<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR: Penebalan Perlindungan Sosial Ringankan Beban Warga Terdampak Pandemi</title><description>Langkah ini kata dia dilakukan pemerintah guna menjaga daya beli masyarakat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/11/337/2576648/dpr-penebalan-perlindungan-sosial-ringankan-beban-warga-terdampak-pandemi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/11/337/2576648/dpr-penebalan-perlindungan-sosial-ringankan-beban-warga-terdampak-pandemi"/><item><title>DPR: Penebalan Perlindungan Sosial Ringankan Beban Warga Terdampak Pandemi</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/11/337/2576648/dpr-penebalan-perlindungan-sosial-ringankan-beban-warga-terdampak-pandemi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/11/337/2576648/dpr-penebalan-perlindungan-sosial-ringankan-beban-warga-terdampak-pandemi</guid><pubDate>Senin 11 April 2022 06:18 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/11/337/2576648/dpr-penebalan-perlindungan-sosial-ringankan-beban-warga-terdampak-pandemi-4eL2wYvD76.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/11/337/2576648/dpr-penebalan-perlindungan-sosial-ringankan-beban-warga-terdampak-pandemi-4eL2wYvD76.jpg</image><title>ilustrasi: Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia selama dua tahun ini, berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat.  Pemerintah pun telah membuat banyak program untuk mengatasi hal tersebut.
&amp;nbsp;(Baca juga: Dua Kali Ramadan Sunyi karena Pandemi, Anies: Keceriaan Memancar Tahun Ini)
Anggota Komisi VIII DPR Lisda Hendrajoni mendukung kebijakan pemerintah berupa penebalan perlindungan sosial bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan guna meringankan beban mereka.

&quot;Untuk program jangka pendek jelas sangat membantu. Mengingat beberapa tahun belakangan ini menyoal perekonomian terdampak Covid-19, ditambah lagi harga kebutuhan pokok dan pangan banyak yang naik,&quot; ujar Lisda.

Langkah ini kata dia dilakukan pemerintah guna menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian perekonomian dunia akibat pandemi Covid-19 dan kondisi geopolitik yang masih panas di Eropa Timur.


Menurut dia, lima program yang diluncurkan pemerintah dalam strategi ini diharapkan dapat memangkas beban rakyat sekaligus inflasi. Tetapi, pemerintah patut mencari strategi jangka panjang yang berkesinambungan.

&quot;Tetapi, apa yang kita harapkan untuk jangka panjang adalah program kesejahteraan ekonomi masyarakat yang benar-benar mengurangi angka kemiskinan,&quot; tuturnya.

Dia menyatakan, bahwa kemandirian ekonomi rakyat harus dibangun pemerintah. Sejumlah langkah menjadi pekerjaan rumah negara dan dituntut segera diselesaikan.


&quot;Itulah yang benar-benar harus kita lakukan bersama dengan program terpadu sehingga tercipta masyarakat yang mandiri secara ekonomi,&quot; pungkasnya.



Sebelumnya, pemerintah menyiapkan 5 jenis perlindungan sosial. Kelima jenis ini bahkan akan dieksekusi dalam waktu dekat.



Lima program itu, yakni pertama, kartu sembako yang ditujukan kepada 18,8 juta keluarga penerima manfaat ditambah 2 juta keluarga program keluarga harapan (PKH). Stimulus itu nantinya dibarengi dengan pemberian bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia selama dua tahun ini, berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat.  Pemerintah pun telah membuat banyak program untuk mengatasi hal tersebut.
&amp;nbsp;(Baca juga: Dua Kali Ramadan Sunyi karena Pandemi, Anies: Keceriaan Memancar Tahun Ini)
Anggota Komisi VIII DPR Lisda Hendrajoni mendukung kebijakan pemerintah berupa penebalan perlindungan sosial bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan guna meringankan beban mereka.

&quot;Untuk program jangka pendek jelas sangat membantu. Mengingat beberapa tahun belakangan ini menyoal perekonomian terdampak Covid-19, ditambah lagi harga kebutuhan pokok dan pangan banyak yang naik,&quot; ujar Lisda.

Langkah ini kata dia dilakukan pemerintah guna menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian perekonomian dunia akibat pandemi Covid-19 dan kondisi geopolitik yang masih panas di Eropa Timur.


Menurut dia, lima program yang diluncurkan pemerintah dalam strategi ini diharapkan dapat memangkas beban rakyat sekaligus inflasi. Tetapi, pemerintah patut mencari strategi jangka panjang yang berkesinambungan.

&quot;Tetapi, apa yang kita harapkan untuk jangka panjang adalah program kesejahteraan ekonomi masyarakat yang benar-benar mengurangi angka kemiskinan,&quot; tuturnya.

Dia menyatakan, bahwa kemandirian ekonomi rakyat harus dibangun pemerintah. Sejumlah langkah menjadi pekerjaan rumah negara dan dituntut segera diselesaikan.


&quot;Itulah yang benar-benar harus kita lakukan bersama dengan program terpadu sehingga tercipta masyarakat yang mandiri secara ekonomi,&quot; pungkasnya.



Sebelumnya, pemerintah menyiapkan 5 jenis perlindungan sosial. Kelima jenis ini bahkan akan dieksekusi dalam waktu dekat.



Lima program itu, yakni pertama, kartu sembako yang ditujukan kepada 18,8 juta keluarga penerima manfaat ditambah 2 juta keluarga program keluarga harapan (PKH). Stimulus itu nantinya dibarengi dengan pemberian bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng.

</content:encoded></item></channel></rss>
