<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi: Saya Tak Ingin Indonesia Seperti Negara Lain, Buka Masker</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dirinya tak ingin Indonesia terjebak dalam putaran kasus Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/25/337/2585038/presiden-jokowi-saya-tak-ingin-indonesia-seperti-negara-lain-buka-masker</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/25/337/2585038/presiden-jokowi-saya-tak-ingin-indonesia-seperti-negara-lain-buka-masker"/><item><title>Presiden Jokowi: Saya Tak Ingin Indonesia Seperti Negara Lain, Buka Masker</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/25/337/2585038/presiden-jokowi-saya-tak-ingin-indonesia-seperti-negara-lain-buka-masker</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/25/337/2585038/presiden-jokowi-saya-tak-ingin-indonesia-seperti-negara-lain-buka-masker</guid><pubDate>Senin 25 April 2022 17:43 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/25/337/2585038/presiden-jokowi-saya-tak-ingin-indonesia-seperti-negara-lain-buka-masker-P0Rj2iWlSN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo (Foto: Biro Pers Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/25/337/2585038/presiden-jokowi-saya-tak-ingin-indonesia-seperti-negara-lain-buka-masker-P0Rj2iWlSN.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo (Foto: Biro Pers Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dirinya tak ingin Indonesia terjebak dalam putaran kasus Covid-19. Untuk itu dibutuhkan waktu sekitar enam bulan untuk transisi dari pandemi Covid-19 ke endemi.
Jokowi menjelaskan, diperbolehkannya mudik karena pihaknya telah melihat data kasus aktif harian yang sudah sangat rendah. Namun, Jokowi meminta kepada masyarakat agar tetap berhati-hati.
&quot;Tapi apapun, ada masa transisi yang masih kita harus hati-hati. Saya tidak ingin kayak negara-negara lain, buka masker, ndak. Ini masih masa transisi, kira-kira 6 bulan. Kita lihat seperti apa, baru nanti silakan kalau di luar ruangan buka masker, kalau di dalam tetap masih pakai masker,&quot; ujar Jokowi usai meninjau sirkuit Formula E, Ancol, Jakarta Utara, Senin (25/4/2022).
BACA JUGA:Jokowi dan Anies Tinjau Langsung Sirkuit Formula E di Ancol
Untuk mengubah masa transisi dari pandemi ke endemi, kata Jokowi, semua pihak tidak perlu tergesa-gesa. Semua harus menjadikan pelajaran kasus aktif dengan berbagai varian Covid-19 sebelumnya.
&quot;Ada tahapan-tahapan yang kita tidak perlu tergesa-gesa, karena apapun kita punya pengalaman, saat delta seperti apa, saat omicron seperti apa. Sehingga kehati-hatian, kewaspadaan tetap harus,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan dirinya tak ingin Indonesia terjebak dalam putaran kasus Covid-19. Untuk itu dibutuhkan waktu sekitar enam bulan untuk transisi dari pandemi Covid-19 ke endemi.
Jokowi menjelaskan, diperbolehkannya mudik karena pihaknya telah melihat data kasus aktif harian yang sudah sangat rendah. Namun, Jokowi meminta kepada masyarakat agar tetap berhati-hati.
&quot;Tapi apapun, ada masa transisi yang masih kita harus hati-hati. Saya tidak ingin kayak negara-negara lain, buka masker, ndak. Ini masih masa transisi, kira-kira 6 bulan. Kita lihat seperti apa, baru nanti silakan kalau di luar ruangan buka masker, kalau di dalam tetap masih pakai masker,&quot; ujar Jokowi usai meninjau sirkuit Formula E, Ancol, Jakarta Utara, Senin (25/4/2022).
BACA JUGA:Jokowi dan Anies Tinjau Langsung Sirkuit Formula E di Ancol
Untuk mengubah masa transisi dari pandemi ke endemi, kata Jokowi, semua pihak tidak perlu tergesa-gesa. Semua harus menjadikan pelajaran kasus aktif dengan berbagai varian Covid-19 sebelumnya.
&quot;Ada tahapan-tahapan yang kita tidak perlu tergesa-gesa, karena apapun kita punya pengalaman, saat delta seperti apa, saat omicron seperti apa. Sehingga kehati-hatian, kewaspadaan tetap harus,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
