<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tanda Tangannya Dipalsukan untuk Surat Wapres Ma'ruf, Ini Reaksi Jusuf Kalla   </title><description>Terungkapnya pemalsuan surat itu bermula saat pihak istana mempertanyakan perihal isi surat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/03/337/2572305/tanda-tangannya-dipalsukan-untuk-surat-wapres-ma-ruf-ini-reaksi-jusuf-kalla</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/03/337/2572305/tanda-tangannya-dipalsukan-untuk-surat-wapres-ma-ruf-ini-reaksi-jusuf-kalla"/><item><title>Tanda Tangannya Dipalsukan untuk Surat Wapres Ma'ruf, Ini Reaksi Jusuf Kalla   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/03/337/2572305/tanda-tangannya-dipalsukan-untuk-surat-wapres-ma-ruf-ini-reaksi-jusuf-kalla</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/03/337/2572305/tanda-tangannya-dipalsukan-untuk-surat-wapres-ma-ruf-ini-reaksi-jusuf-kalla</guid><pubDate>Minggu 03 April 2022 07:52 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/03/337/2572305/tanda-tangannya-dipalsukan-untuk-surat-wapres-ma-ruf-ini-reaksi-jusuf-kalla-NJww8SjWny.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jusuf Kalla/ Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/03/337/2572305/tanda-tangannya-dipalsukan-untuk-surat-wapres-ma-ruf-ini-reaksi-jusuf-kalla-NJww8SjWny.jpg</image><title>Jusuf Kalla/ Okezone</title></images><description>JAKARTA - Ketua Departemen Ekonomi DMI Arief Rosyid dipecat setelah terbongkar memalsukan tanda tangan Ketua Umum DMI Jusuf Kalla dan Sekjen DMI Imam Addaruqutni.
&amp;nbsp;(Baca juga: DMI Jelaskan Kronologi Terbongkarnya Arief Rosyid Palsukan Tanda Tangan JK)
Dewan Masjid Indonesia (DMI) memecat Arief Rosyid dalam  rapat pleno yang digelar pada Jumat, 1 April 2022. Rapat itu dipimpin langsung oleh Ketua Umum Jusuf Kalla, Wakil Ketua Umum Syafruddin, KH Masdar F Masudi dan Sekjen Imam Addaruqutni.
Penghubung Umum Pengurus Pusat DMI Husain Abdullah mengatakan, terungkapnya pemalsuan surat itu bermula saat pihak istana mempertanyakan perihal isi surat dan acara Kickoff Festival Ramadhan kepada Ketua DMI Jusuf Kalla (JK). Adapun surat itu ditujukan kepada Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
&quot;Tentunya (pihak istana) untuk memastikan, pertama karena Pak Wapres berniat akan hadir. Kedua mereka pun tahu kebiasaan Pak JK soal prosedur dan administrasi persuratan,&quot; ungkap Husain saat dihubungi MNC Portal.
Ia melanjutkan, JK tidak pernah merasa menandatangani surat tersebut. Sebab, kata dia, kebiasaan JK saat mengundang para pejabat atau koleganya, terlebih dahulu menghubungi atau bertemu secara langsung  pihak yang bersangkutan sebelum mengirimkan surat undangan.
&quot;Di sinilah awal terungkapnya surat tersebut palsu. Karena Pak JK tidak pernah mengirim surat undangan ke Pak Wapres,&quot; ungkap pria yang juga merupakan Juru Bicara JK tersebut.
Dikatakan Husain, meski hubungan antara JK dan Arief dekat, namun tidak berarti Arief bertindak seenaknya. Apalagi sampai memalsukan tanda tangan. Ia meminta Arief harus mengerti etika dan norma dalam berorganisasi.
&quot;Sebagai organisatoris kan Pak Arief tentu tahu hal basic (dasar) seperti itu. Apalagi yang berkaitan dengan tradisi persuratan. Pasti sangat khatam,&quot; ungkapnya
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMy8wNC8xLzE0NTY2Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, Sekjen DMI Imam Addaruqutni mengatakan posisi Arief Rosyid sendiri sudah digantikan oleh mantan Direktur BRI Asmawi Sam.
&quot;Karena telah melanggar peraturan organisasi DMI dengan memalsukan tandatangan Ketua Umum dan Sekjen PP DMI serta stempel DMI dengan mengirim surat ke Wakil Presiden RI tanpa izin dari Ketua Umum dan Sekjen PP DMI,&quot; paparnya.
Lebih lanjut, segala tindakan yang dilakukan oleh Arif Rosyid menurut dia tidak boleh menggunakan atau membawa nama PP DMI lagi. Kemudian, DMI sendiri memastikan tidak ikut serta dalam kegiatan Festival Ramadan sebagaimana yang dimaksudkan dalam surat dengan tanda tangan yang dipalsukan oleh Arief Rosyid.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Departemen Ekonomi DMI Arief Rosyid dipecat setelah terbongkar memalsukan tanda tangan Ketua Umum DMI Jusuf Kalla dan Sekjen DMI Imam Addaruqutni.
&amp;nbsp;(Baca juga: DMI Jelaskan Kronologi Terbongkarnya Arief Rosyid Palsukan Tanda Tangan JK)
Dewan Masjid Indonesia (DMI) memecat Arief Rosyid dalam  rapat pleno yang digelar pada Jumat, 1 April 2022. Rapat itu dipimpin langsung oleh Ketua Umum Jusuf Kalla, Wakil Ketua Umum Syafruddin, KH Masdar F Masudi dan Sekjen Imam Addaruqutni.
Penghubung Umum Pengurus Pusat DMI Husain Abdullah mengatakan, terungkapnya pemalsuan surat itu bermula saat pihak istana mempertanyakan perihal isi surat dan acara Kickoff Festival Ramadhan kepada Ketua DMI Jusuf Kalla (JK). Adapun surat itu ditujukan kepada Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
&quot;Tentunya (pihak istana) untuk memastikan, pertama karena Pak Wapres berniat akan hadir. Kedua mereka pun tahu kebiasaan Pak JK soal prosedur dan administrasi persuratan,&quot; ungkap Husain saat dihubungi MNC Portal.
Ia melanjutkan, JK tidak pernah merasa menandatangani surat tersebut. Sebab, kata dia, kebiasaan JK saat mengundang para pejabat atau koleganya, terlebih dahulu menghubungi atau bertemu secara langsung  pihak yang bersangkutan sebelum mengirimkan surat undangan.
&quot;Di sinilah awal terungkapnya surat tersebut palsu. Karena Pak JK tidak pernah mengirim surat undangan ke Pak Wapres,&quot; ungkap pria yang juga merupakan Juru Bicara JK tersebut.
Dikatakan Husain, meski hubungan antara JK dan Arief dekat, namun tidak berarti Arief bertindak seenaknya. Apalagi sampai memalsukan tanda tangan. Ia meminta Arief harus mengerti etika dan norma dalam berorganisasi.
&quot;Sebagai organisatoris kan Pak Arief tentu tahu hal basic (dasar) seperti itu. Apalagi yang berkaitan dengan tradisi persuratan. Pasti sangat khatam,&quot; ungkapnya
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wMy8wNC8xLzE0NTY2Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, Sekjen DMI Imam Addaruqutni mengatakan posisi Arief Rosyid sendiri sudah digantikan oleh mantan Direktur BRI Asmawi Sam.
&quot;Karena telah melanggar peraturan organisasi DMI dengan memalsukan tandatangan Ketua Umum dan Sekjen PP DMI serta stempel DMI dengan mengirim surat ke Wakil Presiden RI tanpa izin dari Ketua Umum dan Sekjen PP DMI,&quot; paparnya.
Lebih lanjut, segala tindakan yang dilakukan oleh Arif Rosyid menurut dia tidak boleh menggunakan atau membawa nama PP DMI lagi. Kemudian, DMI sendiri memastikan tidak ikut serta dalam kegiatan Festival Ramadan sebagaimana yang dimaksudkan dalam surat dengan tanda tangan yang dipalsukan oleh Arief Rosyid.</content:encoded></item></channel></rss>
