<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ritual Selesai, Pohon Keramat Berumur 450 Tahun Dievakusi Setelah 5 Hari Menutup Jalan</title><description>Pohon tersebut tumbang dan menutup badan jalan poros antar kelurahan, pada senin 28 Maret 2022.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/01/340/2571473/ritual-selesai-pohon-keramat-berumur-450-tahun-dievakusi-setelah-5-hari-menutup-jalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/01/340/2571473/ritual-selesai-pohon-keramat-berumur-450-tahun-dievakusi-setelah-5-hari-menutup-jalan"/><item><title>Ritual Selesai, Pohon Keramat Berumur 450 Tahun Dievakusi Setelah 5 Hari Menutup Jalan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/01/340/2571473/ritual-selesai-pohon-keramat-berumur-450-tahun-dievakusi-setelah-5-hari-menutup-jalan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/01/340/2571473/ritual-selesai-pohon-keramat-berumur-450-tahun-dievakusi-setelah-5-hari-menutup-jalan</guid><pubDate>Jum'at 01 April 2022 11:40 WIB</pubDate><dc:creator>Jufri Tonapa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/01/340/2571473/ritual-selesai-pohon-keramat-berumur-450-tahun-dievakusi-setelah-5-hari-menutup-jalan-Z0IXZdo7BW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pohon beringin keramat tumbang akhirnya dievakuasi usai ritual adat dilakkukan (Foto : MPI/ Jufri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/01/340/2571473/ritual-selesai-pohon-keramat-berumur-450-tahun-dievakusi-setelah-5-hari-menutup-jalan-Z0IXZdo7BW.jpg</image><title>Pohon beringin keramat tumbang akhirnya dievakuasi usai ritual adat dilakkukan (Foto : MPI/ Jufri)</title></images><description>TANA TORAJA - Evakuasi pohon beringin keramat berusia kurang lebih 450 Tahun akhirnya dievakuasi, usai menggelar ritual adat untuk memohon ijin untuk mengevakuasi pohon besar tersebut, Jumat (1/3/2022).

Pohon beringin besar tersebut diketahui dahulu dipakai untuk tempat pemujaan alut todolo di wilayah Kelurahan Tarongko, Kecamatan Makale, Tana Toraja.

Sebelumnya, pohon tersebut tumbang dan menutup badan jalan poros antar kelurahan, pada senin 28 Maret 2022. namun pohon keramat tersebut tidak dapat langsung dievakuasi oleh petugas lantaran masyarakat sekitar meminta untuk dilakukan ritual adat sebelum dievakuasi.

&quot;hari ini telah dilakukan ritual adat oleh masyarakat sekitar, sehingga petugas BPBD Tana Toraja melakukan evakuasi pohon keramat tersebut, untuk membuka akses jalan poros bagi pengendara roda dua dan empat.&quot; Jelas, Alfian Andilolo, Kepala BPBD Tana Toraja kepada saat berada dilokasi.

Proses ritual adat dipimpin langsung oleh Tokoh adat Aluk Todolo, Tomina Nek Sando Tato Deda, dimana dalam proses ritual dikorbankan kurang lebih 10 ekor ayam serta beras ketan yang dimasak menggunakan bambu dilokasi pohon yang tumbang.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMy8yOS8xLzE0NjQ5Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA:Video: Pohon Beringin Keramat Tumbang, Tunggu Ritual Adat Sebelum Dievakuasi
&quot;Ayam yang dikorbankan tadi itu jenis ayam rame, yang berkaki putih dan hitam. Dimana ayam yang berwarna kaki putih dipersembahkan untuk yang mahakuasa, sementara yang berkaki hitam untuk pata leluhur toraja.&quot; Ungkap, Daniel Linggi' Allo.

Setelah lima hari tertutup pohon tumbang, akhirnya poros Kelurahan Tarongko yang menghubungkan dengan Kelurahan Batupapan akhirnya terbuka dan dapat dilewati oleh warga.</description><content:encoded>TANA TORAJA - Evakuasi pohon beringin keramat berusia kurang lebih 450 Tahun akhirnya dievakuasi, usai menggelar ritual adat untuk memohon ijin untuk mengevakuasi pohon besar tersebut, Jumat (1/3/2022).

Pohon beringin besar tersebut diketahui dahulu dipakai untuk tempat pemujaan alut todolo di wilayah Kelurahan Tarongko, Kecamatan Makale, Tana Toraja.

Sebelumnya, pohon tersebut tumbang dan menutup badan jalan poros antar kelurahan, pada senin 28 Maret 2022. namun pohon keramat tersebut tidak dapat langsung dievakuasi oleh petugas lantaran masyarakat sekitar meminta untuk dilakukan ritual adat sebelum dievakuasi.

&quot;hari ini telah dilakukan ritual adat oleh masyarakat sekitar, sehingga petugas BPBD Tana Toraja melakukan evakuasi pohon keramat tersebut, untuk membuka akses jalan poros bagi pengendara roda dua dan empat.&quot; Jelas, Alfian Andilolo, Kepala BPBD Tana Toraja kepada saat berada dilokasi.

Proses ritual adat dipimpin langsung oleh Tokoh adat Aluk Todolo, Tomina Nek Sando Tato Deda, dimana dalam proses ritual dikorbankan kurang lebih 10 ekor ayam serta beras ketan yang dimasak menggunakan bambu dilokasi pohon yang tumbang.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMy8yOS8xLzE0NjQ5Ny8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BACA JUGA:Video: Pohon Beringin Keramat Tumbang, Tunggu Ritual Adat Sebelum Dievakuasi
&quot;Ayam yang dikorbankan tadi itu jenis ayam rame, yang berkaki putih dan hitam. Dimana ayam yang berwarna kaki putih dipersembahkan untuk yang mahakuasa, sementara yang berkaki hitam untuk pata leluhur toraja.&quot; Ungkap, Daniel Linggi' Allo.

Setelah lima hari tertutup pohon tumbang, akhirnya poros Kelurahan Tarongko yang menghubungkan dengan Kelurahan Batupapan akhirnya terbuka dan dapat dilewati oleh warga.</content:encoded></item></channel></rss>
