<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tuduh Presiden Ukraina Berpura-Pura Negosiasi, Menlu Rusia Peringatkan Bahaya Nyata Perang Dunia Ketiga</title><description>Lavrov mengkritik pendekatan Kyiv terhadap pembicaraan tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/26/18/2585356/tuduh-presiden-ukraina-berpura-pura-negosiasi-menlu-rusia-peringatkan-bahaya-nyata-perang-dunia-ketiga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/26/18/2585356/tuduh-presiden-ukraina-berpura-pura-negosiasi-menlu-rusia-peringatkan-bahaya-nyata-perang-dunia-ketiga"/><item><title>Tuduh Presiden Ukraina Berpura-Pura Negosiasi, Menlu Rusia Peringatkan Bahaya Nyata Perang Dunia Ketiga</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/26/18/2585356/tuduh-presiden-ukraina-berpura-pura-negosiasi-menlu-rusia-peringatkan-bahaya-nyata-perang-dunia-ketiga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/26/18/2585356/tuduh-presiden-ukraina-berpura-pura-negosiasi-menlu-rusia-peringatkan-bahaya-nyata-perang-dunia-ketiga</guid><pubDate>Selasa 26 April 2022 12:00 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/26/18/2585356/tuduh-presiden-ukraina-berpura-pura-negosiasi-menlu-rusia-peringatkan-bahaya-nyata-perang-dunia-ketiga-5UMLWuyrED.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menlu Rusia Sergei Lavrov (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/26/18/2585356/tuduh-presiden-ukraina-berpura-pura-negosiasi-menlu-rusia-peringatkan-bahaya-nyata-perang-dunia-ketiga-5UMLWuyrED.jpg</image><title>Menlu Rusia Sergei Lavrov (Foto: AP)</title></images><description>RUSIA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov pada Senin (25/4) mengatakan bahwa pembicaraan damai dengan Ukraina akan berlanjut, sambil memperingatkan ada bahaya &quot;nyata&quot; dari Perang Dunia Ketiga.

Berbicara kepada kantor berita Rusia, Lavrov mengkritik pendekatan Kyiv terhadap pembicaraan tersebut.

&quot;Niat baik ada batasnya, tetapi jika tidak timbal balik, itu tidak membantu proses negosiasi,&quot; katanya.
Baca juga:&amp;nbsp;Menlu Lavrov: Rusia Berusaha Akhiri Tatanan Dunia yang Didominasi AS
&quot;Tetapi kami terus terlibat dalam negosiasi dengan tim yang didelegasikan oleh [Presiden Ukraina Volodymyr] Zelenskyy, dan kontak ini akan terus berlanjut,&amp;rdquo; lanjutnya.
Namun Lavrov menuduh mantan aktor yang juga Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berpura-pura bernegosiasi.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Picu Histeria Atas Dugaan Kejahatan Perang, Menlu Rusia Tuduh Barat Gagalkan Negosiasi Damai
&quot;Dia aktor yang bagus,&quot; ujarnya.
&quot;Jika Anda memperhatikan dengan seksama dan membaca dengan seksama apa yang dia katakan, Anda akan menemukan seribu kontradiksi,&amp;rdquo; terangnya.


Mengingat ketegangan saat ini, Lavrov mengatakan kemungkinan Perang Dunia Ketiga adalah nyata.



&quot;Bahayanya serius, itu nyata, Anda tidak bisa meremehkannya,&quot; ungkapnya kepada kantor berita Interfax.

Namun Lavrov mengatakan dia yakin bahwa semuanya akan selesai dengan penandatanganan kesepakatan.



&quot;Tetapi parameter kesepakatan ini akan ditentukan oleh keadaan pertempuran yang akan terjadi pada saat kesepakatan itu menjadi kenyataan,&quot; tambahnya.

</description><content:encoded>RUSIA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov pada Senin (25/4) mengatakan bahwa pembicaraan damai dengan Ukraina akan berlanjut, sambil memperingatkan ada bahaya &quot;nyata&quot; dari Perang Dunia Ketiga.

Berbicara kepada kantor berita Rusia, Lavrov mengkritik pendekatan Kyiv terhadap pembicaraan tersebut.

&quot;Niat baik ada batasnya, tetapi jika tidak timbal balik, itu tidak membantu proses negosiasi,&quot; katanya.
Baca juga:&amp;nbsp;Menlu Lavrov: Rusia Berusaha Akhiri Tatanan Dunia yang Didominasi AS
&quot;Tetapi kami terus terlibat dalam negosiasi dengan tim yang didelegasikan oleh [Presiden Ukraina Volodymyr] Zelenskyy, dan kontak ini akan terus berlanjut,&amp;rdquo; lanjutnya.
Namun Lavrov menuduh mantan aktor yang juga Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berpura-pura bernegosiasi.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Picu Histeria Atas Dugaan Kejahatan Perang, Menlu Rusia Tuduh Barat Gagalkan Negosiasi Damai
&quot;Dia aktor yang bagus,&quot; ujarnya.
&quot;Jika Anda memperhatikan dengan seksama dan membaca dengan seksama apa yang dia katakan, Anda akan menemukan seribu kontradiksi,&amp;rdquo; terangnya.


Mengingat ketegangan saat ini, Lavrov mengatakan kemungkinan Perang Dunia Ketiga adalah nyata.



&quot;Bahayanya serius, itu nyata, Anda tidak bisa meremehkannya,&quot; ungkapnya kepada kantor berita Interfax.

Namun Lavrov mengatakan dia yakin bahwa semuanya akan selesai dengan penandatanganan kesepakatan.



&quot;Tetapi parameter kesepakatan ini akan ditentukan oleh keadaan pertempuran yang akan terjadi pada saat kesepakatan itu menjadi kenyataan,&quot; tambahnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
