<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Selalu Kalah Perang, Ini Alasan Prajurit Majapahit Keteteran Hadapi Pasukan Kediri</title><description>Pangeran Jimbun memberi saran kepada Prabu Brawijaya Vuntuk mengalahkan pasukan Kediri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/18/337/2580464/selalu-kalah-perang-ini-alasan-prajurit-majapahit-keteteran-hadapi-pasukan-kediri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/18/337/2580464/selalu-kalah-perang-ini-alasan-prajurit-majapahit-keteteran-hadapi-pasukan-kediri"/><item><title>Selalu Kalah Perang, Ini Alasan Prajurit Majapahit Keteteran Hadapi Pasukan Kediri</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/18/337/2580464/selalu-kalah-perang-ini-alasan-prajurit-majapahit-keteteran-hadapi-pasukan-kediri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/18/337/2580464/selalu-kalah-perang-ini-alasan-prajurit-majapahit-keteteran-hadapi-pasukan-kediri</guid><pubDate>Senin 18 April 2022 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Aulia Oktavia Rengganis</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/17/337/2580464/selalu-kalah-perang-ini-alasan-prajurit-majapahit-keteteran-hadapi-pasukan-kediri-eekAIu1cd9.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/17/337/2580464/selalu-kalah-perang-ini-alasan-prajurit-majapahit-keteteran-hadapi-pasukan-kediri-eekAIu1cd9.jpeg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pertempuran antara Majapahit dan Kediri selalu berujung pada kekalahan Majapahit. Siasat perang kubu Kediri yang ditempuh Prabu Girindrawardhana, yakni menyerang lalu mundur berulang-ulang, ternyata sangat melemahkan mental prajurit Majapahit.
Maka dari itu, Pangeran Jimbun, putra Prabu Brawijaya V, angkat suara terkait usulannya untuk menguatkan para prajurit Majapahit dalam menghadapi serangan Kediri.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Ketika Raja Majapahit Hadiahi Pangeran Jimbun Tanah di Hutan Glagah Wangi&amp;nbsp;
Pangeran Jimbun mengatakan, serangan Prabu Girindrawardhana harus dihadapi secara menyeluruh dengan mengerahkan semua prajurit. Semangat prajurit Majapahit harus dibangkitkan untuk menghadapi serangan Kediri.
Usulan Pangeran Jimbun itu disambut dengan antusias oleh Prabu Brawijaya V. Pangeran Jimbun segera mengumpulkan para prajurit Majapahit untuk digembleng dan dibakar semangatnya.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Mudik Lebaran Ngetren di Era 70-an, Sudah Ada Sejak Zaman Majapahit?

Pangeran Jimbun menggembleng semangat para prajurit Majapahit dengan cara mengadakan kegiatan ekstra, yaitu latihan perang setiap harinya secara bergiliran. Mereka, para prajurit itu kini tak lagi kendur semangatnya. Justru sebaliknya, mereka semakin bertambah optimistis bahwa mereka dapat menghadapi serangan prajurit Kediri.
Jika dipikir-pikir jumlah prajurit Majapahit, apalagi ditambah dengan para prajurit dari kadipaten kadipaten, sebenarnya jumlah mereka lebih besar daripada prajurit Kediri.Namun, yang mengherankan, mengapa setiap kali pertempuran, prajurit Majapahit selalu keteteran? Banyak korban berjatuhan, sedang yang lainnya mengalami luka-luka.
Itulah sebabnya, Pangeran Jimbun sejak awal kedatangannya telah memprediksi bahwa kekalahan Majapahit dari Kediri tentu disebabkan soal lemahnya semangat para prajurit. Tidak ada alasan yang kuat, mengapa prajurit Majapahit mengalami kekalahan dari Kediri.
Tentu, bukan karena kekurangan prajurit sebab jumlah prajurit Majapahit lebih besar daripada jumlah prajurit Kediri.</description><content:encoded>JAKARTA - Pertempuran antara Majapahit dan Kediri selalu berujung pada kekalahan Majapahit. Siasat perang kubu Kediri yang ditempuh Prabu Girindrawardhana, yakni menyerang lalu mundur berulang-ulang, ternyata sangat melemahkan mental prajurit Majapahit.
Maka dari itu, Pangeran Jimbun, putra Prabu Brawijaya V, angkat suara terkait usulannya untuk menguatkan para prajurit Majapahit dalam menghadapi serangan Kediri.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Ketika Raja Majapahit Hadiahi Pangeran Jimbun Tanah di Hutan Glagah Wangi&amp;nbsp;
Pangeran Jimbun mengatakan, serangan Prabu Girindrawardhana harus dihadapi secara menyeluruh dengan mengerahkan semua prajurit. Semangat prajurit Majapahit harus dibangkitkan untuk menghadapi serangan Kediri.
Usulan Pangeran Jimbun itu disambut dengan antusias oleh Prabu Brawijaya V. Pangeran Jimbun segera mengumpulkan para prajurit Majapahit untuk digembleng dan dibakar semangatnya.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Mudik Lebaran Ngetren di Era 70-an, Sudah Ada Sejak Zaman Majapahit?

Pangeran Jimbun menggembleng semangat para prajurit Majapahit dengan cara mengadakan kegiatan ekstra, yaitu latihan perang setiap harinya secara bergiliran. Mereka, para prajurit itu kini tak lagi kendur semangatnya. Justru sebaliknya, mereka semakin bertambah optimistis bahwa mereka dapat menghadapi serangan prajurit Kediri.
Jika dipikir-pikir jumlah prajurit Majapahit, apalagi ditambah dengan para prajurit dari kadipaten kadipaten, sebenarnya jumlah mereka lebih besar daripada prajurit Kediri.Namun, yang mengherankan, mengapa setiap kali pertempuran, prajurit Majapahit selalu keteteran? Banyak korban berjatuhan, sedang yang lainnya mengalami luka-luka.
Itulah sebabnya, Pangeran Jimbun sejak awal kedatangannya telah memprediksi bahwa kekalahan Majapahit dari Kediri tentu disebabkan soal lemahnya semangat para prajurit. Tidak ada alasan yang kuat, mengapa prajurit Majapahit mengalami kekalahan dari Kediri.
Tentu, bukan karena kekurangan prajurit sebab jumlah prajurit Majapahit lebih besar daripada jumlah prajurit Kediri.</content:encoded></item></channel></rss>
