<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puncak Arus Mudik di Terminal Kalideres Diprediksi H-2 Lebaran</title><description>Pemudik berangsur mulai ramai sejak H-7 Lebaran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/04/338/2573067/puncak-arus-mudik-di-terminal-kalideres-diprediksi-h-2-lebaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/04/338/2573067/puncak-arus-mudik-di-terminal-kalideres-diprediksi-h-2-lebaran"/><item><title>Puncak Arus Mudik di Terminal Kalideres Diprediksi H-2 Lebaran</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/04/338/2573067/puncak-arus-mudik-di-terminal-kalideres-diprediksi-h-2-lebaran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/04/338/2573067/puncak-arus-mudik-di-terminal-kalideres-diprediksi-h-2-lebaran</guid><pubDate>Senin 04 April 2022 18:15 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/04/338/2573067/puncak-arus-mudik-di-terminal-kalideres-diprediksi-h-2-lebaran-NbjKZyoi4E.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi terminal (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/04/338/2573067/puncak-arus-mudik-di-terminal-kalideres-diprediksi-h-2-lebaran-NbjKZyoi4E.jpg</image><title>Ilustrasi terminal (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Puncak keberangkatan pemudik melalui Terminal Kalideres diperkirakan akan terjadi H-2 Lebaran. Jumlah penumpang bakal mencapai 3.500 per hari. Kendati, pemudik berangsur mulai ramai sejak H-7.

&quot;Saya perkirakan bisa mencapai 3.500 per hari di H-2 lebaran. Sedangkan di H-7 mungkin masih 1.000 sampai 2.000 penumpang,&quot; kata Kepala Terminal Kalideres, Jakarta Barat Revi Zulkarnaen saat dihubungi di Jakarta, Senin (4/4/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;SE Satgas Covid-19: Pemudik Wajib Pakai Masker Tiga Lapis
Revi menambahkan, saat ini mayoritas tempat tujuan pemudik masih sama dengan tahun sebelumnya, yakni Pulau Jawa dan Sumatera. Menurut perkiraan Kepala Korlantas Polri, beberapa waktu lalu jumlah pemudik yang berangkat di terminalnya nanti seperti pada 2019 yang mencapai 4.000 hingga 7.500 per hari.

Namun, kata Revi, angka itu dinilai terlalu tinggi. Sebab, pada tahun ini, opsi masyarakat untuk naik moda transportasi lain sangat memungkinkan. Terlebih pula dengan persyaratan yang saat ini dipermudah.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pemudik yang Belum Vaksin Booster Wajib Tes Antigen dan PCR
Selain itu, banyaknya perantau yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) saat awal pandemi dan sudah pulang ke kampung membuat jumlah pemudik tahun ini semakin berkurang.

&quot;Perkiraan saya tidak akan sebanyak tahun 2019 karena masyarakat akan beralih ke moda lain seperti memakai jasa travel hingga menggunakan kendaraan pribadi,&quot; tuturnya.

Seperti diketahui, pemerintah memperbolehkan mudik Lebaran pada tahun ini setelah melihat situasi pandemi Covid-19 di Tanah Air yang terus membaik.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memperkirakan, terdapat sekitar 70 hingga 80 juta penduduk Indonesia yang bakal melaksanakan mudik lebaran idul fitri 1443 Hijriah. Data itu ia perkirakan berdasarkan pengalaman mudik selama dua tahun terakhir.

&quot;Tentunya ini adalah angka yang sangatlah besar dan pengalaman-pengalaman dua tahun sebelumnya, pasca mudik biasanya akan terjadi lonjakan. Dan ini kita tidak akan harapkan,&quot; kata Listyo Sigit di Universitas Trisakti, Selasa 29 Maret 2022.

Lantas, ia meminta kepada masyarakat untuk senantiasa berhati-hati apabila nantinya terjadi lonjakan kasus Covid-19 baru. Ia juga meminta masyarakat untuk segera mempercepat kekebalan kelompok dengan vaksinasi booster.

&quot;Oleh karena itu, menghadapi bulan Ramadan saya minta akselerasi vaksin terus dilakukan khususnya vaksin booster ketiga,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Puncak keberangkatan pemudik melalui Terminal Kalideres diperkirakan akan terjadi H-2 Lebaran. Jumlah penumpang bakal mencapai 3.500 per hari. Kendati, pemudik berangsur mulai ramai sejak H-7.

&quot;Saya perkirakan bisa mencapai 3.500 per hari di H-2 lebaran. Sedangkan di H-7 mungkin masih 1.000 sampai 2.000 penumpang,&quot; kata Kepala Terminal Kalideres, Jakarta Barat Revi Zulkarnaen saat dihubungi di Jakarta, Senin (4/4/2022).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;SE Satgas Covid-19: Pemudik Wajib Pakai Masker Tiga Lapis
Revi menambahkan, saat ini mayoritas tempat tujuan pemudik masih sama dengan tahun sebelumnya, yakni Pulau Jawa dan Sumatera. Menurut perkiraan Kepala Korlantas Polri, beberapa waktu lalu jumlah pemudik yang berangkat di terminalnya nanti seperti pada 2019 yang mencapai 4.000 hingga 7.500 per hari.

Namun, kata Revi, angka itu dinilai terlalu tinggi. Sebab, pada tahun ini, opsi masyarakat untuk naik moda transportasi lain sangat memungkinkan. Terlebih pula dengan persyaratan yang saat ini dipermudah.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pemudik yang Belum Vaksin Booster Wajib Tes Antigen dan PCR
Selain itu, banyaknya perantau yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) saat awal pandemi dan sudah pulang ke kampung membuat jumlah pemudik tahun ini semakin berkurang.

&quot;Perkiraan saya tidak akan sebanyak tahun 2019 karena masyarakat akan beralih ke moda lain seperti memakai jasa travel hingga menggunakan kendaraan pribadi,&quot; tuturnya.

Seperti diketahui, pemerintah memperbolehkan mudik Lebaran pada tahun ini setelah melihat situasi pandemi Covid-19 di Tanah Air yang terus membaik.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memperkirakan, terdapat sekitar 70 hingga 80 juta penduduk Indonesia yang bakal melaksanakan mudik lebaran idul fitri 1443 Hijriah. Data itu ia perkirakan berdasarkan pengalaman mudik selama dua tahun terakhir.

&quot;Tentunya ini adalah angka yang sangatlah besar dan pengalaman-pengalaman dua tahun sebelumnya, pasca mudik biasanya akan terjadi lonjakan. Dan ini kita tidak akan harapkan,&quot; kata Listyo Sigit di Universitas Trisakti, Selasa 29 Maret 2022.

Lantas, ia meminta kepada masyarakat untuk senantiasa berhati-hati apabila nantinya terjadi lonjakan kasus Covid-19 baru. Ia juga meminta masyarakat untuk segera mempercepat kekebalan kelompok dengan vaksinasi booster.

&quot;Oleh karena itu, menghadapi bulan Ramadan saya minta akselerasi vaksin terus dilakukan khususnya vaksin booster ketiga,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
