<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Covid-19 Melonjak, KBRI Beijing Peringatkan 1.376 Pelajar Indonesia Tingkatkan Kewaspadaan</title><description>Dia meminta para pelajar Indonesia yang masih tinggal di China untuk mengikuti peraturan yang ditetapkan sekolah atau kampus.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/28/18/2586819/covid-19-melonjak-kbri-beijing-peringatkan-1-376-pelajar-indonesia-tingkatkan-kewaspadaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/04/28/18/2586819/covid-19-melonjak-kbri-beijing-peringatkan-1-376-pelajar-indonesia-tingkatkan-kewaspadaan"/><item><title>Covid-19 Melonjak, KBRI Beijing Peringatkan 1.376 Pelajar Indonesia Tingkatkan Kewaspadaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/04/28/18/2586819/covid-19-melonjak-kbri-beijing-peringatkan-1-376-pelajar-indonesia-tingkatkan-kewaspadaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/04/28/18/2586819/covid-19-melonjak-kbri-beijing-peringatkan-1-376-pelajar-indonesia-tingkatkan-kewaspadaan</guid><pubDate>Kamis 28 April 2022 16:36 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/28/18/2586819/covid-19-melonjak-kbri-beijing-peringatkan-1-376-pelajar-indonesia-tingkatkan-kewaspadaan-b1yZkFXrJn.JPG" expression="full" type="image/jpeg">KBRI Beijing peringatkan pelajar Indonesia lebih waspada terkait melonjaknya Covid-19 (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/28/18/2586819/covid-19-melonjak-kbri-beijing-peringatkan-1-376-pelajar-indonesia-tingkatkan-kewaspadaan-b1yZkFXrJn.JPG</image><title>KBRI Beijing peringatkan pelajar Indonesia lebih waspada terkait melonjaknya Covid-19 (Foto: Antara)</title></images><description>BEIJING -  Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing mengingatkan 1.367 pelajar asal Indonesia di China untuk meningkatkan kewaspadaan akan munculnya gelombang baru Covid-19.

&quot;Peringatan ini penting, mengingat gelombang COVID-19 terbaru di Beijing muncul dari klaster di sekolah,&quot; kata Atase Pendidikan KBRI Beijing Yaya Sutarya di Beijing, Kamis (28/4).

Ia meminta para pelajar Indonesia yang masih tinggal di China untuk mengikuti peraturan yang ditetapkan pihak sekolah atau kampus.

&quot;Kalau tidak penting-penting banget, jangan sampai keluar area sekolah,&quot; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, China Tes Massal Jutaan Orang
Ia juga menasihati para pelajar Indonesia agar menaati protokol kesehatan yang ditetapkan otoritas di berbagai daerah di China.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Cerita Kelaparan dan Kemarahan Bayangi Shanghai Akibat Lockdown Covid-19
Demikian juga para orang tua yang tinggal bersama anaknya di Beijing untuk tidak meninggalkan kota itu pada musim liburan Hari Buruh sebagaimana anjuran otoritas setempat.
&quot;Kalau ke luar kota, baliknya harus karantina dan anak-anaknya juga tidak boleh masuk sekolah,&quot; lanjutnya.



Sebanyak 46 dari 138 kasus positif terbaru Covid-19 di Beijing dalam enam hari terakhir berasal dari sekolah.



Distrik Chaoyang yang dihuni oleh mayoritas warga asing dan banyak terdapat kompleks diplomatik menyumbang 14 pelajar yang positif Covid-19 di Beijing.



Sejak ditemukan klaster baru di dua sekolah di Distrik Chaoyang pada Jumat (22/4), hampir semua kegiatan belajar dan mengajar tatap-muka di sekolah ditiadakan.



Di Beijing terdapat 36 pelajar asal Indonesia yang terdiri dari 25 mahasiswa dan 15 murid taman kanak-kanak hingga sekolah tingkat menengah.

</description><content:encoded>BEIJING -  Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing mengingatkan 1.367 pelajar asal Indonesia di China untuk meningkatkan kewaspadaan akan munculnya gelombang baru Covid-19.

&quot;Peringatan ini penting, mengingat gelombang COVID-19 terbaru di Beijing muncul dari klaster di sekolah,&quot; kata Atase Pendidikan KBRI Beijing Yaya Sutarya di Beijing, Kamis (28/4).

Ia meminta para pelajar Indonesia yang masih tinggal di China untuk mengikuti peraturan yang ditetapkan pihak sekolah atau kampus.

&quot;Kalau tidak penting-penting banget, jangan sampai keluar area sekolah,&quot; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, China Tes Massal Jutaan Orang
Ia juga menasihati para pelajar Indonesia agar menaati protokol kesehatan yang ditetapkan otoritas di berbagai daerah di China.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Cerita Kelaparan dan Kemarahan Bayangi Shanghai Akibat Lockdown Covid-19
Demikian juga para orang tua yang tinggal bersama anaknya di Beijing untuk tidak meninggalkan kota itu pada musim liburan Hari Buruh sebagaimana anjuran otoritas setempat.
&quot;Kalau ke luar kota, baliknya harus karantina dan anak-anaknya juga tidak boleh masuk sekolah,&quot; lanjutnya.



Sebanyak 46 dari 138 kasus positif terbaru Covid-19 di Beijing dalam enam hari terakhir berasal dari sekolah.



Distrik Chaoyang yang dihuni oleh mayoritas warga asing dan banyak terdapat kompleks diplomatik menyumbang 14 pelajar yang positif Covid-19 di Beijing.



Sejak ditemukan klaster baru di dua sekolah di Distrik Chaoyang pada Jumat (22/4), hampir semua kegiatan belajar dan mengajar tatap-muka di sekolah ditiadakan.



Di Beijing terdapat 36 pelajar asal Indonesia yang terdiri dari 25 mahasiswa dan 15 murid taman kanak-kanak hingga sekolah tingkat menengah.

</content:encoded></item></channel></rss>
