<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapolri : Kasus Korban Begal Jadi Tersangka di NTB Akan Kedepankan Asas Keadilan</title><description>Kapolri mengatakan, dalam gelar perkara tersebut, Polda NTB mengedepankan asas proporsional, legalitas, akuntabilitas, dan nesesitas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/16/337/2580063/kapolri-kasus-korban-begal-jadi-tersangka-di-ntb-akan-kedepankan-asas-keadilan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/16/337/2580063/kapolri-kasus-korban-begal-jadi-tersangka-di-ntb-akan-kedepankan-asas-keadilan"/><item><title>Kapolri : Kasus Korban Begal Jadi Tersangka di NTB Akan Kedepankan Asas Keadilan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/16/337/2580063/kapolri-kasus-korban-begal-jadi-tersangka-di-ntb-akan-kedepankan-asas-keadilan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/16/337/2580063/kapolri-kasus-korban-begal-jadi-tersangka-di-ntb-akan-kedepankan-asas-keadilan</guid><pubDate>Sabtu 16 April 2022 16:18 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/16/337/2580063/kapolri-kasus-korban-begal-jadi-tersangka-di-ntb-akan-kedepankan-asas-keadilan-o6APKjZ6oZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolri Jenderal Listyo Sigit (Foto : Polri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/16/337/2580063/kapolri-kasus-korban-begal-jadi-tersangka-di-ntb-akan-kedepankan-asas-keadilan-o6APKjZ6oZ.jpg</image><title>Kapolri Jenderal Listyo Sigit (Foto : Polri)</title></images><description>JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, Kapolda NTB Irjen Djoko Purwanto telah melakukan gelar perkara terkait korban begal dijadikan tersangka.

Menurut Sigit, dalam proses gelar perkara tersebut, Polda NTB mengedepankan asas proporsional, legalitas, akuntabilitas, dan nesesitas.

&quot;Sehingga rasa keadilan dan kemanfaatan hukum betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat,&quot; kata Sigit dalam akun Instagram resminya @listyosigitprabowo sebagaimana dilansir, Sabtu (16/4/2022).

Terkait kasus itu, kata Sigit, pihak Polda NTB akan menyampaikan proses hukum selanjutnya dalam konferensi pers resmi yang akan dilaksanakan.

BACA JUGA:Kabareskrim Minta Kapolda NTB Gandeng Tokoh Putuskan Kasus Pembunuh Begal Jadi Tersangka

&quot;Kapolda NTB telah melaksanakan gelar perkara dan akan segera melakukan press release terkait perkara saudara Amaq Sinta untuk memberikan kepastian hukum,&quot; ujar Sigit.

Diketahui, Murtede alias Amaq Sinta (34) bisa menghirup napas laga setelah kembali dengan keluarganya di Dusun Matek Maling, Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat setelah mendapat penangguhan penahanan dari penyidik Polres setempat.

Sebelumnya, jajaran Satreskrim Polres Lombok Tengah, menetapkan dia menjadi tersangka dalam dugaan kasus dua begal yang tewas bersimbah darah di jalan raya Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur.
</description><content:encoded>JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, Kapolda NTB Irjen Djoko Purwanto telah melakukan gelar perkara terkait korban begal dijadikan tersangka.

Menurut Sigit, dalam proses gelar perkara tersebut, Polda NTB mengedepankan asas proporsional, legalitas, akuntabilitas, dan nesesitas.

&quot;Sehingga rasa keadilan dan kemanfaatan hukum betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat,&quot; kata Sigit dalam akun Instagram resminya @listyosigitprabowo sebagaimana dilansir, Sabtu (16/4/2022).

Terkait kasus itu, kata Sigit, pihak Polda NTB akan menyampaikan proses hukum selanjutnya dalam konferensi pers resmi yang akan dilaksanakan.

BACA JUGA:Kabareskrim Minta Kapolda NTB Gandeng Tokoh Putuskan Kasus Pembunuh Begal Jadi Tersangka

&quot;Kapolda NTB telah melaksanakan gelar perkara dan akan segera melakukan press release terkait perkara saudara Amaq Sinta untuk memberikan kepastian hukum,&quot; ujar Sigit.

Diketahui, Murtede alias Amaq Sinta (34) bisa menghirup napas laga setelah kembali dengan keluarganya di Dusun Matek Maling, Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat setelah mendapat penangguhan penahanan dari penyidik Polres setempat.

Sebelumnya, jajaran Satreskrim Polres Lombok Tengah, menetapkan dia menjadi tersangka dalam dugaan kasus dua begal yang tewas bersimbah darah di jalan raya Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur.
</content:encoded></item></channel></rss>
