<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Isu Wacana Penundaan Pemilu, Perindo Minta Masyarakat Harus Cermat</title><description>Mencuatnya isu penundaan pemilu kembali menyita perhatian publik semenjak sejumlah elit partai menyetujui adanya penundaan pemilu.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/29/337/2569418/isu-wacana-penundaan-pemilu-perindo-minta-masyarakat-harus-cermat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/29/337/2569418/isu-wacana-penundaan-pemilu-perindo-minta-masyarakat-harus-cermat"/><item><title>Isu Wacana Penundaan Pemilu, Perindo Minta Masyarakat Harus Cermat</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/29/337/2569418/isu-wacana-penundaan-pemilu-perindo-minta-masyarakat-harus-cermat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/29/337/2569418/isu-wacana-penundaan-pemilu-perindo-minta-masyarakat-harus-cermat</guid><pubDate>Selasa 29 Maret 2022 05:44 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Farhan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/29/337/2569418/isu-wacana-penundaan-pemilu-perindo-minta-masyarakat-harus-cermat-MUHsH66THT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Ketua Umum Partai Perindo, Ferry Kurnia (foto: dok MNC Portal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/29/337/2569418/isu-wacana-penundaan-pemilu-perindo-minta-masyarakat-harus-cermat-MUHsH66THT.jpg</image><title>Wakil Ketua Umum Partai Perindo, Ferry Kurnia (foto: dok MNC Portal)</title></images><description>JAKARTA - Mencuatnya isu penundaan pemilu kembali menyita perhatian publik semenjak sejumlah elit partai menyetujui adanya penundaan pemilu. Isu ini ditanggapi oleh sebagian elemen masyarakat seperti mahasiswa yang telah melaksanakan aksi unjuk rasa di patung kuda, Jakarta Pusat dengan mengatasnamakan aliansi badan eksekutif mahasiswa se-Indonesia (BEM SI).

Wakil Ketua Umum Partai Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah menyampaikan isu-isu penundaan pemilu tersebut memang masih berbentuk bola liar yang terus bergulir ke siapa saja terduganya. Ferry mengimbau kepada masyarakat untuk tetap bijak menanggapi wacana tersebut meski tetap harus waspada.

&quot;Tentunya masyarakat harus cermat menanggapi isu bola liar yang luar biasa (penundaan pemilu). Tetapi masyarakat juga tetap harus berhati-hati karena bisa saja isu ini berproses hingga muncul tak terduga,&quot; ujar Ferry dalam tayangan langsung PrimeTime iNews, Senin (28/3/2022) malam.
BACA JUGA:Perindo Nilai Gelombang Protes Tunda Pemilu Jangan Dianggap Remeh&amp;nbsp;
Mantan anggota Komisi Pemilihan Umum RI tersebut menyampaikan, informasi terkait pelaksanaan pemilu juga diperlukan secara transparan dan terbuka kepada publik. Oleh karena itu penguatan informasi terkait aspek-aspek kepemiluan kepada masyarakat harus dikedepankan oleh para elit partai dan penyelenggara pemilu.

&quot;Semoga dengan transparansi informasi kepemiluan oleh penyelenggara pemilu harus dioptimalkan sebaik mungkin. Ini dilakukan agar masyarakat juga semakin melek terhadap transisi kepemimpinan yang sesuai aturan kepemiluan dan demokrasi,&quot; tutur Ferry menjelaskan maksudnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Aliansi BEM Tolak Tunda Pemilu, Perindo Nilai Berpotensi Gelombang Protes Akan Terus BerdatanganDiketahui, Mayoritas publik menyatakan menolak terhadap wacana penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hal ini terpotret dalam hasil survei yang dirilis lembaga Indonesia Political Opinion (IPO).

&quot;Mayoritas responden menolak wacana penundaan pelaksanaan Pemilu 2024,&quot; kata Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah dalam rilis temuannya, Senin (28/3/2022).

Jika dilihat dari data surveinya, responden yang menyatakan tidak setuju sebesar 46%, sementara yang menyatakan sangat tidak setuju angkanya sebesar 31%. Jika diakumulasikan, angka penolakan publik terhadap wacana tersebut sebesar 77%.

Sebaliknya, responden yang menyatakan setuju atas wacana tersebut angkanya sebesar 19%, sedangkan yang sangat setuju angkanya sebesar 4%. Jika diakumulasikan, responden yang setuju atas wacana tersebut sebesar 23%.
</description><content:encoded>JAKARTA - Mencuatnya isu penundaan pemilu kembali menyita perhatian publik semenjak sejumlah elit partai menyetujui adanya penundaan pemilu. Isu ini ditanggapi oleh sebagian elemen masyarakat seperti mahasiswa yang telah melaksanakan aksi unjuk rasa di patung kuda, Jakarta Pusat dengan mengatasnamakan aliansi badan eksekutif mahasiswa se-Indonesia (BEM SI).

Wakil Ketua Umum Partai Perindo, Ferry Kurnia Rizkiyansyah menyampaikan isu-isu penundaan pemilu tersebut memang masih berbentuk bola liar yang terus bergulir ke siapa saja terduganya. Ferry mengimbau kepada masyarakat untuk tetap bijak menanggapi wacana tersebut meski tetap harus waspada.

&quot;Tentunya masyarakat harus cermat menanggapi isu bola liar yang luar biasa (penundaan pemilu). Tetapi masyarakat juga tetap harus berhati-hati karena bisa saja isu ini berproses hingga muncul tak terduga,&quot; ujar Ferry dalam tayangan langsung PrimeTime iNews, Senin (28/3/2022) malam.
BACA JUGA:Perindo Nilai Gelombang Protes Tunda Pemilu Jangan Dianggap Remeh&amp;nbsp;
Mantan anggota Komisi Pemilihan Umum RI tersebut menyampaikan, informasi terkait pelaksanaan pemilu juga diperlukan secara transparan dan terbuka kepada publik. Oleh karena itu penguatan informasi terkait aspek-aspek kepemiluan kepada masyarakat harus dikedepankan oleh para elit partai dan penyelenggara pemilu.

&quot;Semoga dengan transparansi informasi kepemiluan oleh penyelenggara pemilu harus dioptimalkan sebaik mungkin. Ini dilakukan agar masyarakat juga semakin melek terhadap transisi kepemimpinan yang sesuai aturan kepemiluan dan demokrasi,&quot; tutur Ferry menjelaskan maksudnya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Aliansi BEM Tolak Tunda Pemilu, Perindo Nilai Berpotensi Gelombang Protes Akan Terus BerdatanganDiketahui, Mayoritas publik menyatakan menolak terhadap wacana penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hal ini terpotret dalam hasil survei yang dirilis lembaga Indonesia Political Opinion (IPO).

&quot;Mayoritas responden menolak wacana penundaan pelaksanaan Pemilu 2024,&quot; kata Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah dalam rilis temuannya, Senin (28/3/2022).

Jika dilihat dari data surveinya, responden yang menyatakan tidak setuju sebesar 46%, sementara yang menyatakan sangat tidak setuju angkanya sebesar 31%. Jika diakumulasikan, angka penolakan publik terhadap wacana tersebut sebesar 77%.

Sebaliknya, responden yang menyatakan setuju atas wacana tersebut angkanya sebesar 19%, sedangkan yang sangat setuju angkanya sebesar 4%. Jika diakumulasikan, responden yang setuju atas wacana tersebut sebesar 23%.
</content:encoded></item></channel></rss>
