-sentil-pihak-yang-suka-indonesia-impor-barang-LLjVjAPfzc.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo (Biro Pers)</title></images><description>JAKARTA - Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) kembali menyindir jajaran anak buahnya yang gemar mengimpor barang dari luar negeri. Kemudian, tidak mengutamakan produk dalam negeri.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam pelantikan dan Pengukuhan Pengurus DPP PA GMNI Periode 2021 - 2026 pada Sabtu (26/3/2022) secara daring.

&quot;Kita harus menjadi negara ekonomi kuat dan mandiri karena itu juga kita telah memulai proses transformasi ekonomi secara besar-besaran mengubah jati diri sebagai negara pengekspor bahan mentah menjadi negara industri yang tangguh dan berwawasan lingkungan,&quot; ujar Jokowi.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Melihat Ekspresi Para Menteri Ketika Jokowi Lontarkan Wacana Reshuffle
Jokowi menyebutkan, kehadiran Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dan pembangunan di daerah sebagai upaya untuk membuka lapangan pekerjaan yang besar di negara kita Indonesia.

Revitalisasi industri juga, kata Jokowi, harus memiliki kesadaran lingkungan karena Indonesia menghadapi ancaman perubahan iklim yang akan berdampak besar pada kehidupan seluruh warga dunia.

&quot;Itulah sebabnya kita harus menyeimbangkan antara aspek kesejahteraan dengan aspek lingkungan dengan penerapan ekonomi hijau secara konsisten dan berkelanjutan. Ini tentu tidak menyenangkan bagi yang suka impor karena semuanya dibuat di Indonesia,&quot; tutur Joko Widodo.

Kemandirian bangsa Indonesia dalam menggunakan produk-produk buatannya anak dalam negeri disebutkan Presiden pasti mengganggu negara-negara lain yang merasa Indonesia tidak menjadi pasar yang menguntungkan bagi produk-produk negara tersebut.

&quot;Sikap kita jelas kita terbuka bekerjasama dengan siapapun dengan negara manapun. Sepanjang kerjasama yang setara tidak bertentangan dengan kepentingan nasional, maka kita sebesar-besarnya dipakai untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Indonesia,&quot; lanjut Jokowi.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Cerita Gus Dur Pernah Ramal Jokowi Bakal Jadi PresidenIa menyebutkan penggunaan produk dalam negeri dimaksudkan untuk memperkuat kapasitas ekonomi nasional menjadi negara yang kuat dan tangguh.

&quot;Transformasi bangsa membutuhkan dukungan dari seluruh elemen bangsa tanpa terkecuali membutuhkan kesamaan visi frekuensi, membutuhkan persatuan kesatuan dan kolaborasi tanpa itu semua mustahil cita-cita besar itu dapat tercapai,&quot; tambah Jokowi.

Presiden Jokowi berharap agar seluruh jajaran dan dewan pengurus hingga kader GMNI menjadi simbol pengikat persatuan kesatuan bangsa serta menjadi lokomotif penggerak transformasi bangsa menuju Indonesia maju yang berdaulat berdikari dan berkepribadian.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) kembali menyindir jajaran anak buahnya yang gemar mengimpor barang dari luar negeri. Kemudian, tidak mengutamakan produk dalam negeri.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam pelantikan dan Pengukuhan Pengurus DPP PA GMNI Periode 2021 - 2026 pada Sabtu (26/3/2022) secara daring.

&quot;Kita harus menjadi negara ekonomi kuat dan mandiri karena itu juga kita telah memulai proses transformasi ekonomi secara besar-besaran mengubah jati diri sebagai negara pengekspor bahan mentah menjadi negara industri yang tangguh dan berwawasan lingkungan,&quot; ujar Jokowi.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Melihat Ekspresi Para Menteri Ketika Jokowi Lontarkan Wacana Reshuffle
Jokowi menyebutkan, kehadiran Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dan pembangunan di daerah sebagai upaya untuk membuka lapangan pekerjaan yang besar di negara kita Indonesia.

Revitalisasi industri juga, kata Jokowi, harus memiliki kesadaran lingkungan karena Indonesia menghadapi ancaman perubahan iklim yang akan berdampak besar pada kehidupan seluruh warga dunia.

&quot;Itulah sebabnya kita harus menyeimbangkan antara aspek kesejahteraan dengan aspek lingkungan dengan penerapan ekonomi hijau secara konsisten dan berkelanjutan. Ini tentu tidak menyenangkan bagi yang suka impor karena semuanya dibuat di Indonesia,&quot; tutur Joko Widodo.

Kemandirian bangsa Indonesia dalam menggunakan produk-produk buatannya anak dalam negeri disebutkan Presiden pasti mengganggu negara-negara lain yang merasa Indonesia tidak menjadi pasar yang menguntungkan bagi produk-produk negara tersebut.

&quot;Sikap kita jelas kita terbuka bekerjasama dengan siapapun dengan negara manapun. Sepanjang kerjasama yang setara tidak bertentangan dengan kepentingan nasional, maka kita sebesar-besarnya dipakai untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Indonesia,&quot; lanjut Jokowi.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Cerita Gus Dur Pernah Ramal Jokowi Bakal Jadi PresidenIa menyebutkan penggunaan produk dalam negeri dimaksudkan untuk memperkuat kapasitas ekonomi nasional menjadi negara yang kuat dan tangguh.

&quot;Transformasi bangsa membutuhkan dukungan dari seluruh elemen bangsa tanpa terkecuali membutuhkan kesamaan visi frekuensi, membutuhkan persatuan kesatuan dan kolaborasi tanpa itu semua mustahil cita-cita besar itu dapat tercapai,&quot; tambah Jokowi.

Presiden Jokowi berharap agar seluruh jajaran dan dewan pengurus hingga kader GMNI menjadi simbol pengikat persatuan kesatuan bangsa serta menjadi lokomotif penggerak transformasi bangsa menuju Indonesia maju yang berdaulat berdikari dan berkepribadian.</content:encoded></item></channel></rss>
