<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harimau Masuk Permukiman dan Diduga Serang Ternak Warga Simalungun</title><description>Harimau diduga masuk ke permukiman dan menyerang hewan ternak warga di Simalungun, Sumut.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/15/608/2579339/harimau-masuk-permukiman-dan-diduga-serang-ternak-warga-simalungun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/15/608/2579339/harimau-masuk-permukiman-dan-diduga-serang-ternak-warga-simalungun"/><item><title>Harimau Masuk Permukiman dan Diduga Serang Ternak Warga Simalungun</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/15/608/2579339/harimau-masuk-permukiman-dan-diduga-serang-ternak-warga-simalungun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/15/608/2579339/harimau-masuk-permukiman-dan-diduga-serang-ternak-warga-simalungun</guid><pubDate>Jum'at 15 April 2022 01:07 WIB</pubDate><dc:creator>Ricky Fernando Hutapea</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/14/608/2579339/harimau-masuk-permukiman-dan-diduga-serang-ternak-warga-simalungun-57B0HMJvo4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petugas BPBD Simalungun bersama BKSDA Sumut turun ke lokasi diduga ternak diserang harimau. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/14/608/2579339/harimau-masuk-permukiman-dan-diduga-serang-ternak-warga-simalungun-57B0HMJvo4.jpg</image><title>Petugas BPBD Simalungun bersama BKSDA Sumut turun ke lokasi diduga ternak diserang harimau. </title></images><description>SIMALUNGUN - Warga Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, resah dengan serangan diduga harimau terhadap hewan ternak, Kamis (14/4/2022).

Informasi yang diperoleh, warga Desa Bah Birong Ulu, Jorlang Hataran mendapati luka robek di punggung ternak lembunya serta jejak kaki harimau.

Sekretaris Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Simalungun, Manaor Silalahi mengatakan, pihaknya telah berkordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Utara (Sumut) untuk memastikan dan menangkap harimau yang diduga menyerang ternak tersebut.

&quot;Dari jejak yang ditemukan di lokasi ditemukannya ternak lembu yang mengalami luka di punggungnya memang ada jejak kaki harimau. Saat ini bersma BKSDA sudah dilakukan langkah-langkah untuk mencari dan menangkap hewan yang menyerang ternak warga di Jorlang Hataran,&quot; ujar Manaor, Kamis (14/4/2022).

BACA JUGA:Masuk Permukiman dan Tewaskan Warga, Harimau di Bengkalis Akan Dievakuasi

Dia menambahkan, wilayah ternak yang diduga diserang harimau memang berdekatan dengan kawasan hutan Aek Nauli, yang memang masih terdapat binatang buas.
</description><content:encoded>SIMALUNGUN - Warga Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, resah dengan serangan diduga harimau terhadap hewan ternak, Kamis (14/4/2022).

Informasi yang diperoleh, warga Desa Bah Birong Ulu, Jorlang Hataran mendapati luka robek di punggung ternak lembunya serta jejak kaki harimau.

Sekretaris Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Simalungun, Manaor Silalahi mengatakan, pihaknya telah berkordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Utara (Sumut) untuk memastikan dan menangkap harimau yang diduga menyerang ternak tersebut.

&quot;Dari jejak yang ditemukan di lokasi ditemukannya ternak lembu yang mengalami luka di punggungnya memang ada jejak kaki harimau. Saat ini bersma BKSDA sudah dilakukan langkah-langkah untuk mencari dan menangkap hewan yang menyerang ternak warga di Jorlang Hataran,&quot; ujar Manaor, Kamis (14/4/2022).

BACA JUGA:Masuk Permukiman dan Tewaskan Warga, Harimau di Bengkalis Akan Dievakuasi

Dia menambahkan, wilayah ternak yang diduga diserang harimau memang berdekatan dengan kawasan hutan Aek Nauli, yang memang masih terdapat binatang buas.
</content:encoded></item></channel></rss>
