<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MUI Bekasi Perbolehkan Rumah Makan Buka Siang Hari saat Ramadan</title><description>Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi mempersilakan rumah makan beroperasi pada siang hari selama bulan suci Ramadan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/28/338/2569075/mui-bekasi-perbolehkan-rumah-makan-buka-siang-hari-saat-ramadan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/28/338/2569075/mui-bekasi-perbolehkan-rumah-makan-buka-siang-hari-saat-ramadan"/><item><title>MUI Bekasi Perbolehkan Rumah Makan Buka Siang Hari saat Ramadan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/28/338/2569075/mui-bekasi-perbolehkan-rumah-makan-buka-siang-hari-saat-ramadan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/28/338/2569075/mui-bekasi-perbolehkan-rumah-makan-buka-siang-hari-saat-ramadan</guid><pubDate>Senin 28 Maret 2022 14:44 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Nalom</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/28/338/2569075/mui-bekasi-perbolehkan-rumah-makan-buka-siang-hari-saat-ramadan-nPYDpX3jNT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi rumah makan (Foto: Instagram @asthrisi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/28/338/2569075/mui-bekasi-perbolehkan-rumah-makan-buka-siang-hari-saat-ramadan-nPYDpX3jNT.jpg</image><title>Ilustrasi rumah makan (Foto: Instagram @asthrisi)</title></images><description>BEKASI - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi mempersilakan rumah makan beroperasi pada siang hari selama bulan suci Ramadan. Hanya saja, dalam anjurannya dilakukan secara tertutup.

&amp;ldquo;Kami Kota Bekasi anjuran dari MUI tidak menutup mereka (dagang makanan). Silakan saja (dibuka) namun dengan catatan dikasih gorden tertutup, silakan,&amp;rdquo; ucap Sekretaris Umum MUI Kota Bekasi, Hasnul Kholid ketika dihubungi, Senin (28/3/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Damkar Ingatkan Warga Waspadai Potensi Kebakaran selama Ramadan
Hasnul menambahkan anjuran tersebut dilatarbelakangi adanya pandemi Covid-19 yang sedang menimpa. Pasalnya, apabila tempat makan ditutup maka orang-orang lain akan kesulitan untuk mencari makan.

&amp;ldquo;Kalau kita suruh bulan ramadan ini tutup lagi (tempat makan) ya orang-orang kecil itu enggak makan ya gimana?&amp;rdquo; kata Hasnul.

Terlebih, selama masa pandemi Covid-19 pedagang menurutnya juga kesusahan. Sehingga tidak dimungkinkan apabila menganjurkan tempat makan untuk tutup pada siang hari.

&amp;ldquo;Masalah kalau kita tutup ya kasihan, ini kan Covid-19 sudah dua tahun, mereka enggak punya duit kalau tutup kan ya repot,&amp;rdquo; katanya.

&amp;ldquo;Rumah makan, warteg, dan lain-lain untuk tetap menghormati bulan suci Ramadan,&amp;rdquo; pungkasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pengelola Terminal Kampung Rambutan Akui Ada Peningkatan Warga Mudik Jelang Ramadan</description><content:encoded>BEKASI - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi mempersilakan rumah makan beroperasi pada siang hari selama bulan suci Ramadan. Hanya saja, dalam anjurannya dilakukan secara tertutup.

&amp;ldquo;Kami Kota Bekasi anjuran dari MUI tidak menutup mereka (dagang makanan). Silakan saja (dibuka) namun dengan catatan dikasih gorden tertutup, silakan,&amp;rdquo; ucap Sekretaris Umum MUI Kota Bekasi, Hasnul Kholid ketika dihubungi, Senin (28/3/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Damkar Ingatkan Warga Waspadai Potensi Kebakaran selama Ramadan
Hasnul menambahkan anjuran tersebut dilatarbelakangi adanya pandemi Covid-19 yang sedang menimpa. Pasalnya, apabila tempat makan ditutup maka orang-orang lain akan kesulitan untuk mencari makan.

&amp;ldquo;Kalau kita suruh bulan ramadan ini tutup lagi (tempat makan) ya orang-orang kecil itu enggak makan ya gimana?&amp;rdquo; kata Hasnul.

Terlebih, selama masa pandemi Covid-19 pedagang menurutnya juga kesusahan. Sehingga tidak dimungkinkan apabila menganjurkan tempat makan untuk tutup pada siang hari.

&amp;ldquo;Masalah kalau kita tutup ya kasihan, ini kan Covid-19 sudah dua tahun, mereka enggak punya duit kalau tutup kan ya repot,&amp;rdquo; katanya.

&amp;ldquo;Rumah makan, warteg, dan lain-lain untuk tetap menghormati bulan suci Ramadan,&amp;rdquo; pungkasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pengelola Terminal Kampung Rambutan Akui Ada Peningkatan Warga Mudik Jelang Ramadan</content:encoded></item></channel></rss>
