<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, China Tes Massal Jutaan Orang</title><description>Kasus Covid-19 kembali mewabah di Ibu kota China, Beijng. Alhasil, pemerintah kembali tes massal jutaan orang</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/26/18/2585179/kasus-covid-19-kembali-melonjak-china-tes-massal-jutaan-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/26/18/2585179/kasus-covid-19-kembali-melonjak-china-tes-massal-jutaan-orang"/><item><title>Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, China Tes Massal Jutaan Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/26/18/2585179/kasus-covid-19-kembali-melonjak-china-tes-massal-jutaan-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/26/18/2585179/kasus-covid-19-kembali-melonjak-china-tes-massal-jutaan-orang</guid><pubDate>Selasa 26 April 2022 04:17 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi BBC Indonesia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/26/18/2585179/kasus-covid-19-kembali-melonjak-china-tes-massal-jutaan-orang-oCvwz53ufc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sejumlah warga di China tes Covid-19 (foto: Xinhua/AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/26/18/2585179/kasus-covid-19-kembali-melonjak-china-tes-massal-jutaan-orang-oCvwz53ufc.jpg</image><title>Sejumlah warga di China tes Covid-19 (foto: Xinhua/AFP)</title></images><description>
BEIJING - Kasus Covid-19 kembali mewabah di Ibu kota China, Beijng. Alhasil, pemerintah kembali tes massal jutaan orang, setelah Shanghai mengumumkan naiknya kasus kematian.

Kawasan Chaoyang, daerah terpadat di Beijing melaporkan 26 kasus pada akhir pekan, jumlah tertinggi sejauh ini di ibu kota China itu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Dampak China Lockdown ke Ekonomi Dunia
Antrean panjang di supermarket dan toko-toko terlihat walaupun pemerintah menjamin persediaan makanan cukup.

Kondisi ini terjadi di tengah kekhawatiran bahwa Beijing dapat menghadapi situasi yang sama seperti di Shanghai, kota dengan 25 juta penduduk, dengan karantina wilayah selama berminggu-minggu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:China Laporkan Kematian Pertama di Shanghai Usai Lockdown Akibat Covid-19 Melonjak, 3 Orang Meninggal
Shanghai mengumumkan jumlah kematian 39 orang pada Minggu (24/04), kematian harian tertinggi dalam beberapa waktu terakhir di tengah upaya China tetap bertekad menerapkan kebijakan kasus nol Covid.

Penduduk di Chaoyang yang berjumlah 3,5 juta jiwa akan menjalani tes massal sebanyak tiga kali, menurut tim pencegahan penyakit.

Berita itu menyebabkan penduduk segera mencari persediaan makanan penting dengan gambar-gambar di media sosial menunjukkan rak-rak di supermarket kosong dan antrean panjang di kasir.
</description><content:encoded>
BEIJING - Kasus Covid-19 kembali mewabah di Ibu kota China, Beijng. Alhasil, pemerintah kembali tes massal jutaan orang, setelah Shanghai mengumumkan naiknya kasus kematian.

Kawasan Chaoyang, daerah terpadat di Beijing melaporkan 26 kasus pada akhir pekan, jumlah tertinggi sejauh ini di ibu kota China itu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:Dampak China Lockdown ke Ekonomi Dunia
Antrean panjang di supermarket dan toko-toko terlihat walaupun pemerintah menjamin persediaan makanan cukup.

Kondisi ini terjadi di tengah kekhawatiran bahwa Beijing dapat menghadapi situasi yang sama seperti di Shanghai, kota dengan 25 juta penduduk, dengan karantina wilayah selama berminggu-minggu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:China Laporkan Kematian Pertama di Shanghai Usai Lockdown Akibat Covid-19 Melonjak, 3 Orang Meninggal
Shanghai mengumumkan jumlah kematian 39 orang pada Minggu (24/04), kematian harian tertinggi dalam beberapa waktu terakhir di tengah upaya China tetap bertekad menerapkan kebijakan kasus nol Covid.

Penduduk di Chaoyang yang berjumlah 3,5 juta jiwa akan menjalani tes massal sebanyak tiga kali, menurut tim pencegahan penyakit.

Berita itu menyebabkan penduduk segera mencari persediaan makanan penting dengan gambar-gambar di media sosial menunjukkan rak-rak di supermarket kosong dan antrean panjang di kasir.
</content:encoded></item></channel></rss>
