<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perindo Minta Penyelenggara Pemilu yang Baru Harus Berintegritas dan Profesional   </title><description>Perindo mengapresiasi atas dilantiknya komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/12/337/2577993/perindo-minta-penyelenggara-pemilu-yang-baru-harus-berintegritas-dan-profesional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/12/337/2577993/perindo-minta-penyelenggara-pemilu-yang-baru-harus-berintegritas-dan-profesional"/><item><title>Perindo Minta Penyelenggara Pemilu yang Baru Harus Berintegritas dan Profesional   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/12/337/2577993/perindo-minta-penyelenggara-pemilu-yang-baru-harus-berintegritas-dan-profesional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/12/337/2577993/perindo-minta-penyelenggara-pemilu-yang-baru-harus-berintegritas-dan-profesional</guid><pubDate>Selasa 12 April 2022 22:09 WIB</pubDate><dc:creator> Muhammad Farhan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/12/337/2577993/perindo-minta-penyelenggara-pemilu-yang-baru-harus-berintegritas-dan-profesional-4eDXQqH7mQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Bidang Organisasi dan Kader DPP Perindo, Yusuf Lakaseng (foto: dok pribadi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/12/337/2577993/perindo-minta-penyelenggara-pemilu-yang-baru-harus-berintegritas-dan-profesional-4eDXQqH7mQ.jpg</image><title>Ketua Bidang Organisasi dan Kader DPP Perindo, Yusuf Lakaseng (foto: dok pribadi)</title></images><description>
JAKARTA - Perindo mengapresiasi atas dilantiknya komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) periode 2022-2027 oleh Presiden Joko Widodo pada Selasa (12/4/2022). Apresiasi Perindo ini ditujukan agar para komisioner tersebut semakin meningkatkan kerja-kerja pengawalan demokrasi yang jujur dan adil (jurdil).

Demikian hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPP Perindo, Yusuf Lakaseng saat menghadiri dialog MNC News bertemakan Tantangan bagi KPU baru pada waktu selepas berbuka puasa tadi (12/4/2022). Yusuf menekankan kinerja KPU dan Bawaslu baru tersebut harus tetap mencerminkan integritas dan profesionalisme sebagai upaya tegaknya pilar demokrasi di Indonesia.

&quot;KPU dan Bawaslu harus bekerja dengan integritas yang tinggi dan penuh profesional,&quot; tutur Yusuf menjelaskan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Harapan Perindo kepada Penyelenggara Pemilu 2022-2027
Yusuf juga menambahkan, kinerja yang profesional dan berintegritas tersebut pada aspek-aspek keadilan dan kemandirian bagi semua peserta pemilu, khususnya partai-partai yang nantinya berkontestasi pada pemilu serentak di 2024 mendatang.

&quot;Mereka harus melayani dengan standar yang sama bagi semua partai politik untuk mewujudkan pemilu jujur dan adil,&quot; ujar Ketua Bidang Organisasi dan Kader Partai Perindo tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ditanya Peluang Kolaborasi dengan AHY di Pemilu 2024, Ridwan Kamil: Doakan Saja
Selain Yusuf Lakaseng, tampak narasumber lainnya yang turut hadir memberikan tanggapan dalam dialog MNC News TV tersebut. Narasumber lainnya yang turut menyampaikan pendapat ialah Koordinatior Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (Kornas JPPR), Nurlia Dian Paramita.

Mita berharap komisioner penyelenggara pemilu yang baru dapat memperbaiki tahapan pemilu yang lebih mandiri dan hasil pemilu yang akurat. Dalam hal keakuratan hasil pemilu serentak 2023 nanti, Mita menilai permasalahan ini selalu terjadi pada setiap penyelenggaraan pemilu.

&quot;Keakuratan hasil pemilu disini merupakan tantangan yang terjadi tiap penyelenggaraan pemilu. Hal ini terindikasi dalam hal data pemilih tetap (DPT), penggunaan hak pilih yang tepat guna kemudian hasil pemilu yang masih belum bisa diketahui secara real time. Ini menjadi PR besar bagi KPU dan Bawaslu kedepannya,&quot; ujar Mita menuturkan.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Perindo mengapresiasi atas dilantiknya komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) periode 2022-2027 oleh Presiden Joko Widodo pada Selasa (12/4/2022). Apresiasi Perindo ini ditujukan agar para komisioner tersebut semakin meningkatkan kerja-kerja pengawalan demokrasi yang jujur dan adil (jurdil).

Demikian hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPP Perindo, Yusuf Lakaseng saat menghadiri dialog MNC News bertemakan Tantangan bagi KPU baru pada waktu selepas berbuka puasa tadi (12/4/2022). Yusuf menekankan kinerja KPU dan Bawaslu baru tersebut harus tetap mencerminkan integritas dan profesionalisme sebagai upaya tegaknya pilar demokrasi di Indonesia.

&quot;KPU dan Bawaslu harus bekerja dengan integritas yang tinggi dan penuh profesional,&quot; tutur Yusuf menjelaskan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Harapan Perindo kepada Penyelenggara Pemilu 2022-2027
Yusuf juga menambahkan, kinerja yang profesional dan berintegritas tersebut pada aspek-aspek keadilan dan kemandirian bagi semua peserta pemilu, khususnya partai-partai yang nantinya berkontestasi pada pemilu serentak di 2024 mendatang.

&quot;Mereka harus melayani dengan standar yang sama bagi semua partai politik untuk mewujudkan pemilu jujur dan adil,&quot; ujar Ketua Bidang Organisasi dan Kader Partai Perindo tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Ditanya Peluang Kolaborasi dengan AHY di Pemilu 2024, Ridwan Kamil: Doakan Saja
Selain Yusuf Lakaseng, tampak narasumber lainnya yang turut hadir memberikan tanggapan dalam dialog MNC News TV tersebut. Narasumber lainnya yang turut menyampaikan pendapat ialah Koordinatior Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (Kornas JPPR), Nurlia Dian Paramita.

Mita berharap komisioner penyelenggara pemilu yang baru dapat memperbaiki tahapan pemilu yang lebih mandiri dan hasil pemilu yang akurat. Dalam hal keakuratan hasil pemilu serentak 2023 nanti, Mita menilai permasalahan ini selalu terjadi pada setiap penyelenggaraan pemilu.

&quot;Keakuratan hasil pemilu disini merupakan tantangan yang terjadi tiap penyelenggaraan pemilu. Hal ini terindikasi dalam hal data pemilih tetap (DPT), penggunaan hak pilih yang tepat guna kemudian hasil pemilu yang masih belum bisa diketahui secara real time. Ini menjadi PR besar bagi KPU dan Bawaslu kedepannya,&quot; ujar Mita menuturkan.
</content:encoded></item></channel></rss>
