<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sambut Ramadan, Keraton Kasepuhan Cirebon Gelar Tradisi Drugdag</title><description>Ia menjelaskan, penghulu Keraton Kasepuhan yang melakukan memukul bedug, kemudian dilanjut keluarga keraton.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/02/340/2572142/sambut-ramadan-keraton-kasepuhan-cirebon-gelar-tradisi-drugdag</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/02/340/2572142/sambut-ramadan-keraton-kasepuhan-cirebon-gelar-tradisi-drugdag"/><item><title>Sambut Ramadan, Keraton Kasepuhan Cirebon Gelar Tradisi Drugdag</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/02/340/2572142/sambut-ramadan-keraton-kasepuhan-cirebon-gelar-tradisi-drugdag</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/02/340/2572142/sambut-ramadan-keraton-kasepuhan-cirebon-gelar-tradisi-drugdag</guid><pubDate>Sabtu 02 April 2022 17:54 WIB</pubDate><dc:creator>Hasan Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/02/340/2572142/sambut-ramadan-keraton-kasepuhan-cirebon-gelar-tradisi-drugdag-8ZJxBGom5c.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Keraton Kasepuhan Cirebon gelar tradisi drugdag (Foto: Hasan Hidayat)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/02/340/2572142/sambut-ramadan-keraton-kasepuhan-cirebon-gelar-tradisi-drugdag-8ZJxBGom5c.jpg</image><title>Keraton Kasepuhan Cirebon gelar tradisi drugdag (Foto: Hasan Hidayat)</title></images><description>CIREBON - Keraton Kesultanan Kasepuhan Cirebon mengadakan tradisi pukul bedug atau biasa disebut tradisi drugdag, waktunya setelah Sholat Ashar sehari sebelum datang 1 Ramadan. Tradisi ini dilakukan menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

&quot;Insya Allah besok Hari Minggu memasuki bulan suci Ramadan, yakni tanggal 1 Ramadan,&quot; ujar Patih Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon, PR Goemelar Soeriadiningrat di Langgar Agung Keraton Kasepuhan, Sabtu (2/4/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dua Tahun Puasa di Tengah Pandemi, Wapres: Jadikan Momentum Kuatkan Solidaritas Kemanusiaan
Dikatakan Patih Goemelar, Keraton Kasultanan Kasepuhan Cirebon menyambut datangnya Bulan Ramadan yang penuh ampunan dan berkah.

&quot;Kami menyambutnya dengan mengadakan tradisi drugdag,&quot; katanya.

Menurutnya, tradisi ini intinya menyambut datangnya bulan Ramadan. &quot;Dari zaman Sunan Gunung Jati, sebagai umat muslim harus menyambut bulan yang penuh berkah di antara bulan yang lainnya,&quot; ucap Patih.

&quot;Ketukan bedug ini juga berirama, ada artinya, iramanya irama sholawat atau dzikir,&quot; sambungnya.

Ia menjelaskan, penghulu Keraton Kasepuhan yang melakukan memukul bedug, kemudian dilanjut keluarga keraton.

&quot;Untuk tradisi selama bulan Ramadan di Keraton Kasepuhan itu biasanya ada tadarusan (mengaji bersama) pelaksanaannya setelah Sholat Tarawih,&quot; terangnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;46 Negara Ini Putuskan 1 Ramadan Jatuh pada 2 April, dari Arab Saudi hingga Australia
Di hari ke-20 Ramadan atau biasa disebut malam likuran, kata Patih, ada acara maleman, pihaknya menyalakan penerangan berupa lilin.

&quot;Di malam ganjil di 10 terakhir, kami menyambut datangnya malam Lailatul Qadar,&quot; ungkapnya.

Keraton Kasepuhan sempat dua tahun tidak menggelar tradisi drugdag karena pandemi Covid-19, hari ini Keraton Kasepuhan Cirebon kembali melakukan tradisi menyambut bulan Ramadan. Sebelum Pandemi, tradisi drugdag dilakukan pada tahun 2019 bersama Almarhum Sultan Sepuh XIV PRA. Arief Natadiningrat.
</description><content:encoded>CIREBON - Keraton Kesultanan Kasepuhan Cirebon mengadakan tradisi pukul bedug atau biasa disebut tradisi drugdag, waktunya setelah Sholat Ashar sehari sebelum datang 1 Ramadan. Tradisi ini dilakukan menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

&quot;Insya Allah besok Hari Minggu memasuki bulan suci Ramadan, yakni tanggal 1 Ramadan,&quot; ujar Patih Sepuh Keraton Kasepuhan Cirebon, PR Goemelar Soeriadiningrat di Langgar Agung Keraton Kasepuhan, Sabtu (2/4/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dua Tahun Puasa di Tengah Pandemi, Wapres: Jadikan Momentum Kuatkan Solidaritas Kemanusiaan
Dikatakan Patih Goemelar, Keraton Kasultanan Kasepuhan Cirebon menyambut datangnya Bulan Ramadan yang penuh ampunan dan berkah.

&quot;Kami menyambutnya dengan mengadakan tradisi drugdag,&quot; katanya.

Menurutnya, tradisi ini intinya menyambut datangnya bulan Ramadan. &quot;Dari zaman Sunan Gunung Jati, sebagai umat muslim harus menyambut bulan yang penuh berkah di antara bulan yang lainnya,&quot; ucap Patih.

&quot;Ketukan bedug ini juga berirama, ada artinya, iramanya irama sholawat atau dzikir,&quot; sambungnya.

Ia menjelaskan, penghulu Keraton Kasepuhan yang melakukan memukul bedug, kemudian dilanjut keluarga keraton.

&quot;Untuk tradisi selama bulan Ramadan di Keraton Kasepuhan itu biasanya ada tadarusan (mengaji bersama) pelaksanaannya setelah Sholat Tarawih,&quot; terangnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;46 Negara Ini Putuskan 1 Ramadan Jatuh pada 2 April, dari Arab Saudi hingga Australia
Di hari ke-20 Ramadan atau biasa disebut malam likuran, kata Patih, ada acara maleman, pihaknya menyalakan penerangan berupa lilin.

&quot;Di malam ganjil di 10 terakhir, kami menyambut datangnya malam Lailatul Qadar,&quot; ungkapnya.

Keraton Kasepuhan sempat dua tahun tidak menggelar tradisi drugdag karena pandemi Covid-19, hari ini Keraton Kasepuhan Cirebon kembali melakukan tradisi menyambut bulan Ramadan. Sebelum Pandemi, tradisi drugdag dilakukan pada tahun 2019 bersama Almarhum Sultan Sepuh XIV PRA. Arief Natadiningrat.
</content:encoded></item></channel></rss>
