<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sebanyak 81 PMKS di Jakbar Terjaring Operasi Petugas   </title><description>Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat sudah menjaring 81 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/15/338/2579421/sebanyak-81-pmks-di-jakbar-terjaring-operasi-petugas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/15/338/2579421/sebanyak-81-pmks-di-jakbar-terjaring-operasi-petugas"/><item><title>Sebanyak 81 PMKS di Jakbar Terjaring Operasi Petugas   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/15/338/2579421/sebanyak-81-pmks-di-jakbar-terjaring-operasi-petugas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/15/338/2579421/sebanyak-81-pmks-di-jakbar-terjaring-operasi-petugas</guid><pubDate>Jum'at 15 April 2022 07:14 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/15/338/2579421/sebanyak-81-pmks-di-jakbar-terjaring-operasi-petugas-X2dIkiTNhr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/15/338/2579421/sebanyak-81-pmks-di-jakbar-terjaring-operasi-petugas-X2dIkiTNhr.jpg</image><title>Illustrasi (foto: dok Okezone)</title></images><description>
JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat sudah menjaring 81 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) hingga minggu kedua bulan ramadan. Puluhan PMKS tersebut saat ini telah dimasukkan ke Panti Sosial untuk pembinaan.

&quot;Kita sudah jaring 81 orang PMKS. Sekarang sudah berada di Panti Sosial,&quot; kata Kepala Suku Dinas Sosial, Suprapto.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Puluhan PMKS di Jakpus Digaruk Anggota Satpol PP dari Jalanan
Suprapto menjelaskan, puluhan PMKS itu terjaring dalam operasi gabungan yang dijalankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Suku Dinas Sosial Jakarta Barat. Operasi ini sengaja dibentuk guna mengantisipasi lonjakan pengemis yang kerap terjadi menjelang bulan Ramadan.

Suprapto mengatakan, mayoritas PMKS ditangkap ituberasal dari kecamatan Grogol Petamburan. &quot;Paling banyak dari Gropet (Grogol Petamburan),&quot; kata dia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Seorang PMKS di Jaksel Terbaring Sakit di Bangku Jalan, Petugas Berpakaian APD Lakukan Evakuasi
Nantinya, PMKS tersebut akan menjalani pembinaan selama satu tahun di Panti Sosial. Di sana mereka akan mendapatkan pelatihan kerja seperti belajar memasak hingga menjahit.

Hal tersebut dilakukan agar para penghuni panti asuhan bisa mendapatkan kemampuan untuk bekerja bahkan berwirausaha. Dengan upaya tersebut, Suprapto berharap para PMKS yang sudah dijaring tidak akan mengulangi profesinya kembali.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat sudah menjaring 81 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) hingga minggu kedua bulan ramadan. Puluhan PMKS tersebut saat ini telah dimasukkan ke Panti Sosial untuk pembinaan.

&quot;Kita sudah jaring 81 orang PMKS. Sekarang sudah berada di Panti Sosial,&quot; kata Kepala Suku Dinas Sosial, Suprapto.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Puluhan PMKS di Jakpus Digaruk Anggota Satpol PP dari Jalanan
Suprapto menjelaskan, puluhan PMKS itu terjaring dalam operasi gabungan yang dijalankan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Suku Dinas Sosial Jakarta Barat. Operasi ini sengaja dibentuk guna mengantisipasi lonjakan pengemis yang kerap terjadi menjelang bulan Ramadan.

Suprapto mengatakan, mayoritas PMKS ditangkap ituberasal dari kecamatan Grogol Petamburan. &quot;Paling banyak dari Gropet (Grogol Petamburan),&quot; kata dia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Seorang PMKS di Jaksel Terbaring Sakit di Bangku Jalan, Petugas Berpakaian APD Lakukan Evakuasi
Nantinya, PMKS tersebut akan menjalani pembinaan selama satu tahun di Panti Sosial. Di sana mereka akan mendapatkan pelatihan kerja seperti belajar memasak hingga menjahit.

Hal tersebut dilakukan agar para penghuni panti asuhan bisa mendapatkan kemampuan untuk bekerja bahkan berwirausaha. Dengan upaya tersebut, Suprapto berharap para PMKS yang sudah dijaring tidak akan mengulangi profesinya kembali.
</content:encoded></item></channel></rss>
