<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Negara Paling Korup di Asia, Apakah Indonesia Termasuk? </title><description>Denmark, Finlandia, dan Selandia Baru adalah tiga besar negara paling bersih korupsi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/01/18/2587688/5-negara-paling-korup-di-asia-apakah-indonesia-termasuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/01/18/2587688/5-negara-paling-korup-di-asia-apakah-indonesia-termasuk"/><item><title>5 Negara Paling Korup di Asia, Apakah Indonesia Termasuk? </title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/01/18/2587688/5-negara-paling-korup-di-asia-apakah-indonesia-termasuk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/01/18/2587688/5-negara-paling-korup-di-asia-apakah-indonesia-termasuk</guid><pubDate>Minggu 01 Mei 2022 05:06 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Litbang MPI</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/04/30/18/2587688/5-negara-paling-korup-di-asia-apakah-indonesia-termasuk-vxPdzT7CgI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi korupsi (Foto: Pixabay)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/04/30/18/2587688/5-negara-paling-korup-di-asia-apakah-indonesia-termasuk-vxPdzT7CgI.jpg</image><title>Ilustrasi korupsi (Foto: Pixabay)</title></images><description>JAKARTA - Transparency International (TI) merilis laporan pada 2021 tentang Indeks Persepsi Korupsi yang melibatkan 180 negara di dunia. Laporan tersebut mengurutkan negara-negara berdasarkan skor dalam skala 0 (sangat korup) hingga 100 (sangat bersih).
Denmark, Finlandia, dan Selandia Baru adalah tiga besar negara paling bersih korupsi dengan skor masing-masing sebesar 88. Sementara Indonesia mendapatkan skor 38. Meskipun sudah lebih baik dari tahun sebelumnya di 2020, korupsi di Tanah Air masih sangat butuh perhatian serius. Lalu siapa saja negara di Asia yang memiliki tingkat korupsi paling memprihatinkan? Berdasarkan laporan Indeks Persepsi Korupsi tersebut, berikut adalah daftarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Turun, Moeldoko : Masih Ada PR Tutup Celah Korupsi
1. Korea Utara
Rakyat Korea Utara berada di bawah cengkeraman pemerintahan ditaktorisme selama bertahun-tahun. Korupsi merupakan hal yang lumrah di negara ini. Dibandingkan negara serumpun dan tetangganya, Korea Selatan, yang penanganan korupsinya bisa terbilang bagus, maka Korea Utara mendapatkan skor CPI yang rendah selama tiga tahun berturut-turut. Skornya pada tahun 2021 sebesar 16, pada tahun 2020 sebesar 18, dan pada tahun 2019 mendapatkan skor 17.
Baca juga:&amp;nbsp;Indeks Persepsi Korupsi Turun, Pemerintah Maksimalkan Sistem Pencegahan dan Terintegrasi
2. Kamboja
Negara di Asia Tenggara, Kamboja, memiliki praktik korupsi yang merajalela. Mulai dari suap pelanggaran lalu lintas sampai ke  vonis hukum, sudah akrab dalam kehidupan masyarakat Kamboja. Negara Kamboja mendapatkan skor CPI sebesar 23 pada tahun 2021, skor 21 pada tahun 2020, dan skor 20 pada tahun 2019.3. Myanmar

Myamar mengalami politik dan ekonomi negara yang terus menurun akibat pemerintahan militer selama empat dekade, kekerasan politik, dan penindasan sistematis terhadap oposisi demokratis. Korupsi di Myanmar termasuk tinggi, tak kalah dari Kamboja. Myanmar mendapatkan skor CPI 28 pada tahun 2021 dan 2020, sedangkan pada 2019 negara ini meraih skor 29.

4. Laos

Masih di kawasan Asia Tenggara, Laos juga memiliki angka korupsi yang tinggi. Mengutip dari Risk &amp;amp; Compliance Portal, budaya korupsi telah dilestarikan oleh LPRP (Partai Revolusioner Rakyat Laos) dan investor asing yang memberikan dukungan politik dan memberikan suap penjabat. Terlebih lagi, meskipun ada UU yang mengatur kriminalisasi penyalahgunaan kekuasaan, penggelapan dana, suap pasif, dan penipuan, pejabat jarang dituntut. Laos mendapatkan skor CPI 30 pada tahun 2021, 29 pada tahun 2020 dan 2019.

5. Papua Nugini

Korupsi di Papua Nugini terjadi hampir setiap hari, bahkan dalam rutinitas normal sekalipun. Mengutip dari Devpolicy Blog, pegawai negeri biasa di Papua Nugini bisa meminta uang makan siang atau tip untuk melakukan pekerjaan mereka. Kehidupan yang sulit dan tingginya angka pengangguran membuat banyak masyarakat di negara ini tak segan melakukan tindakan tak bermoral dan transaksi kotor untuk bertahan hidup. Papua Nugini mendapatkan skor CPI 31 pada tahun 2021, skor 27 pada tahun 2020, dan skor 28 pada 2019.

</description><content:encoded>JAKARTA - Transparency International (TI) merilis laporan pada 2021 tentang Indeks Persepsi Korupsi yang melibatkan 180 negara di dunia. Laporan tersebut mengurutkan negara-negara berdasarkan skor dalam skala 0 (sangat korup) hingga 100 (sangat bersih).
Denmark, Finlandia, dan Selandia Baru adalah tiga besar negara paling bersih korupsi dengan skor masing-masing sebesar 88. Sementara Indonesia mendapatkan skor 38. Meskipun sudah lebih baik dari tahun sebelumnya di 2020, korupsi di Tanah Air masih sangat butuh perhatian serius. Lalu siapa saja negara di Asia yang memiliki tingkat korupsi paling memprihatinkan? Berdasarkan laporan Indeks Persepsi Korupsi tersebut, berikut adalah daftarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Turun, Moeldoko : Masih Ada PR Tutup Celah Korupsi
1. Korea Utara
Rakyat Korea Utara berada di bawah cengkeraman pemerintahan ditaktorisme selama bertahun-tahun. Korupsi merupakan hal yang lumrah di negara ini. Dibandingkan negara serumpun dan tetangganya, Korea Selatan, yang penanganan korupsinya bisa terbilang bagus, maka Korea Utara mendapatkan skor CPI yang rendah selama tiga tahun berturut-turut. Skornya pada tahun 2021 sebesar 16, pada tahun 2020 sebesar 18, dan pada tahun 2019 mendapatkan skor 17.
Baca juga:&amp;nbsp;Indeks Persepsi Korupsi Turun, Pemerintah Maksimalkan Sistem Pencegahan dan Terintegrasi
2. Kamboja
Negara di Asia Tenggara, Kamboja, memiliki praktik korupsi yang merajalela. Mulai dari suap pelanggaran lalu lintas sampai ke  vonis hukum, sudah akrab dalam kehidupan masyarakat Kamboja. Negara Kamboja mendapatkan skor CPI sebesar 23 pada tahun 2021, skor 21 pada tahun 2020, dan skor 20 pada tahun 2019.3. Myanmar

Myamar mengalami politik dan ekonomi negara yang terus menurun akibat pemerintahan militer selama empat dekade, kekerasan politik, dan penindasan sistematis terhadap oposisi demokratis. Korupsi di Myanmar termasuk tinggi, tak kalah dari Kamboja. Myanmar mendapatkan skor CPI 28 pada tahun 2021 dan 2020, sedangkan pada 2019 negara ini meraih skor 29.

4. Laos

Masih di kawasan Asia Tenggara, Laos juga memiliki angka korupsi yang tinggi. Mengutip dari Risk &amp;amp; Compliance Portal, budaya korupsi telah dilestarikan oleh LPRP (Partai Revolusioner Rakyat Laos) dan investor asing yang memberikan dukungan politik dan memberikan suap penjabat. Terlebih lagi, meskipun ada UU yang mengatur kriminalisasi penyalahgunaan kekuasaan, penggelapan dana, suap pasif, dan penipuan, pejabat jarang dituntut. Laos mendapatkan skor CPI 30 pada tahun 2021, 29 pada tahun 2020 dan 2019.

5. Papua Nugini

Korupsi di Papua Nugini terjadi hampir setiap hari, bahkan dalam rutinitas normal sekalipun. Mengutip dari Devpolicy Blog, pegawai negeri biasa di Papua Nugini bisa meminta uang makan siang atau tip untuk melakukan pekerjaan mereka. Kehidupan yang sulit dan tingginya angka pengangguran membuat banyak masyarakat di negara ini tak segan melakukan tindakan tak bermoral dan transaksi kotor untuk bertahan hidup. Papua Nugini mendapatkan skor CPI 31 pada tahun 2021, skor 27 pada tahun 2020, dan skor 28 pada 2019.

</content:encoded></item></channel></rss>
