<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Atasi Banjir, Wali Kota Medan Instruksikan Normalisasi Parit</title><description>Wali Kota Medan, Sumatera Utara, Bobby Nasution menginstruksikan normalisasi parit di Jalan Pasar I Kelurahan Cinta Damai, Medan Helvetia</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/11/608/2576816/atasi-banjir-wali-kota-medan-instruksikan-normalisasi-parit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/11/608/2576816/atasi-banjir-wali-kota-medan-instruksikan-normalisasi-parit"/><item><title>Atasi Banjir, Wali Kota Medan Instruksikan Normalisasi Parit</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/11/608/2576816/atasi-banjir-wali-kota-medan-instruksikan-normalisasi-parit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/11/608/2576816/atasi-banjir-wali-kota-medan-instruksikan-normalisasi-parit</guid><pubDate>Senin 11 April 2022 11:55 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/11/608/2576816/atasi-banjir-wali-kota-medan-instruksikan-normalisasi-parit-dJ4rzT5fNK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wali Kota Medan Bobby Nasution (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/11/608/2576816/atasi-banjir-wali-kota-medan-instruksikan-normalisasi-parit-dJ4rzT5fNK.jpg</image><title>Wali Kota Medan Bobby Nasution (Foto: Okezone)</title></images><description>MEDAN - Wali Kota Medan, Sumatera Utara, Bobby Nasution menginstruksikan normalisasi parit di Jalan Pasar I Kelurahan Cinta Damai, Medan Helvetia guna mengatasi banjir ketika turun hujan lebat.
&quot;Saya minta parit ini secepatnya dinormalisasi untuk mengatasi banjir. Kasihan warga kalau keadaannya begini terus,&quot; terang Bobby di Medan, Ahad.
Kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan, lanjut dia, pihak kecamatan dan kelurahan setempat harus berkolaborasi dalam penanganan parit itu.
BACA JUGA:BNPB: 105 Unit Rumah dan 394 Warga Terdampak Banjir di Kota Medan
Wali kota sudah memastikan parit di wilayah tersebut mengalami pendangkalan dengan meminta seorang petugas Dinas PU Kota Medan mengukur kedalaman parit menggunakan kayu.
&quot;Normalisasi harus sampai parit PJKA (perusahaan jawatan kereta api), karena beberapa foto diserahkan warga, tampak parit PJKA mengalami pendangkalan yang cukup parah,&quot; tegas Bobby.Sarmila, ibu paruh baya di program sapa lingkungan berharap Wali Kota  Medan bisa mengatasi persoalan banjir. &quot;Setiap hujan deras, kawasan  tempat tinggal kami selalu terendam air,&quot; ungkapnya.
Pemicu terjadinya banjir, terang dia, akibat parit yang memisahkan  Perumahan Bumi Asri dan pemukiman penduduk belum pernah dinormalisasi.
&quot;Parit ini menampung buangan air di Jalan Gatot Subroto dan Perumahan  Bumi Asri. Karena dangkal, air parit melimpah dan menggenangi tempat  tinggal kami,&quot; katanya.</description><content:encoded>MEDAN - Wali Kota Medan, Sumatera Utara, Bobby Nasution menginstruksikan normalisasi parit di Jalan Pasar I Kelurahan Cinta Damai, Medan Helvetia guna mengatasi banjir ketika turun hujan lebat.
&quot;Saya minta parit ini secepatnya dinormalisasi untuk mengatasi banjir. Kasihan warga kalau keadaannya begini terus,&quot; terang Bobby di Medan, Ahad.
Kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan, lanjut dia, pihak kecamatan dan kelurahan setempat harus berkolaborasi dalam penanganan parit itu.
BACA JUGA:BNPB: 105 Unit Rumah dan 394 Warga Terdampak Banjir di Kota Medan
Wali kota sudah memastikan parit di wilayah tersebut mengalami pendangkalan dengan meminta seorang petugas Dinas PU Kota Medan mengukur kedalaman parit menggunakan kayu.
&quot;Normalisasi harus sampai parit PJKA (perusahaan jawatan kereta api), karena beberapa foto diserahkan warga, tampak parit PJKA mengalami pendangkalan yang cukup parah,&quot; tegas Bobby.Sarmila, ibu paruh baya di program sapa lingkungan berharap Wali Kota  Medan bisa mengatasi persoalan banjir. &quot;Setiap hujan deras, kawasan  tempat tinggal kami selalu terendam air,&quot; ungkapnya.
Pemicu terjadinya banjir, terang dia, akibat parit yang memisahkan  Perumahan Bumi Asri dan pemukiman penduduk belum pernah dinormalisasi.
&quot;Parit ini menampung buangan air di Jalan Gatot Subroto dan Perumahan  Bumi Asri. Karena dangkal, air parit melimpah dan menggenangi tempat  tinggal kami,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
