<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pakistan Diguncang Demonstrasi Besar-besaran Pasca Pelengseran PM Imran Khan</title><description>Khan menyebut pelengserannya sebagai operasi perubahan rezim yang didalangi AS.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/11/18/2576679/pakistan-diguncang-demonstrasi-besar-besaran-pasca-pelengseran-pm-imran-khan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/11/18/2576679/pakistan-diguncang-demonstrasi-besar-besaran-pasca-pelengseran-pm-imran-khan"/><item><title>Pakistan Diguncang Demonstrasi Besar-besaran Pasca Pelengseran PM Imran Khan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/11/18/2576679/pakistan-diguncang-demonstrasi-besar-besaran-pasca-pelengseran-pm-imran-khan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/11/18/2576679/pakistan-diguncang-demonstrasi-besar-besaran-pasca-pelengseran-pm-imran-khan</guid><pubDate>Senin 11 April 2022 08:15 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/11/18/2576679/pakistan-diguncang-demonstrasi-besar-besaran-pasca-pelengseran-pm-imran-khan-7BXSMRU2m7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pendukung Perdana Menteri Imran Khan yang digulingkan menggelar demonstrasi di Karachi, Pakistan, 10 April 2022. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/11/18/2576679/pakistan-diguncang-demonstrasi-besar-besaran-pasca-pelengseran-pm-imran-khan-7BXSMRU2m7.jpg</image><title>Pendukung Perdana Menteri Imran Khan yang digulingkan menggelar demonstrasi di Karachi, Pakistan, 10 April 2022. (Foto: Reuters)</title></images><description>ISLAMABAD - Demonstrasi besar-besaran melanda beberapa kota di Pakistan, termasuk ibu kota Islamabad, pada Minggu (10/4/2022). Ribuan orang turun ke jalan untuk menyatakan dukungan mereka kepada Perdana Menteri yang digulingkan Imran Khan.
Khan digulingkan oleh Pakistan dalam mosi tidak percaya yang berhasil pada Sabtu (9/4/2022). Khan mengecam pemungutan suara itu sebagai operasi perubahan rezim yang didukung asing.
BACA JUGA:&amp;nbsp;PM Pakistan Imran Khan Dilengserkan dari Jabatannya

&amp;ldquo;Belum pernah massa seperti itu keluar secara spontan dan dalam jumlah seperti itu dalam sejarah kita, menolak pemerintah impor yang dipimpin oleh penjahat,&amp;rdquo; kata Khan di Twitter, membagikan video dari demonstrasi yang berlangsung.
Protes itu diprakarsai oleh partai PTI yang mengusung Khan, yang meminta anggota dan pendukungnya untuk turun ke jalan di seluruh negeri, demikian diwartakan RT.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Tak Sengaja Sebut AS, PM Pakistan Tuding Ada Pihak Asing yang Ingin Lengserkan Dirinya

Sebelumnya pada hari itu, Khan mengulangi tuduhannya terhadap Amerika Serikat (AS), menyalahkan Washington atas penggulingannya. Dia menyebut penggulingannya sebagai operasi &amp;ldquo;perubahan rezim&amp;rdquo; yang bertujuan untuk membawa &amp;ldquo;ke dalam kekuasaan sekelompok penjahat.&amp;rdquo;
Khan juga mengatakan bahwa Pakistan memasuki periode baru &quot;perjuangan kebebasan&quot; dengan rakyat Pakistan melindungi &quot;kedaulatan dan demokrasi&quot; dari &quot;konspirasi asing perubahan rezim.&quot;Sebelumnya, mantan PM itu mengaku memiliki rekaman yang diperoleh dari duta besar Pakistan di Washington yang membuktikan tuduhan &amp;ldquo;operasi pergantian rezim itu&amp;rdquo;. AS telah dengan tegas menolak tuduhan tersebut, menyangkal keterlibatan apapun dalam peristiwa Pakistan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNC8xMC8xLzE0NjkxOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Majelis Nasional Pakistan mengeluarkan mosi tidak percaya terhadap Khan dengan 176 anggota parlemen dari 342 memilih langkah untuk mengakhiri masa jabatannya lebih awal.
Partai PTI secara efektif kehilangan mayoritas parlemen pada Maret, setelah tujuh anggota parlemen dari partai koalisinya membelot dan bergabung dengan barisan oposisi. Parlemen Pakistan akan mengadakan pemungutan suara untuk memilih PM baru pada Senin (11/4/2022).
</description><content:encoded>ISLAMABAD - Demonstrasi besar-besaran melanda beberapa kota di Pakistan, termasuk ibu kota Islamabad, pada Minggu (10/4/2022). Ribuan orang turun ke jalan untuk menyatakan dukungan mereka kepada Perdana Menteri yang digulingkan Imran Khan.
Khan digulingkan oleh Pakistan dalam mosi tidak percaya yang berhasil pada Sabtu (9/4/2022). Khan mengecam pemungutan suara itu sebagai operasi perubahan rezim yang didukung asing.
BACA JUGA:&amp;nbsp;PM Pakistan Imran Khan Dilengserkan dari Jabatannya

&amp;ldquo;Belum pernah massa seperti itu keluar secara spontan dan dalam jumlah seperti itu dalam sejarah kita, menolak pemerintah impor yang dipimpin oleh penjahat,&amp;rdquo; kata Khan di Twitter, membagikan video dari demonstrasi yang berlangsung.
Protes itu diprakarsai oleh partai PTI yang mengusung Khan, yang meminta anggota dan pendukungnya untuk turun ke jalan di seluruh negeri, demikian diwartakan RT.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Tak Sengaja Sebut AS, PM Pakistan Tuding Ada Pihak Asing yang Ingin Lengserkan Dirinya

Sebelumnya pada hari itu, Khan mengulangi tuduhannya terhadap Amerika Serikat (AS), menyalahkan Washington atas penggulingannya. Dia menyebut penggulingannya sebagai operasi &amp;ldquo;perubahan rezim&amp;rdquo; yang bertujuan untuk membawa &amp;ldquo;ke dalam kekuasaan sekelompok penjahat.&amp;rdquo;
Khan juga mengatakan bahwa Pakistan memasuki periode baru &quot;perjuangan kebebasan&quot; dengan rakyat Pakistan melindungi &quot;kedaulatan dan demokrasi&quot; dari &quot;konspirasi asing perubahan rezim.&quot;Sebelumnya, mantan PM itu mengaku memiliki rekaman yang diperoleh dari duta besar Pakistan di Washington yang membuktikan tuduhan &amp;ldquo;operasi pergantian rezim itu&amp;rdquo;. AS telah dengan tegas menolak tuduhan tersebut, menyangkal keterlibatan apapun dalam peristiwa Pakistan.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMi8wNC8xMC8xLzE0NjkxOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Majelis Nasional Pakistan mengeluarkan mosi tidak percaya terhadap Khan dengan 176 anggota parlemen dari 342 memilih langkah untuk mengakhiri masa jabatannya lebih awal.
Partai PTI secara efektif kehilangan mayoritas parlemen pada Maret, setelah tujuh anggota parlemen dari partai koalisinya membelot dan bergabung dengan barisan oposisi. Parlemen Pakistan akan mengadakan pemungutan suara untuk memilih PM baru pada Senin (11/4/2022).
</content:encoded></item></channel></rss>
