<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Benny Moerdani Dirawat di RS, Biaya Berobatnya Ditanggung PM Singapura dan Taufiq Kiemas   </title><description>Benny sedang berjalan seorang diri di lantai bawah tanah hotel, namun tiba-tiba, ia terpeleset</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/05/337/2573194/benny-moerdani-dirawat-di-rs-biaya-berobatnya-ditanggung-pm-singapura-dan-taufiq-kiemas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/05/337/2573194/benny-moerdani-dirawat-di-rs-biaya-berobatnya-ditanggung-pm-singapura-dan-taufiq-kiemas"/><item><title>Benny Moerdani Dirawat di RS, Biaya Berobatnya Ditanggung PM Singapura dan Taufiq Kiemas   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/05/337/2573194/benny-moerdani-dirawat-di-rs-biaya-berobatnya-ditanggung-pm-singapura-dan-taufiq-kiemas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/05/337/2573194/benny-moerdani-dirawat-di-rs-biaya-berobatnya-ditanggung-pm-singapura-dan-taufiq-kiemas</guid><pubDate>Selasa 05 April 2022 07:01 WIB</pubDate><dc:creator> Alyssa Nazira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/04/337/2573194/benny-moerdani-dirawat-di-rs-biaya-berobatnya-ditanggung-pm-singapura-dan-taufiq-kiemas-dNXXuuIhUt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Benny Moerdani (foto: dok istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/04/337/2573194/benny-moerdani-dirawat-di-rs-biaya-berobatnya-ditanggung-pm-singapura-dan-taufiq-kiemas-dNXXuuIhUt.jpg</image><title>Benny Moerdani (foto: dok istimewa)</title></images><description>



SORE HARI, selepas Benny Moerdani bermain golf bersama kawan-kawannya di Puncak, Jawa Barat, Benny mengalami hal yang tidak diinginkan. Saat itu Benny sedang berjalan seorang diri di lantai bawah tanah hotel, namun tiba-tiba, ia terpeleset, yang membuatnya seketika ambruk dan tidak sadarkan diri.



Setengah jam kemudian Benny baru ditemukan dalam keadaan yang masih tak sadarkan diri. Kepala Benny menghantam kursi yang berada di dekatnya saat ia terpeleset dan jatuh. Akibatnya saat ditemukan, Benny pingsan dengan keadaan kepalanya yang berlumuran darah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Kala Air Mata Benny Moerdani Tumpah Sampai Berikan Pesan Khusus ke Putrinya
Setelah Benny ditawari untuk berobat di Rumah Sakit Tan Tock Seng oleh Perdana Menteri Singapura ketika itu, Goh Chok Tong, baru diketahui jika peristiwa tersebut menyebabkan Benny mengalami stroke, seperti dikutip dari buku &quot;Buku Benny Moerdani Yang Belum Terungkap&quot;.

Akibatnya, Benny harus menjalani serangkaian terapi demi kesembuhannya itu. Namun, belakangan Benny seperti kesulitan mengurus pembayaran biaya perawatannya. Untuk membayar biaya perawatan dan terapinya, tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

&amp;nbsp;BACA JUGA:Kisah Benny Moerdani Kembali Bisa Jalan Usai Stroke: Aku Mau Pamer!


Menurut mantan ajudan Benny, Letnan Jenderal Marinir Purnawirawan Nono Sampono; Goh Chok Tong, yang merupakan Perdana Menteri Singapura saat itu; dan juga Taufiq Kiemas, yang merupakan suami mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri, menjadi orang yang melunasi biaya berobat Benny, selama Benny sakit.



Setelah beberapa saat menjalani perawatan dan terapi, akhirnya Benny bisa jalan kembali. Namun sayangnya sejak itu, salah satu telinganya yang tuli semakin lama, semakin sering merasa nyeri. Namun tubuh Jenderal yang dulu tegap itu juga mulai terlihat ringkih.

Tetapi Benny tidak ingin menyerah. Dengan kaki yang mesti diseret saat berjalan, Benny masih saja wira-wiri bertemu dengan kawan-kawannya sesama purnawirawan TNI. Kadang ia bepergian ditemani asistennya, kadang dijemput Laksamana TNI Purnawirawan Muhammad Arifin, mantan Kepala Staf Angkatan Laut.
</description><content:encoded>



SORE HARI, selepas Benny Moerdani bermain golf bersama kawan-kawannya di Puncak, Jawa Barat, Benny mengalami hal yang tidak diinginkan. Saat itu Benny sedang berjalan seorang diri di lantai bawah tanah hotel, namun tiba-tiba, ia terpeleset, yang membuatnya seketika ambruk dan tidak sadarkan diri.



Setengah jam kemudian Benny baru ditemukan dalam keadaan yang masih tak sadarkan diri. Kepala Benny menghantam kursi yang berada di dekatnya saat ia terpeleset dan jatuh. Akibatnya saat ditemukan, Benny pingsan dengan keadaan kepalanya yang berlumuran darah.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Kala Air Mata Benny Moerdani Tumpah Sampai Berikan Pesan Khusus ke Putrinya
Setelah Benny ditawari untuk berobat di Rumah Sakit Tan Tock Seng oleh Perdana Menteri Singapura ketika itu, Goh Chok Tong, baru diketahui jika peristiwa tersebut menyebabkan Benny mengalami stroke, seperti dikutip dari buku &quot;Buku Benny Moerdani Yang Belum Terungkap&quot;.

Akibatnya, Benny harus menjalani serangkaian terapi demi kesembuhannya itu. Namun, belakangan Benny seperti kesulitan mengurus pembayaran biaya perawatannya. Untuk membayar biaya perawatan dan terapinya, tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

&amp;nbsp;BACA JUGA:Kisah Benny Moerdani Kembali Bisa Jalan Usai Stroke: Aku Mau Pamer!


Menurut mantan ajudan Benny, Letnan Jenderal Marinir Purnawirawan Nono Sampono; Goh Chok Tong, yang merupakan Perdana Menteri Singapura saat itu; dan juga Taufiq Kiemas, yang merupakan suami mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri, menjadi orang yang melunasi biaya berobat Benny, selama Benny sakit.



Setelah beberapa saat menjalani perawatan dan terapi, akhirnya Benny bisa jalan kembali. Namun sayangnya sejak itu, salah satu telinganya yang tuli semakin lama, semakin sering merasa nyeri. Namun tubuh Jenderal yang dulu tegap itu juga mulai terlihat ringkih.

Tetapi Benny tidak ingin menyerah. Dengan kaki yang mesti diseret saat berjalan, Benny masih saja wira-wiri bertemu dengan kawan-kawannya sesama purnawirawan TNI. Kadang ia bepergian ditemani asistennya, kadang dijemput Laksamana TNI Purnawirawan Muhammad Arifin, mantan Kepala Staf Angkatan Laut.
</content:encoded></item></channel></rss>
