<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres Ma'ruf Sebut Indonesia Menjadi Negara Paling Dermawan di Dunia   </title><description>Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengungkapkan Indonesia menjadi negara paling dermawan di dunia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/20/337/2582316/wapres-ma-ruf-sebut-indonesia-menjadi-negara-paling-dermawan-di-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/20/337/2582316/wapres-ma-ruf-sebut-indonesia-menjadi-negara-paling-dermawan-di-dunia"/><item><title>Wapres Ma'ruf Sebut Indonesia Menjadi Negara Paling Dermawan di Dunia   </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/20/337/2582316/wapres-ma-ruf-sebut-indonesia-menjadi-negara-paling-dermawan-di-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/20/337/2582316/wapres-ma-ruf-sebut-indonesia-menjadi-negara-paling-dermawan-di-dunia</guid><pubDate>Rabu 20 April 2022 16:43 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/20/337/2582316/wapres-ma-ruf-sebut-indonesia-menjadi-negara-paling-dermawan-di-dunia-jaEK0IwTT0.png" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin (foto: Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/20/337/2582316/wapres-ma-ruf-sebut-indonesia-menjadi-negara-paling-dermawan-di-dunia-jaEK0IwTT0.png</image><title>Wakil Presiden RI, Ma'ruf Amin (foto: Setwapres)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengungkapkan Indonesia menjadi negara paling dermawan di dunia. Dimana Indonesia mendapat apresiasi dari Charity Aid Foundation (CAF) yang menempatkan menjadi negara paling dermawan di dunia menurut World Giving Index 2021.
&quot;Ketika negara-negara barat menurun peringkatnya, Indonesia justru melesat, tercatat delapan orang dari 10 orang Indonesia menyumbangkan uangnya,&quot; kata Wapres di kantor BAZNAS, Jakarta, Rabu (20/4/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Bertemu Dubes Spanyol, Wapres Maruf Amin Ingatkan Ancaman Separatisme
Wapres mengatakan, sikap berderma yang telah mengakar merupakan modal kita untuk meningkatkan pengumpulan ZIS, didukung tingginya populasi penduduk muslim.
Saat ini, kata Wapres, potret kemiskinan di Indonesia masih cukup tinggi, terutama akibat himpitan ekonomi selama pandemi. Pemerintah meningkatkan alokasi dana bantuan sosial untuk menopang daya beli masyarakat.
&quot;Namun bantuan sosial dari pemerintah tersebut masih belum mencukupi untuk menanggulangi kebutuhan masyarakat,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Wapres Maruf Amin: Ibadah di Bulan Ramadhan Sudah Bisa Dilakukan Seperti Biasa
Oleh sebab itu, Wapres meminta agar pengumpulan ZIS diperlukan sebagai pola distribusi pendapatan antarkelompok masyarakat, sekaligus menjadi salah satu jalan keluar umat dari jerat kemiskinan.Namun, kata Wapres, realisasi ZIS yang terkumpul melalui BAZNAS masih jauh dari potensi penerimaannya yang diproyeksikan Rp327,6 triliun per tahun. Pada tahun 2021 jumlah ZIS yang tersalurkan mencapai lebih dari Rp.70 triliun, tetapi pengumpulan ZIS melalui BAZNAS hanya mencapai Rp. 11,5 triliun karena sebagian besar penyaluran zakat masyarakat tidak dilakukan melalui organisasi pengelola zakat resmi.
&quot;Perlu upaya ekstra untuk meningkatkan penghimpunan ZIS melalui BAZNAS, dengan harapan target sebesar Rp26 triliun pada tahun 2022 dapat tercapai. Bahkan penghimpunan ZIS melalui BAZNAS berpotensi lebih tinggi lagi, seiring dengan membaiknya perekonomian nasional pasca pandemi,&quot; papar Wapres.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengungkapkan Indonesia menjadi negara paling dermawan di dunia. Dimana Indonesia mendapat apresiasi dari Charity Aid Foundation (CAF) yang menempatkan menjadi negara paling dermawan di dunia menurut World Giving Index 2021.
&quot;Ketika negara-negara barat menurun peringkatnya, Indonesia justru melesat, tercatat delapan orang dari 10 orang Indonesia menyumbangkan uangnya,&quot; kata Wapres di kantor BAZNAS, Jakarta, Rabu (20/4/2022).
&amp;nbsp;BACA JUGA:Bertemu Dubes Spanyol, Wapres Maruf Amin Ingatkan Ancaman Separatisme
Wapres mengatakan, sikap berderma yang telah mengakar merupakan modal kita untuk meningkatkan pengumpulan ZIS, didukung tingginya populasi penduduk muslim.
Saat ini, kata Wapres, potret kemiskinan di Indonesia masih cukup tinggi, terutama akibat himpitan ekonomi selama pandemi. Pemerintah meningkatkan alokasi dana bantuan sosial untuk menopang daya beli masyarakat.
&quot;Namun bantuan sosial dari pemerintah tersebut masih belum mencukupi untuk menanggulangi kebutuhan masyarakat,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Wapres Maruf Amin: Ibadah di Bulan Ramadhan Sudah Bisa Dilakukan Seperti Biasa
Oleh sebab itu, Wapres meminta agar pengumpulan ZIS diperlukan sebagai pola distribusi pendapatan antarkelompok masyarakat, sekaligus menjadi salah satu jalan keluar umat dari jerat kemiskinan.Namun, kata Wapres, realisasi ZIS yang terkumpul melalui BAZNAS masih jauh dari potensi penerimaannya yang diproyeksikan Rp327,6 triliun per tahun. Pada tahun 2021 jumlah ZIS yang tersalurkan mencapai lebih dari Rp.70 triliun, tetapi pengumpulan ZIS melalui BAZNAS hanya mencapai Rp. 11,5 triliun karena sebagian besar penyaluran zakat masyarakat tidak dilakukan melalui organisasi pengelola zakat resmi.
&quot;Perlu upaya ekstra untuk meningkatkan penghimpunan ZIS melalui BAZNAS, dengan harapan target sebesar Rp26 triliun pada tahun 2022 dapat tercapai. Bahkan penghimpunan ZIS melalui BAZNAS berpotensi lebih tinggi lagi, seiring dengan membaiknya perekonomian nasional pasca pandemi,&quot; papar Wapres.</content:encoded></item></channel></rss>
