<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puncak Arus Mudik di Terminal Kalideres Diprediksi Sebanyak 3.500 Pemudik</title><description>Terminal Bus Kalideres mengalami penurunan jumlah penumpang yang signifikan semenjak pandemi Covid-19 melanda.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/18/338/2580536/puncak-arus-mudik-di-terminal-kalideres-diprediksi-sebanyak-3-500-pemudik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/18/338/2580536/puncak-arus-mudik-di-terminal-kalideres-diprediksi-sebanyak-3-500-pemudik"/><item><title>Puncak Arus Mudik di Terminal Kalideres Diprediksi Sebanyak 3.500 Pemudik</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/18/338/2580536/puncak-arus-mudik-di-terminal-kalideres-diprediksi-sebanyak-3-500-pemudik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/18/338/2580536/puncak-arus-mudik-di-terminal-kalideres-diprediksi-sebanyak-3-500-pemudik</guid><pubDate>Senin 18 April 2022 02:32 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/18/338/2580536/puncak-arus-mudik-di-terminal-kalideres-diprediksi-sebanyak-3-500-pemudik-PGKX74ht76.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/18/338/2580536/puncak-arus-mudik-di-terminal-kalideres-diprediksi-sebanyak-3-500-pemudik-PGKX74ht76.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : MPI)</title></images><description>JAKARTA -Terminal Bus Kalideres mengalami penurunan jumlah penumpang yang signifikan semenjak pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Saat pandemi menyerang, jumlah penumpang yang menggunakan Terminal Kalideres hanya berkisar di bawah 100 orang per hari.

Namun, Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen menyatakan secara bertahap jumlah penumpang di terminal yang berada di Jakarta Barat itu mengalami peningkatan. Secara rata-rata jumlah penumpang yang melakukan transit di Terminal Kalideres lebih dari 100 penumpang setiap harinya.

&quot;Sekarang hampir 150 (penumpang per hari),&quot; kata Revi kepada tim MNC Portal, Minggu (17/4/2022).

Revi menjelaskan, saat arus mudik 2019 sebelum adanya pandemi Covid-19, Terminal Bus Kalideres melayani hingga 7.000 penumpang saat puncak arus mudik terjadi. Namun ia memperkirakan, jumlah itu akan turun pada puncak arus mudik tahun ini.

&quot;Paling separuhnya, 3.500 (hari puncak arus mudik), h-7 paling 200 orang,&quot; ungkap Revi.

Ia menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan jumlah pemudik di tempat yang ia pimpin. Menurutnya, masyarakat saat ini sudah banyak berpindah moda transportasi umum ke kendaraan pribadi.

BACA JUGA:Mengapa Harga Tiket Bus Naik Tiap Musim Mudik Lebaran?

Selain itu, mereka juga beralih ke jasa penyedia travel yang lebih mudah dalam metode pemesanannya.

&quot;Semenjak pandemi itu (peralihan pilihan moda transportasi mudik),&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA -Terminal Bus Kalideres mengalami penurunan jumlah penumpang yang signifikan semenjak pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Saat pandemi menyerang, jumlah penumpang yang menggunakan Terminal Kalideres hanya berkisar di bawah 100 orang per hari.

Namun, Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen menyatakan secara bertahap jumlah penumpang di terminal yang berada di Jakarta Barat itu mengalami peningkatan. Secara rata-rata jumlah penumpang yang melakukan transit di Terminal Kalideres lebih dari 100 penumpang setiap harinya.

&quot;Sekarang hampir 150 (penumpang per hari),&quot; kata Revi kepada tim MNC Portal, Minggu (17/4/2022).

Revi menjelaskan, saat arus mudik 2019 sebelum adanya pandemi Covid-19, Terminal Bus Kalideres melayani hingga 7.000 penumpang saat puncak arus mudik terjadi. Namun ia memperkirakan, jumlah itu akan turun pada puncak arus mudik tahun ini.

&quot;Paling separuhnya, 3.500 (hari puncak arus mudik), h-7 paling 200 orang,&quot; ungkap Revi.

Ia menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi penurunan jumlah pemudik di tempat yang ia pimpin. Menurutnya, masyarakat saat ini sudah banyak berpindah moda transportasi umum ke kendaraan pribadi.

BACA JUGA:Mengapa Harga Tiket Bus Naik Tiap Musim Mudik Lebaran?

Selain itu, mereka juga beralih ke jasa penyedia travel yang lebih mudah dalam metode pemesanannya.

&quot;Semenjak pandemi itu (peralihan pilihan moda transportasi mudik),&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
