<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Video Penduduk Severodonetsk Sembunyi di Ruang Bawah Tanah saat Dibombardir Rusia</title><description>Penduduk Severodonetsk menolak dievakuasi ke kota lain.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/07/18/2575131/video-penduduk-severodonetsk-sembunyi-di-ruang-bawah-tanah-saat-dibombardir-rusia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/07/18/2575131/video-penduduk-severodonetsk-sembunyi-di-ruang-bawah-tanah-saat-dibombardir-rusia"/><item><title>Video Penduduk Severodonetsk Sembunyi di Ruang Bawah Tanah saat Dibombardir Rusia</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/07/18/2575131/video-penduduk-severodonetsk-sembunyi-di-ruang-bawah-tanah-saat-dibombardir-rusia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/07/18/2575131/video-penduduk-severodonetsk-sembunyi-di-ruang-bawah-tanah-saat-dibombardir-rusia</guid><pubDate>Kamis 07 April 2022 18:28 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/07/18/2575131/kota-severodonetsk-dibombardir-rusia-penduduk-sembunyi-di-ruang-bawah-tanah-4a6fnzEM9q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penduduk Severodonetsk bersembunyi di ruang bawah tanah. (Foto: tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/07/18/2575131/kota-severodonetsk-dibombardir-rusia-penduduk-sembunyi-di-ruang-bawah-tanah-4a6fnzEM9q.jpg</image><title>Penduduk Severodonetsk bersembunyi di ruang bawah tanah. (Foto: tangkapan layar)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kota Severodonetsk di Ukraina timur menghadapi serangan dahsyat dari pasukan Rusia yang melancarkan sejumlah pengeboman. Serangan militer Rusia itu membuat warga Severodonetsk mencari perlindungan di ruang tanah.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Perwira Militer AS: Perang Ukraina Bisa Berlangsung Bertahun-tahun
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky sebelumnya telah meminta penduduk Severodonetsk untuk mengungsi mengantisipasi serangan dari pasukan Rusia. Namun, penduduk kota memilih berlindung di ruang bawah tanah dari pada melarikan diri dan mengungsi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNC8wNy8xLzE0NjgxMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Pada Rabu (6/4/2022) polisi Ukraina menggeledah sekolah dan bangunan-bangunan di  Severodonetsk, mencari warga untuk dievakuasi. Tetapi upaya polisi Ukraina menghadapi penolakan dari penduduk yang tetap menolak dievakuasi.
BACA JUGA:&amp;nbsp;China Serukan Penyelidikan Menyeluruh Pembunuhan Massal di Bucha, Ukraina
Penduduk Severodonetsk menolak dievakuasi karena mereka tidak percaya pada polisi dan tidak ingin dibiarkan miskin di kota lain. Mereka juga tidak memiliki informasi tentang situasi yang terjadi di wilayah yang dijadikan tujuan evakuasi.
Awal bulan ini Rusia menarik pasukannya dari wilayah sekitar ibu kota Kiev dan memusatkan perhatian ke Ukraina timur, wilayah Donbass yang menjadi jantung industri Ukraina.Perang yang dilancarkan Rusia di Ukraina telah berlangsung selama lebih dari sebulan sejak dilancarkan Presiden Vladimir Putin pada 24 Februari.



Rusia mengatakan bahwa tujuan perang itu adalah melakukan demiliterisasi terhadap Ukraina dan membebaskan pemerintahan negara itu dari pengaruh kaum Neo Nazi. Sementara itu Ukraina dan sekutu Baratnya menuding aksi militer Rusia sebagai invasi tanpa alasan.
(dka)</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kota Severodonetsk di Ukraina timur menghadapi serangan dahsyat dari pasukan Rusia yang melancarkan sejumlah pengeboman. Serangan militer Rusia itu membuat warga Severodonetsk mencari perlindungan di ruang tanah.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Perwira Militer AS: Perang Ukraina Bisa Berlangsung Bertahun-tahun
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky sebelumnya telah meminta penduduk Severodonetsk untuk mengungsi mengantisipasi serangan dari pasukan Rusia. Namun, penduduk kota memilih berlindung di ruang bawah tanah dari pada melarikan diri dan mengungsi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNC8wNy8xLzE0NjgxMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Pada Rabu (6/4/2022) polisi Ukraina menggeledah sekolah dan bangunan-bangunan di  Severodonetsk, mencari warga untuk dievakuasi. Tetapi upaya polisi Ukraina menghadapi penolakan dari penduduk yang tetap menolak dievakuasi.
BACA JUGA:&amp;nbsp;China Serukan Penyelidikan Menyeluruh Pembunuhan Massal di Bucha, Ukraina
Penduduk Severodonetsk menolak dievakuasi karena mereka tidak percaya pada polisi dan tidak ingin dibiarkan miskin di kota lain. Mereka juga tidak memiliki informasi tentang situasi yang terjadi di wilayah yang dijadikan tujuan evakuasi.
Awal bulan ini Rusia menarik pasukannya dari wilayah sekitar ibu kota Kiev dan memusatkan perhatian ke Ukraina timur, wilayah Donbass yang menjadi jantung industri Ukraina.Perang yang dilancarkan Rusia di Ukraina telah berlangsung selama lebih dari sebulan sejak dilancarkan Presiden Vladimir Putin pada 24 Februari.



Rusia mengatakan bahwa tujuan perang itu adalah melakukan demiliterisasi terhadap Ukraina dan membebaskan pemerintahan negara itu dari pengaruh kaum Neo Nazi. Sementara itu Ukraina dan sekutu Baratnya menuding aksi militer Rusia sebagai invasi tanpa alasan.
(dka)</content:encoded></item></channel></rss>
