<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Podcast Aksi Nyata: Ustadz Najmi Sebut Membuat Konten Sedekah Hukumnya Boleh   </title><description>Ustadz Milenial, Najmi Al Malik menyebut konten sedekah hukumnya boleh.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/04/337/2573161/podcast-aksi-nyata-ustadz-najmi-sebut-membuat-konten-sedekah-hukumnya-boleh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/04/337/2573161/podcast-aksi-nyata-ustadz-najmi-sebut-membuat-konten-sedekah-hukumnya-boleh"/><item><title>Podcast Aksi Nyata: Ustadz Najmi Sebut Membuat Konten Sedekah Hukumnya Boleh   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/04/337/2573161/podcast-aksi-nyata-ustadz-najmi-sebut-membuat-konten-sedekah-hukumnya-boleh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/04/337/2573161/podcast-aksi-nyata-ustadz-najmi-sebut-membuat-konten-sedekah-hukumnya-boleh</guid><pubDate>Senin 04 April 2022 19:38 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/04/337/2573161/podcast-aksi-nyata-ustadz-najmi-sebut-membuat-konten-sedekah-hukumnya-boleh-a3qRs2ZuYQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ustadz Najmi Al Malik (foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/04/337/2573161/podcast-aksi-nyata-ustadz-najmi-sebut-membuat-konten-sedekah-hukumnya-boleh-a3qRs2ZuYQ.jpg</image><title>Ustadz Najmi Al Malik (foto: MPI)</title></images><description>
JAKARTA - Ustadz Milenial, Najmi Al Malik menyebut konten sedekah hukumnya boleh. Asalkan konten tersebut dibuat dengan tujuan untuk menyebarkan kebaikan.

&quot;Sedekah itu perlu kita publikasikan sebagai bentuk madrasah pendidikan agar orang ingin terlibat tercerahkan orang. Tetapi kita sebisa mungkin merahasiakan bagaimana caranya atau paling tidak meluruskan niat kita bahwa betul-betul saya sedekah,&quot; kata Ustadz Najmi dalam podcast aksi nyata #DariKamuUntukIndonesia dengan tema &quot;Stop Rebahan, Yuk Perbanyak Amalan Sunah di Bulan Ramadhan&quot;, Senin (4/4/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:KRL Beroperasi hingga Pukul 24.00 WIB Selama Ramadan
Ustadz Najmi menyebut seringkali anak muda mengikuti apa yang dilakukan oleh idolanya. Sehingga konten sedekah yang dibuat oleh sang idola diharapkan dapat dikuti demi menyebarkan kebaikan.

&quot;Bikin vlog dengan harapan agar orang-orang yang melihat atau followers bisa mengikuti caran idolanya itu menjadi hal yang positif. Tidak masalah, tujuan kita baik guna untuk mengedukasi orang-orang dalam berbuat baik,&quot; ujar dia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Bulan Ramadan, Menko Luhut: Pemerintah Akan Bagikan Masker di Masjid-MasjidDengan demikian dalam membuat konten media sosial, lanjut Ustadz Najmi sebaiknya dibuat dengan sejujur-jujurnya. Serta bertanggung jawab atas konten tersebut.

&quot;Buat konten tapi jujur selamanya itu tidak ada waktunya. Sehingga orang ketika melihat konten kita itu dari hati dan tidak usah malu dengan apa yang kita punya,&quot; ujar dia.

Pada kesempatan itu, Ustadz Najmi menyampaikan bahwa ada banyak aktivitas positif dalam rangka menyambut bulan ramadhan. Misalnya mengejar amalan sunnah sahur, salat tarawih, witir, membaca Alquran, meramaikan masjid hingga membuat konten positif di media sosial.

&quot;Kita daripada rebahan mendingan berdakwah lewat media sosial, bikin konten-konten bagus yang membuat orang tercerahkan, mendapatkan inspirasi. Itu merupakan ladang pahala sebetulnya,&quot; kata dia.

</description><content:encoded>
JAKARTA - Ustadz Milenial, Najmi Al Malik menyebut konten sedekah hukumnya boleh. Asalkan konten tersebut dibuat dengan tujuan untuk menyebarkan kebaikan.

&quot;Sedekah itu perlu kita publikasikan sebagai bentuk madrasah pendidikan agar orang ingin terlibat tercerahkan orang. Tetapi kita sebisa mungkin merahasiakan bagaimana caranya atau paling tidak meluruskan niat kita bahwa betul-betul saya sedekah,&quot; kata Ustadz Najmi dalam podcast aksi nyata #DariKamuUntukIndonesia dengan tema &quot;Stop Rebahan, Yuk Perbanyak Amalan Sunah di Bulan Ramadhan&quot;, Senin (4/4/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:KRL Beroperasi hingga Pukul 24.00 WIB Selama Ramadan
Ustadz Najmi menyebut seringkali anak muda mengikuti apa yang dilakukan oleh idolanya. Sehingga konten sedekah yang dibuat oleh sang idola diharapkan dapat dikuti demi menyebarkan kebaikan.

&quot;Bikin vlog dengan harapan agar orang-orang yang melihat atau followers bisa mengikuti caran idolanya itu menjadi hal yang positif. Tidak masalah, tujuan kita baik guna untuk mengedukasi orang-orang dalam berbuat baik,&quot; ujar dia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Bulan Ramadan, Menko Luhut: Pemerintah Akan Bagikan Masker di Masjid-MasjidDengan demikian dalam membuat konten media sosial, lanjut Ustadz Najmi sebaiknya dibuat dengan sejujur-jujurnya. Serta bertanggung jawab atas konten tersebut.

&quot;Buat konten tapi jujur selamanya itu tidak ada waktunya. Sehingga orang ketika melihat konten kita itu dari hati dan tidak usah malu dengan apa yang kita punya,&quot; ujar dia.

Pada kesempatan itu, Ustadz Najmi menyampaikan bahwa ada banyak aktivitas positif dalam rangka menyambut bulan ramadhan. Misalnya mengejar amalan sunnah sahur, salat tarawih, witir, membaca Alquran, meramaikan masjid hingga membuat konten positif di media sosial.

&quot;Kita daripada rebahan mendingan berdakwah lewat media sosial, bikin konten-konten bagus yang membuat orang tercerahkan, mendapatkan inspirasi. Itu merupakan ladang pahala sebetulnya,&quot; kata dia.

</content:encoded></item></channel></rss>
