<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Megawati: Orang Indonesia Kalau Urusan Negatif Nomor 1</title><description>Menurutnya, masyarakat Indonesia lebih sering dan mudah berbicara hal-hal yang negatif.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/30/337/2570278/megawati-orang-indonesia-kalau-urusan-negatif-nomor-1</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/03/30/337/2570278/megawati-orang-indonesia-kalau-urusan-negatif-nomor-1"/><item><title>Megawati: Orang Indonesia Kalau Urusan Negatif Nomor 1</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/03/30/337/2570278/megawati-orang-indonesia-kalau-urusan-negatif-nomor-1</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/03/30/337/2570278/megawati-orang-indonesia-kalau-urusan-negatif-nomor-1</guid><pubDate>Rabu 30 Maret 2022 13:21 WIB</pubDate><dc:creator>Kiswondari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/03/30/337/2570278/megawati-orang-indonesia-kalau-urusan-negatif-nomor-1-JIpOJ5DXSp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/03/30/337/2570278/megawati-orang-indonesia-kalau-urusan-negatif-nomor-1-JIpOJ5DXSp.jpg</image><title>Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyatakan kekesalannya kepada masyarakat Indonesia. Menurutnya, masyarakat Indonesia lebih sering dan mudah berbicara hal-hal yang negatif.

Megawati mengungkapkan hal tersebut karena sering mendengar bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dianggap sebagai badan yang tidak berguna. Padahal, BMKG telah berupaya memberikan peringatan-peringatan dini kebencanaan kepada masyarakat.

&amp;ldquo;Kenapa kita selalu membuat reaksi negatif? Saya sering dengar, BMKG kayaknya enggak ada gunanya, selalu salah membuat prediksi,&amp;rdquo; kata Megawati dalam Ekspose Nasional Monitoring dan Adaptasi Perubahan Iklim 2022 yang digelar BMKG secara daring, Rabu (30/3/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dituding Tak Bisa Masak, Megawati: Saya Buktikan Biar Kalian Sendiri yang Nilai!
Padahal, kesalahan-kesalahan prediksi itu bisa dikoreksi. Dan masyarakat semestinya berpikiran positif, karena bagaimana pun BMKG sudah menginformasikan pemberitahuan dini meskipun belum akurat. Kalimat seperti akan terdengar lebih manis.

&amp;ldquo;Oke dikoreksi lah. Mbok (kan lebih baik) yang positif, sudah ada pemberitahuan meskipun belum akurat, kan lebih manis,&amp;rdquo; katanya.

Namun, Presiden ke-5 RI ini melihat masyarakat Indonesia untuk hal-hal negatif lebih terdepan. Padahal, urusan kebencanaan ini demi kepentingan masyarakat.

&amp;ldquo;Orang Indonesia paling&amp;hellip; Kalau urusan negatif nomor satu, ini kan buat kalian, bukan buat saya,&amp;rdquo; ujar ibu dari Puan Maharani ini.
Baca Juga:&amp;nbsp;Megawati: Anak-Anak Jangan Sering Diberi Makanan Ringan!
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyatakan kekesalannya kepada masyarakat Indonesia. Menurutnya, masyarakat Indonesia lebih sering dan mudah berbicara hal-hal yang negatif.

Megawati mengungkapkan hal tersebut karena sering mendengar bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dianggap sebagai badan yang tidak berguna. Padahal, BMKG telah berupaya memberikan peringatan-peringatan dini kebencanaan kepada masyarakat.

&amp;ldquo;Kenapa kita selalu membuat reaksi negatif? Saya sering dengar, BMKG kayaknya enggak ada gunanya, selalu salah membuat prediksi,&amp;rdquo; kata Megawati dalam Ekspose Nasional Monitoring dan Adaptasi Perubahan Iklim 2022 yang digelar BMKG secara daring, Rabu (30/3/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dituding Tak Bisa Masak, Megawati: Saya Buktikan Biar Kalian Sendiri yang Nilai!
Padahal, kesalahan-kesalahan prediksi itu bisa dikoreksi. Dan masyarakat semestinya berpikiran positif, karena bagaimana pun BMKG sudah menginformasikan pemberitahuan dini meskipun belum akurat. Kalimat seperti akan terdengar lebih manis.

&amp;ldquo;Oke dikoreksi lah. Mbok (kan lebih baik) yang positif, sudah ada pemberitahuan meskipun belum akurat, kan lebih manis,&amp;rdquo; katanya.

Namun, Presiden ke-5 RI ini melihat masyarakat Indonesia untuk hal-hal negatif lebih terdepan. Padahal, urusan kebencanaan ini demi kepentingan masyarakat.

&amp;ldquo;Orang Indonesia paling&amp;hellip; Kalau urusan negatif nomor satu, ini kan buat kalian, bukan buat saya,&amp;rdquo; ujar ibu dari Puan Maharani ini.
Baca Juga:&amp;nbsp;Megawati: Anak-Anak Jangan Sering Diberi Makanan Ringan!
</content:encoded></item></channel></rss>
