<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Cak Nun saat Dianggap Bermusuhan dengan Megawati</title><description>Dalam kesempatan itu, Cak Nun buka suara perihal anggapan di media sosial tentang permusuhan dirinya dengan Mega.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/11/337/2576659/cerita-cak-nun-saat-dianggap-bermusuhan-dengan-megawati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/11/337/2576659/cerita-cak-nun-saat-dianggap-bermusuhan-dengan-megawati"/><item><title>Cerita Cak Nun saat Dianggap Bermusuhan dengan Megawati</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/11/337/2576659/cerita-cak-nun-saat-dianggap-bermusuhan-dengan-megawati</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/11/337/2576659/cerita-cak-nun-saat-dianggap-bermusuhan-dengan-megawati</guid><pubDate>Senin 11 April 2022 07:18 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/11/337/2576659/cerita-cak-nun-saat-dianggap-bermusuhan-dengan-megawati-TIeM5LFhIp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: MNC Portal</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/11/337/2576659/cerita-cak-nun-saat-dianggap-bermusuhan-dengan-megawati-TIeM5LFhIp.jpg</image><title>Foto: MNC Portal</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Cendekiawan muslim Indonesia Muhammad Ainun Nadjib atau Cak Nun didapuk menjadi penceramah saat buka bersama di Masjid At-Taufiq Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
&amp;nbsp;(Baca juga: Diundang Megawati Ceramah di Markas Banteng, Cak Nun: Tak Ada Urusan Jilat Menjilat!)
Dalam kesempatan itu, Cak Nun buka suara perihal anggapan di media sosial tentang permusuhan dirinya dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.


&quot;Yang paling saya kagumi acara ini berlangsung karena kebesaran jiwanya Bu Mega,&quot; kata Cak Nun saat sambutan di Masjid At-Taufiq Sekolah Partai PDIP Lenteng Agung, Minggu (10/4/2022).

Hal itu ia ucapkan lantaran di media sosial ada yang mencoba mengadudomba antara Cak Nun dan Megawati. Bukan hanya dengan Megawati, tapi sejumlah tokoh lainnya juga dibuat seolah-olah saling bermusuhan di media sosial.

&quot;Sama setan saya tidak dipermusuhkan. Padahal saya musuhan benar sama setan. Saya dipermusuhkan dengan orang-orang yang saya sayangi dan cintai,&quot; tutur Cak Nun.

Meski di-frammming sedemikian rupa, kehadirannya di acara PDI Perjuangan tersebut, membuktikan bahwa Megawati tak terpengaruh dengan hal semacam itu. Keduanya saling menyayangi sebagai sesama manusia.

&quot;Dan Bu Mega tidak terpengaruh sedikit pun oleh permusuhan itu. Bu Mega tidak punya rasa marah kepada saya, benci kepada saya,&quot; ujar Cak Nun.

Bahkan, undangan untuk datang ke acara PDI Perjuangan ini sudah dikomunikasikan sejak 3 tahun lalu, namun tertunda lantaran pandemi Covid-19. Ia melanjutkan, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sempat datang ke Markas Maiyah yang berada di Yogyakarta hanya untuk menyampaikan keinginan Megawati mengundang ke acara ini.



&quot;Beliau (Hasto Kristiyanto) pernah datang ke Markas Maiyah untuk menyampaikan hajatan Bu Mega,&quot; pungkasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Cendekiawan muslim Indonesia Muhammad Ainun Nadjib atau Cak Nun didapuk menjadi penceramah saat buka bersama di Masjid At-Taufiq Lenteng Agung, Jakarta Selatan.
&amp;nbsp;(Baca juga: Diundang Megawati Ceramah di Markas Banteng, Cak Nun: Tak Ada Urusan Jilat Menjilat!)
Dalam kesempatan itu, Cak Nun buka suara perihal anggapan di media sosial tentang permusuhan dirinya dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.


&quot;Yang paling saya kagumi acara ini berlangsung karena kebesaran jiwanya Bu Mega,&quot; kata Cak Nun saat sambutan di Masjid At-Taufiq Sekolah Partai PDIP Lenteng Agung, Minggu (10/4/2022).

Hal itu ia ucapkan lantaran di media sosial ada yang mencoba mengadudomba antara Cak Nun dan Megawati. Bukan hanya dengan Megawati, tapi sejumlah tokoh lainnya juga dibuat seolah-olah saling bermusuhan di media sosial.

&quot;Sama setan saya tidak dipermusuhkan. Padahal saya musuhan benar sama setan. Saya dipermusuhkan dengan orang-orang yang saya sayangi dan cintai,&quot; tutur Cak Nun.

Meski di-frammming sedemikian rupa, kehadirannya di acara PDI Perjuangan tersebut, membuktikan bahwa Megawati tak terpengaruh dengan hal semacam itu. Keduanya saling menyayangi sebagai sesama manusia.

&quot;Dan Bu Mega tidak terpengaruh sedikit pun oleh permusuhan itu. Bu Mega tidak punya rasa marah kepada saya, benci kepada saya,&quot; ujar Cak Nun.

Bahkan, undangan untuk datang ke acara PDI Perjuangan ini sudah dikomunikasikan sejak 3 tahun lalu, namun tertunda lantaran pandemi Covid-19. Ia melanjutkan, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sempat datang ke Markas Maiyah yang berada di Yogyakarta hanya untuk menyampaikan keinginan Megawati mengundang ke acara ini.



&quot;Beliau (Hasto Kristiyanto) pernah datang ke Markas Maiyah untuk menyampaikan hajatan Bu Mega,&quot; pungkasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
