<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sumur Gas Bumi di Madina Bocor, Puluhan Warga Dilarikan ke Rumah Sakit</title><description>Kali ini, sumur gas bumi itu mengeluarkan lumpur dan mengakibatkan 21 orang warga terpaksa dilarikan ke rumah sakit</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/25/608/2584679/sumur-gas-bumi-di-madina-bocor-puluhan-warga-dilarikan-ke-rumah-sakit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/25/608/2584679/sumur-gas-bumi-di-madina-bocor-puluhan-warga-dilarikan-ke-rumah-sakit"/><item><title>Sumur Gas Bumi di Madina Bocor, Puluhan Warga Dilarikan ke Rumah Sakit</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/25/608/2584679/sumur-gas-bumi-di-madina-bocor-puluhan-warga-dilarikan-ke-rumah-sakit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/25/608/2584679/sumur-gas-bumi-di-madina-bocor-puluhan-warga-dilarikan-ke-rumah-sakit</guid><pubDate>Senin 25 April 2022 10:04 WIB</pubDate><dc:creator>Liansah Rangkuti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/25/608/2584679/sumur-gas-bumi-di-madina-bocor-puluhan-warga-dilarikan-ke-rumah-sakit-AfhTFQ5tvi.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Warga Madina dilarikan ke rumah sakit (Foto: MPI/Liansah)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/25/608/2584679/sumur-gas-bumi-di-madina-bocor-puluhan-warga-dilarikan-ke-rumah-sakit-AfhTFQ5tvi.JPG</image><title>Warga Madina dilarikan ke rumah sakit (Foto: MPI/Liansah)</title></images><description>MADINA - Sumur Gas Bumi PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) yang ada di kawasan Desa Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) kembali mengalami kebocoran.

Kali ini, sumur gas bumi itu mengeluarkan lumpur dan mengakibatkan 21 orang warga terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat pusing dan mual hingga ada yang pingsan tak sadarkan diri.

&quot;Kami sangat panik dan takut akan kejadian ini, saat kejadian tadi sekira pukul 09.00Wib bau menyengat dari kejauhan 500 meter saja kita udah merasa lemas dan pusing yang kebetulan keluarga saya yeng terkena itu sedang bekerja di sawah dekat pengeboran itu,&quot; kata Bung Lubis (39) Warga Desa Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi Madina kepada MNC Portal Indonesia. Minggu (24/04/2022).

Ironisnya, Bung Lubis warga sibanghor Julu mengaku sangat kecewa, karena ada 6 orang saudaranya diantara 21 orang korban akibat kebocoran sumur pengeboran Panas Bumi oleh PT. SMGP tersebut bahkan pihak Perusahaan tak pernah menjenguk para korban setiap kejadian.

BACA JUGA:Puluhan Warga Mandailing Natal Sumut Keracunan Gas Hidrogen Sulfida


&quot;Ini saya menunggu kesembuhan 6 saudara saya yang ikut korban, kalau pihak perusahaan tidak pernah melihat kami para korban bahkan kami sangat paling kecewa kepada perusahaan setiap kejadian karyawan mereka tak pernah kena dampak selalu kami warga biasa yang kena, mungkin mereka sudah tau akan kejadian lalu mereka duluan menghindar,&quot; bebernya.

Ditempat terpisah Kapolres Madina AKBP M. Reza Chairul Akbar Sidiq membenarkan kejadian kebocoran Sumur Pengeboran PT SMGP saat ditemui di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RS&amp;Ugrave;D) Panyabungan.

&quot;Hari ini kita fokusnya mengevakuasi warga yang menjadi korban yang terdampak,&quot; kata Muhammad Reza kepada MNC Portal Indonesia.




Kapolres juga mengimbau kepada pihak perusahaan harus segera menutup  sumur yang bocor dan meminta masyarakat sekitar khususnya warga desa  Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapai Madina tetap tenang dan  tetap waspada.

&quot;Selanjutnya kami mengimbau kepada masyarakat Madina Terutama Warga  Desa Sibanggor Julu agar tetap tenang kita serahkan ini kepada bapak  bupati dan forkopimda dan kepada tokoh masyarakat yang ada,&quot; tuturnya

Atas peristawa itu, Bupati Madina M Ja'far Sukhairi Nasution mengaku kaget bahwa kejadian serupa kembali terjadi.

&quot;Jujur kejadian ini membuat saya peribadi kaget, dari pemerintah  daerah kalo kejadian ini Berulang-ulang kembali tentu pemerintah pusat  perlu melakukan kajian ulang, apakah aktivitas ini dihentikan atau  bagaimana, bola ada di tangan pemerintah pusat pemerintah daerah tidak  ada kewenangan dalam hal mencabut atau menghentikan kegiatan perusahaan  itu, pemerintah daerah hanya bisa berharap kepada pemerintah pusat ,  kepada perusaan kalo ini  segera  dihentikan kegiatan pengeboran,&quot;  jelasnya.

&quot;Kalo memang ini terus terusan terjadi , masyarakat kita ada yang  hari ini korban 21 orang yang dirawat, Mudah mudah bisa di tangani  dengan baik,&quot; harapnya</description><content:encoded>MADINA - Sumur Gas Bumi PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) yang ada di kawasan Desa Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) kembali mengalami kebocoran.

Kali ini, sumur gas bumi itu mengeluarkan lumpur dan mengakibatkan 21 orang warga terpaksa dilarikan ke rumah sakit akibat pusing dan mual hingga ada yang pingsan tak sadarkan diri.

&quot;Kami sangat panik dan takut akan kejadian ini, saat kejadian tadi sekira pukul 09.00Wib bau menyengat dari kejauhan 500 meter saja kita udah merasa lemas dan pusing yang kebetulan keluarga saya yeng terkena itu sedang bekerja di sawah dekat pengeboran itu,&quot; kata Bung Lubis (39) Warga Desa Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi Madina kepada MNC Portal Indonesia. Minggu (24/04/2022).

Ironisnya, Bung Lubis warga sibanghor Julu mengaku sangat kecewa, karena ada 6 orang saudaranya diantara 21 orang korban akibat kebocoran sumur pengeboran Panas Bumi oleh PT. SMGP tersebut bahkan pihak Perusahaan tak pernah menjenguk para korban setiap kejadian.

BACA JUGA:Puluhan Warga Mandailing Natal Sumut Keracunan Gas Hidrogen Sulfida


&quot;Ini saya menunggu kesembuhan 6 saudara saya yang ikut korban, kalau pihak perusahaan tidak pernah melihat kami para korban bahkan kami sangat paling kecewa kepada perusahaan setiap kejadian karyawan mereka tak pernah kena dampak selalu kami warga biasa yang kena, mungkin mereka sudah tau akan kejadian lalu mereka duluan menghindar,&quot; bebernya.

Ditempat terpisah Kapolres Madina AKBP M. Reza Chairul Akbar Sidiq membenarkan kejadian kebocoran Sumur Pengeboran PT SMGP saat ditemui di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RS&amp;Ugrave;D) Panyabungan.

&quot;Hari ini kita fokusnya mengevakuasi warga yang menjadi korban yang terdampak,&quot; kata Muhammad Reza kepada MNC Portal Indonesia.




Kapolres juga mengimbau kepada pihak perusahaan harus segera menutup  sumur yang bocor dan meminta masyarakat sekitar khususnya warga desa  Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapai Madina tetap tenang dan  tetap waspada.

&quot;Selanjutnya kami mengimbau kepada masyarakat Madina Terutama Warga  Desa Sibanggor Julu agar tetap tenang kita serahkan ini kepada bapak  bupati dan forkopimda dan kepada tokoh masyarakat yang ada,&quot; tuturnya

Atas peristawa itu, Bupati Madina M Ja'far Sukhairi Nasution mengaku kaget bahwa kejadian serupa kembali terjadi.

&quot;Jujur kejadian ini membuat saya peribadi kaget, dari pemerintah  daerah kalo kejadian ini Berulang-ulang kembali tentu pemerintah pusat  perlu melakukan kajian ulang, apakah aktivitas ini dihentikan atau  bagaimana, bola ada di tangan pemerintah pusat pemerintah daerah tidak  ada kewenangan dalam hal mencabut atau menghentikan kegiatan perusahaan  itu, pemerintah daerah hanya bisa berharap kepada pemerintah pusat ,  kepada perusaan kalo ini  segera  dihentikan kegiatan pengeboran,&quot;  jelasnya.

&quot;Kalo memang ini terus terusan terjadi , masyarakat kita ada yang  hari ini korban 21 orang yang dirawat, Mudah mudah bisa di tangani  dengan baik,&quot; harapnya</content:encoded></item></channel></rss>
