<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Melayat ke Rumah Duka 18 Korban Meninggal Kecelakaan, Pangdam XVIII/Kasuari Berbela Sungkawa</title><description>Mayjen TNI Gabriel Lema, melayat kerumah duka keluarga dari 18 korban meninggal dunia atas akibat lakalantas tunggal truk.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/14/337/2578974/melayat-ke-rumah-duka-18-korban-meninggal-kecelakaan-pangdam-xviii-kasuari-berbela-sungkawa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/14/337/2578974/melayat-ke-rumah-duka-18-korban-meninggal-kecelakaan-pangdam-xviii-kasuari-berbela-sungkawa"/><item><title>Melayat ke Rumah Duka 18 Korban Meninggal Kecelakaan, Pangdam XVIII/Kasuari Berbela Sungkawa</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/14/337/2578974/melayat-ke-rumah-duka-18-korban-meninggal-kecelakaan-pangdam-xviii-kasuari-berbela-sungkawa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/14/337/2578974/melayat-ke-rumah-duka-18-korban-meninggal-kecelakaan-pangdam-xviii-kasuari-berbela-sungkawa</guid><pubDate>Kamis 14 April 2022 12:43 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/14/337/2578974/pangdam-xviii-kasuari-melayat-kerumah-duka-18-korban-meninggal-kecelakaan-di-papua-barat-g83msI4IBW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Gabriel Lema (Foto : MPI/Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/14/337/2578974/pangdam-xviii-kasuari-melayat-kerumah-duka-18-korban-meninggal-kecelakaan-di-papua-barat-g83msI4IBW.jpg</image><title>Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Gabriel Lema (Foto : MPI/Istimewa)</title></images><description>MANOKWARI - Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Gabriel Lema, melayat kerumah duka keluarga dari 18 korban meninggal dunia atas akibat lakalantas tunggal truk terbuka yang bermuatan 29 penumpang  di Kilometer 10 jalan Trans Manokwari &amp;ndash; Pegunungan Arfak pada Rabu dini hari.
Korban yang meninggal disemayamkan di rumah keluarganya yakni di Kampung Soribo, Manokwari, Papua Barat, Rabu 13 April 2022.
Pangdam menyampaikan ikut belasungkawa atas meninggalnya 18 korban lakalantas kepada anggota keluarga untuk tabah dan sabar dengan cobaan yang terjadi.
Dari data yang diperoleh, 18 korban kecelakaan truk  merupakan masyarakat yang berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menurut Kepala Suku Flobomora Nusa Tenggara Timur di Papua Barat Clinton Tali, para korban yang meninggal dunia sebagian besar merupakan warganya. Para korban ini berasal dari Suku Maumere NTT, Suku Belu di Atambua, dan Suku Marasi NTT.
BACA JUGA:Identitas Lengkap 16 Korban Tewas Kecelakaan Truk Penambang Emas di Papua
Sebanyak 18 orang yang meninggal ini terdiri dari 16 orang berjenis kelamin laki-laki, 1 orang perempuan, 1 balita sementara luka berat 10 orang, laki-laki 9 orang, perempuan 1 orang dan luka ringan 6 orang. Kecelakaan tunggal Lakalantas tersebut diduga akibat truk kelebihan muatan sehingga menyebabkan rem blong.
Rencananya, pagi ini 18 jenazah akan diberangkatkan ke NTT menggunakan pesawat Lion Air.</description><content:encoded>MANOKWARI - Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Gabriel Lema, melayat kerumah duka keluarga dari 18 korban meninggal dunia atas akibat lakalantas tunggal truk terbuka yang bermuatan 29 penumpang  di Kilometer 10 jalan Trans Manokwari &amp;ndash; Pegunungan Arfak pada Rabu dini hari.
Korban yang meninggal disemayamkan di rumah keluarganya yakni di Kampung Soribo, Manokwari, Papua Barat, Rabu 13 April 2022.
Pangdam menyampaikan ikut belasungkawa atas meninggalnya 18 korban lakalantas kepada anggota keluarga untuk tabah dan sabar dengan cobaan yang terjadi.
Dari data yang diperoleh, 18 korban kecelakaan truk  merupakan masyarakat yang berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Menurut Kepala Suku Flobomora Nusa Tenggara Timur di Papua Barat Clinton Tali, para korban yang meninggal dunia sebagian besar merupakan warganya. Para korban ini berasal dari Suku Maumere NTT, Suku Belu di Atambua, dan Suku Marasi NTT.
BACA JUGA:Identitas Lengkap 16 Korban Tewas Kecelakaan Truk Penambang Emas di Papua
Sebanyak 18 orang yang meninggal ini terdiri dari 16 orang berjenis kelamin laki-laki, 1 orang perempuan, 1 balita sementara luka berat 10 orang, laki-laki 9 orang, perempuan 1 orang dan luka ringan 6 orang. Kecelakaan tunggal Lakalantas tersebut diduga akibat truk kelebihan muatan sehingga menyebabkan rem blong.
Rencananya, pagi ini 18 jenazah akan diberangkatkan ke NTT menggunakan pesawat Lion Air.</content:encoded></item></channel></rss>
