<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Dugaan Aksi Rasisme di JIS, Wagub DKI: Akan Kita Teliti</title><description>Riza Patria mengaku akan berkoordinasi dengan pengelola kawasan JIS untuk memastikan hal tersebut tidak sampai terulang</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/19/338/2581313/viral-dugaan-aksi-rasisme-di-jis-wagub-dki-akan-kita-teliti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/19/338/2581313/viral-dugaan-aksi-rasisme-di-jis-wagub-dki-akan-kita-teliti"/><item><title>Viral Dugaan Aksi Rasisme di JIS, Wagub DKI: Akan Kita Teliti</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/19/338/2581313/viral-dugaan-aksi-rasisme-di-jis-wagub-dki-akan-kita-teliti</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/19/338/2581313/viral-dugaan-aksi-rasisme-di-jis-wagub-dki-akan-kita-teliti</guid><pubDate>Selasa 19 April 2022 10:29 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/19/338/2581313/viral-dugaan-aksi-rasisme-di-jis-wagub-dki-akan-kita-teliti-0gjS0GOmxo.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/19/338/2581313/viral-dugaan-aksi-rasisme-di-jis-wagub-dki-akan-kita-teliti-0gjS0GOmxo.JPG</image><title>Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan pihaknya menyesalkan adanya aksi rasis oleh penonton saat dilaksanakan pertandingan sepak bola di Jakarta International Stadium (JIS) di Tanjung Priok Jakarta Utara beberapa waktu lalu.

&quot;Informasi di JIS soal penonton ada rasis ke pemain akan kita teliti. JIS dibangun untuk tempat bertaraf internasional menjadi kebanggaan kita,&quot; ujar Ahmad Riza Patria, Senin (18/4/2022) di Balaikota DKI Jakarta.

Ia menyebutkan nantinya di JIS akan menjadi tempat multi fungsi sehingga harus dimanfaatkan dengan baik dan tidak ada penonton yang merusak kegiatan dan fasilitas yang ada baik dengan tindakan dan perilaku tidak terpuji.

&quot;Kita akan melaksanakan kegiatan olahraga, seni budaya, sosial, musik, hingga kegiatan keagamaan. Jadi banyak fungsi dari JIS,&quot; jelas Riza Patria.

BACA JUGA:Anies Janjikan Penonton Lebih Banyak di Grand Lauching JIS


Terkait sikap para penonton ini, Riza Patria mengaku akan berkoordinasi dengan pengelola kawasan JIS untuk memastikan hal tersebut tidak sampai terulang kembali dan mencoreng nama baik Indonesia dan Jakarta kedepannya.

&quot;Semua agar bisa memanfaatkan dengan baik, bagi supporter dan penonton bisa melaksanakan etika, tata krama. Akan menjadi perhatian kita lihat sanksi yang akan diberikan dari perkembangannya,&quot; pungkas Riza Patria.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, pertandingan antara Atletico Madrid melawan Bali United U18 dalam International Youth Championship (IYC) di Jakarta International Stadion (JIS) jadi sorotan.

Hal tersebut disebabkan saat pertandingan berlangsung, diduga ada tindakan rasisme hingga seksisme dari penonton.

Akun Twitter @addogerardo mengungkapkan hal tersebut lewat  unggahannya di media sosial. Dia menyebut penonton di JIS melakukan  tindakan rasisme terhadap pemain Atletico Madrid.

&quot;Sangat disayangkan ada rasisme dari mulut pengunjung stadion yang  neriakin 'woy item' pemain Atletico Madrid U18 di Stadion JIS,&quot; tulisnya

Selain itu, tindakan seksisme juga dilakukan penonton. Dalam video  yang diunggah, terdengar suara siulan 'cat calling' penonton saat tim  medis wanita datang untuk mengobati pemain yang cedera.

Plus seksisme dari arah tribun &quot;woy jangan ngaceng lu!&quot; waktu medis  wanita sedang menangani pemain Bali United yang cedera,&quot; lanjutnya.

&quot;Dua pertandingan menarik tersaji kemarin Rabu (15/4) di STADION JIS,  Jakarta. Pecinta sepakbola tanah air disuguhkan stadion kualitas luar  biasa demgan fasilitas dan fitur yang mumpuni. Sayang tidak dibarengi  sama kualitas 'mental' masyarakat itu sendiri,&quot; tulis @addogerardo.


</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan pihaknya menyesalkan adanya aksi rasis oleh penonton saat dilaksanakan pertandingan sepak bola di Jakarta International Stadium (JIS) di Tanjung Priok Jakarta Utara beberapa waktu lalu.

&quot;Informasi di JIS soal penonton ada rasis ke pemain akan kita teliti. JIS dibangun untuk tempat bertaraf internasional menjadi kebanggaan kita,&quot; ujar Ahmad Riza Patria, Senin (18/4/2022) di Balaikota DKI Jakarta.

Ia menyebutkan nantinya di JIS akan menjadi tempat multi fungsi sehingga harus dimanfaatkan dengan baik dan tidak ada penonton yang merusak kegiatan dan fasilitas yang ada baik dengan tindakan dan perilaku tidak terpuji.

&quot;Kita akan melaksanakan kegiatan olahraga, seni budaya, sosial, musik, hingga kegiatan keagamaan. Jadi banyak fungsi dari JIS,&quot; jelas Riza Patria.

BACA JUGA:Anies Janjikan Penonton Lebih Banyak di Grand Lauching JIS


Terkait sikap para penonton ini, Riza Patria mengaku akan berkoordinasi dengan pengelola kawasan JIS untuk memastikan hal tersebut tidak sampai terulang kembali dan mencoreng nama baik Indonesia dan Jakarta kedepannya.

&quot;Semua agar bisa memanfaatkan dengan baik, bagi supporter dan penonton bisa melaksanakan etika, tata krama. Akan menjadi perhatian kita lihat sanksi yang akan diberikan dari perkembangannya,&quot; pungkas Riza Patria.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, pertandingan antara Atletico Madrid melawan Bali United U18 dalam International Youth Championship (IYC) di Jakarta International Stadion (JIS) jadi sorotan.

Hal tersebut disebabkan saat pertandingan berlangsung, diduga ada tindakan rasisme hingga seksisme dari penonton.

Akun Twitter @addogerardo mengungkapkan hal tersebut lewat  unggahannya di media sosial. Dia menyebut penonton di JIS melakukan  tindakan rasisme terhadap pemain Atletico Madrid.

&quot;Sangat disayangkan ada rasisme dari mulut pengunjung stadion yang  neriakin 'woy item' pemain Atletico Madrid U18 di Stadion JIS,&quot; tulisnya

Selain itu, tindakan seksisme juga dilakukan penonton. Dalam video  yang diunggah, terdengar suara siulan 'cat calling' penonton saat tim  medis wanita datang untuk mengobati pemain yang cedera.

Plus seksisme dari arah tribun &quot;woy jangan ngaceng lu!&quot; waktu medis  wanita sedang menangani pemain Bali United yang cedera,&quot; lanjutnya.

&quot;Dua pertandingan menarik tersaji kemarin Rabu (15/4) di STADION JIS,  Jakarta. Pecinta sepakbola tanah air disuguhkan stadion kualitas luar  biasa demgan fasilitas dan fitur yang mumpuni. Sayang tidak dibarengi  sama kualitas 'mental' masyarakat itu sendiri,&quot; tulis @addogerardo.


</content:encoded></item></channel></rss>
