<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Miris, Remaja di Tangerang Jadi Korban saat Buat Konten Youtube Cegat Truk</title><description>Perilaku anak dan remaja di wilayah Tangerang saat ini dianggap semakin memprihatinkan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/08/338/2575888/miris-remaja-di-tangerang-jadi-korban-saat-buat-konten-youtube-cegat-truk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/08/338/2575888/miris-remaja-di-tangerang-jadi-korban-saat-buat-konten-youtube-cegat-truk"/><item><title>Miris, Remaja di Tangerang Jadi Korban saat Buat Konten Youtube Cegat Truk</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/08/338/2575888/miris-remaja-di-tangerang-jadi-korban-saat-buat-konten-youtube-cegat-truk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/08/338/2575888/miris-remaja-di-tangerang-jadi-korban-saat-buat-konten-youtube-cegat-truk</guid><pubDate>Jum'at 08 April 2022 23:04 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/08/338/2575888/miris-remaja-di-tangerang-jadi-korban-saat-buat-konten-youtube-cegat-truk-qSbvZP0c4Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/08/338/2575888/miris-remaja-di-tangerang-jadi-korban-saat-buat-konten-youtube-cegat-truk-qSbvZP0c4Y.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>TANGERANG - Perilaku anak dan remaja di wilayah Tangerang saat ini dianggap semakin memprihatinkan. Hal tersebut juga diakui oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Komarudin yang mengungkapkan bahwa aksi remaja dan anak saat ini membahayakan nyawa mereka sendiri

&quot;Sangat disayangkan semalam ada kejadian yang memperihatinkan, yang sudah sering kali menjadi perhatian kita tapi terus berulang-ulang,&quot; katanya pada Jumat (8/4/2022).

Selain kerap terlibat tawuran, saat ini juga marak aksi anak dan remaja mencegat truk di tengah jalan. Ironisnya aksi tersebut mereka lakukan untuk membuat konten, dan berujung pada kecelakaan.

&quot;Semalam ada kejadian lagi adik-adik kita yang membuat konten-konten menahan truk akhirnya kecelakaan, luka-luka dan saat ini dirawat di rumah sakit,&quot; lanjut Kapolres.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah menuturkan bahwa  saat ini pihaknya juga tengah fokus dalam menertibkan aksi yang  berpotensi membahayakan masyarakat ataupun pelaku itu sendiri. Hanya  saja, hal ini juga membutuhkan bantuan dari semua pihak termasuk orang  tua.

&quot;Hanya saja untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat ini  tidak bisa menjadi tanggung jawab pemerintah dan kepolisian saja, tapi  kita semua terlebih kepada para orang tua dalam mendidik anak-anaknya,&quot;  tutur Arief.

Sebelumnya diketahui bahwa di wilayah Kota Tangerang sedang  diberlakukan pengawasan ketat pada aktivitas menjelang sahur, bahkan  kegiatan sahur on the road dilarang. Hal ini dikarenakan banyaknya aksi  yang menggangu ketertiban masyarakat terjadi menjelang sahur seperti  konvoi ataupun tawuran antar remaja.</description><content:encoded>TANGERANG - Perilaku anak dan remaja di wilayah Tangerang saat ini dianggap semakin memprihatinkan. Hal tersebut juga diakui oleh Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Komarudin yang mengungkapkan bahwa aksi remaja dan anak saat ini membahayakan nyawa mereka sendiri

&quot;Sangat disayangkan semalam ada kejadian yang memperihatinkan, yang sudah sering kali menjadi perhatian kita tapi terus berulang-ulang,&quot; katanya pada Jumat (8/4/2022).

Selain kerap terlibat tawuran, saat ini juga marak aksi anak dan remaja mencegat truk di tengah jalan. Ironisnya aksi tersebut mereka lakukan untuk membuat konten, dan berujung pada kecelakaan.

&quot;Semalam ada kejadian lagi adik-adik kita yang membuat konten-konten menahan truk akhirnya kecelakaan, luka-luka dan saat ini dirawat di rumah sakit,&quot; lanjut Kapolres.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah menuturkan bahwa  saat ini pihaknya juga tengah fokus dalam menertibkan aksi yang  berpotensi membahayakan masyarakat ataupun pelaku itu sendiri. Hanya  saja, hal ini juga membutuhkan bantuan dari semua pihak termasuk orang  tua.

&quot;Hanya saja untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat ini  tidak bisa menjadi tanggung jawab pemerintah dan kepolisian saja, tapi  kita semua terlebih kepada para orang tua dalam mendidik anak-anaknya,&quot;  tutur Arief.

Sebelumnya diketahui bahwa di wilayah Kota Tangerang sedang  diberlakukan pengawasan ketat pada aktivitas menjelang sahur, bahkan  kegiatan sahur on the road dilarang. Hal ini dikarenakan banyaknya aksi  yang menggangu ketertiban masyarakat terjadi menjelang sahur seperti  konvoi ataupun tawuran antar remaja.</content:encoded></item></channel></rss>
