<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menggelitik, Abdul Mu'ti Bingung saat Ditanya Mengapa Awal Ramadan di Era Menag Yaqut Berbeda Tanggal</title><description>Sekretaris Umum Muhammadiyahh Abdul Mu'ti mengaku bingung saat ditanya terkait perbedaan awal Ramadan</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/02/337/2571937/menggelitik-abdul-mu-ti-bingung-saat-ditanya-mengapa-awal-ramadan-di-era-menag-yaqut-berbeda-tanggal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/02/337/2571937/menggelitik-abdul-mu-ti-bingung-saat-ditanya-mengapa-awal-ramadan-di-era-menag-yaqut-berbeda-tanggal"/><item><title>Menggelitik, Abdul Mu'ti Bingung saat Ditanya Mengapa Awal Ramadan di Era Menag Yaqut Berbeda Tanggal</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/02/337/2571937/menggelitik-abdul-mu-ti-bingung-saat-ditanya-mengapa-awal-ramadan-di-era-menag-yaqut-berbeda-tanggal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/02/337/2571937/menggelitik-abdul-mu-ti-bingung-saat-ditanya-mengapa-awal-ramadan-di-era-menag-yaqut-berbeda-tanggal</guid><pubDate>Sabtu 02 April 2022 05:15 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/02/337/2571937/menggelitik-abdul-mu-ti-bingung-saat-ditanya-mengapa-awal-ramadan-di-era-menag-yaqut-berbeda-tanggal-NMzmj9P6bc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sekum Muhammadiyah, Abdul Mu'ti (Foto Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/02/337/2571937/menggelitik-abdul-mu-ti-bingung-saat-ditanya-mengapa-awal-ramadan-di-era-menag-yaqut-berbeda-tanggal-NMzmj9P6bc.jpg</image><title>Sekum Muhammadiyah, Abdul Mu'ti (Foto Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Umum Muhammadiyahh Abdul Mu'ti mengaku bingung saat ditanya terkait perbedaan awal Ramadan antara Muammadiyah dengan keputusan pemerintah.

Yang membuat Abdul Mu'ti bingung adalah pertanyaan awal Ramadan yang menurutnya dilontarkan oleh seorang wartawan itu dikaitkan dengan Menteri Agama Yaqut Choulil Qoumas.

Menurutnya, pertanyaan itu berlatar belakang penetapan awal Ramadan di era masing-masing Menag. Saat Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin, tidak pernah sekalipun terjadi perbedaan awal puasa dan Idul Fitri.

Begitu pula pada masa Menteri Agama Fachrul Razi, posisi hilal dikatakan selalu tinggi sehingga terlihat jelas.

BACA JUGA:Hasil Sidang Isbat 2022 Puasa Ramadan 3 April, MUI: Tak Kurangi Arti Kebersamaan

&quot;Kenapa pada masa Gus Yaqut posisi hilal rendah? Apakah hilal tidak bisa dinaikkan? Adakah hubungan posisi hilal dengan jabatan menteri Agama?,&quot; tutur Mu'ti dalam akun Twitter-nya.

&quot;Saya tidak bisa menjawab pertanyaan wartawan tersebut. Mohon pembaca memberi masukan,&quot; kelakarnya sambil diakhiri dengan emoji tertawa.</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Umum Muhammadiyahh Abdul Mu'ti mengaku bingung saat ditanya terkait perbedaan awal Ramadan antara Muammadiyah dengan keputusan pemerintah.

Yang membuat Abdul Mu'ti bingung adalah pertanyaan awal Ramadan yang menurutnya dilontarkan oleh seorang wartawan itu dikaitkan dengan Menteri Agama Yaqut Choulil Qoumas.

Menurutnya, pertanyaan itu berlatar belakang penetapan awal Ramadan di era masing-masing Menag. Saat Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin, tidak pernah sekalipun terjadi perbedaan awal puasa dan Idul Fitri.

Begitu pula pada masa Menteri Agama Fachrul Razi, posisi hilal dikatakan selalu tinggi sehingga terlihat jelas.

BACA JUGA:Hasil Sidang Isbat 2022 Puasa Ramadan 3 April, MUI: Tak Kurangi Arti Kebersamaan

&quot;Kenapa pada masa Gus Yaqut posisi hilal rendah? Apakah hilal tidak bisa dinaikkan? Adakah hubungan posisi hilal dengan jabatan menteri Agama?,&quot; tutur Mu'ti dalam akun Twitter-nya.

&quot;Saya tidak bisa menjawab pertanyaan wartawan tersebut. Mohon pembaca memberi masukan,&quot; kelakarnya sambil diakhiri dengan emoji tertawa.</content:encoded></item></channel></rss>
