<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Vaksinasi Covid-19 Mobile di Kalteng Diprioritaskan untuk Lansia</title><description>Prioritas vaksinasi jemput bola di beberapa desa dan kelurahan di Kabupaten Katingan ini adalah kelompok lansia dan pra lansia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/18/340/2580547/vaksinasi-covid-19-mobile-di-kalteng-diprioritaskan-untuk-lansia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/18/340/2580547/vaksinasi-covid-19-mobile-di-kalteng-diprioritaskan-untuk-lansia"/><item><title>Vaksinasi Covid-19 Mobile di Kalteng Diprioritaskan untuk Lansia</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/18/340/2580547/vaksinasi-covid-19-mobile-di-kalteng-diprioritaskan-untuk-lansia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/18/340/2580547/vaksinasi-covid-19-mobile-di-kalteng-diprioritaskan-untuk-lansia</guid><pubDate>Senin 18 April 2022 02:25 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/18/340/2580547/vaksinasi-covid-19-mobile-di-kalteng-diprioritaskan-untuk-lansia-YHa6JJFOry.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Vaksinasi COvid-19 untuk lansia (Foto : Okezone.com/Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/18/340/2580547/vaksinasi-covid-19-mobile-di-kalteng-diprioritaskan-untuk-lansia-YHa6JJFOry.jpg</image><title>Vaksinasi COvid-19 untuk lansia (Foto : Okezone.com/Istimewa)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Badan Intelijen Negara Daerah Kalimantan Tengah (Binda Kalteng) menggencarkan  vaksinasi di bulan Puasa. Dengan strategi vaksinasi Covid-19 dari jemput bola, Tim Mobile Binda Kalteng  mendatangi sejumlah desa dan kelurahan   di Kabupaten Katingan untuk memberikan layanan vaksinasi massal hingga malam hari kepada masyarakat. Dosis yang diberikan sesuai status masing-masing; baik dosis primer maupun booster.

Kepala Binda (Kabinda) Kalteng, Brigjen TNI Sinyo, mengatakan, di antara peserta termasuk kelompok lansia dan pra-lansia yang tergolong rentan akan infeksi Covid-19. Mereka termasuk prioritas mendapatkan vaksinasi hingga dosis booster.

Kegiatan vaksinasi jemput bola hingga malam hari yang digelar Binda Kalteng ini merupakan hasil kerjasama dengan Puskesmas Kabupaten Katingan.

&amp;ldquo;Prioritas vaksinasi jemput bola di beberapa desa dan kelurahan di Kabupaten Katingan ini adalah kelompok lansia dan pra lansia. Meski demikian, semua warga masyarakat yang sudah waktunya untuk vaksinasi juga kita himbau untuk datang,&amp;rdquo; kata Sinyo, Minggu  (17/4/2022).

Diungkapkan Sinyo, metode jemput bola efektif dilakukan pada bulan puasa untuk percepatan realisasi vaksinasi serta membantu  masyarakat yang tidak dapat menuju lokasi vaksin karena terkendala penyakit dan kendala lain yang mereka dimiliki.

&amp;ldquo;Serbuan vaksin jemput bola sangat efektif untuk meningkatkan capaian target yang telah ditentukan pemerintah. Di samping itu sistem jemput bola ini juga  memudahkan masyarakat untuk mendapatkan vaksin di waktu dan tempat yang sesuai dengan kesibukan mereka,&amp;rdquo; terangnya.

&amp;ldquo;Apalagi menjelang Lebaran, kita harus menjaga seluruh anggota keluarga dari Covid-19, terutama kelompok lansia yang lebih rentan,&amp;rdquo; sambungnya.

BACA JUGA:Kejar Target, Vaksinasi Booster Digelar Malam Hari Usai Sholat Tarawih di Papua

Lebih lanjut Sinyo menambahkan, untuk realisasi vaksinasi yang dilaksanakan Binda Kalteng selama 1-16 April 2022 telah mencapai 65.685 orang atau 42,38 persen dari target bulanan 155.000 dosis.

Dalam target ini juga termasuk warga lainnya yang belum sempat mendapatkan layanan vaksinasi diakibatkan faktor kesibukan pekerjaan sehari-hari dan terbatasnya fasilitas kesehatan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Badan Intelijen Negara Daerah Kalimantan Tengah (Binda Kalteng) menggencarkan  vaksinasi di bulan Puasa. Dengan strategi vaksinasi Covid-19 dari jemput bola, Tim Mobile Binda Kalteng  mendatangi sejumlah desa dan kelurahan   di Kabupaten Katingan untuk memberikan layanan vaksinasi massal hingga malam hari kepada masyarakat. Dosis yang diberikan sesuai status masing-masing; baik dosis primer maupun booster.

Kepala Binda (Kabinda) Kalteng, Brigjen TNI Sinyo, mengatakan, di antara peserta termasuk kelompok lansia dan pra-lansia yang tergolong rentan akan infeksi Covid-19. Mereka termasuk prioritas mendapatkan vaksinasi hingga dosis booster.

Kegiatan vaksinasi jemput bola hingga malam hari yang digelar Binda Kalteng ini merupakan hasil kerjasama dengan Puskesmas Kabupaten Katingan.

&amp;ldquo;Prioritas vaksinasi jemput bola di beberapa desa dan kelurahan di Kabupaten Katingan ini adalah kelompok lansia dan pra lansia. Meski demikian, semua warga masyarakat yang sudah waktunya untuk vaksinasi juga kita himbau untuk datang,&amp;rdquo; kata Sinyo, Minggu  (17/4/2022).

Diungkapkan Sinyo, metode jemput bola efektif dilakukan pada bulan puasa untuk percepatan realisasi vaksinasi serta membantu  masyarakat yang tidak dapat menuju lokasi vaksin karena terkendala penyakit dan kendala lain yang mereka dimiliki.

&amp;ldquo;Serbuan vaksin jemput bola sangat efektif untuk meningkatkan capaian target yang telah ditentukan pemerintah. Di samping itu sistem jemput bola ini juga  memudahkan masyarakat untuk mendapatkan vaksin di waktu dan tempat yang sesuai dengan kesibukan mereka,&amp;rdquo; terangnya.

&amp;ldquo;Apalagi menjelang Lebaran, kita harus menjaga seluruh anggota keluarga dari Covid-19, terutama kelompok lansia yang lebih rentan,&amp;rdquo; sambungnya.

BACA JUGA:Kejar Target, Vaksinasi Booster Digelar Malam Hari Usai Sholat Tarawih di Papua

Lebih lanjut Sinyo menambahkan, untuk realisasi vaksinasi yang dilaksanakan Binda Kalteng selama 1-16 April 2022 telah mencapai 65.685 orang atau 42,38 persen dari target bulanan 155.000 dosis.

Dalam target ini juga termasuk warga lainnya yang belum sempat mendapatkan layanan vaksinasi diakibatkan faktor kesibukan pekerjaan sehari-hari dan terbatasnya fasilitas kesehatan.</content:encoded></item></channel></rss>
