<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lebaran di Jalan Demi Berkumpul Keluarga di Kampung Halaman</title><description>Sejumlah pemudik mengaku rela melaksanakan lebaran di jalan demi bisa berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/02/337/2588269/lebaran-di-jalan-demi-berkumpul-keluarga-di-kampung-halaman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/02/337/2588269/lebaran-di-jalan-demi-berkumpul-keluarga-di-kampung-halaman"/><item><title>Lebaran di Jalan Demi Berkumpul Keluarga di Kampung Halaman</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/02/337/2588269/lebaran-di-jalan-demi-berkumpul-keluarga-di-kampung-halaman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/02/337/2588269/lebaran-di-jalan-demi-berkumpul-keluarga-di-kampung-halaman</guid><pubDate>Senin 02 Mei 2022 10:02 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/01/337/2588269/lebaran-di-jalan-demi-berkumpul-keluarga-di-kampung-halaman-JxNXpkrown.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/01/337/2588269/lebaran-di-jalan-demi-berkumpul-keluarga-di-kampung-halaman-JxNXpkrown.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Antara)</title></images><description>SEJUMLAH pemudik mengaku rela melaksanakan lebaran di jalan demi bisa berkumpul bersama keluarga di kampung halaman dalam momen mudik Lebaran 2022.

Seperti yang dilakukan Lopi, pemudik tujuan Bengkulu, yang menuturkan pada Lebaran tahun ini merupakan momen bertemu orang tua setelah dua tahun terpisah jarak akibat pandemi.

&quot;Mau tak mau kita lebaran di jalan, enggak ada persiapan, yang penting ketemu orang tua,&quot; kata pria berusia 29 tahun itu kepada MNC Portal Indonesia, di Terminal Pulo Gebang, Minggu (1/5/2022).

Lopi merasa pertemuan dengan keluarga dapat memberinya motivasi saat bekerja di tempat perantauan. Baginya, doa orang tua dapat membantunya menggapai hal yang dia inginkan.

Senada dengan Lopi, pemudik tujuan Bojonegoro bernama Rico juga mengakui pertemuan dengan istri dan anak merupakan hal prioritas. Sebab, pekerja migran asal Amerika Serikat ini terpaut ribuan kilometer dengan keluarga.

Rico menuturkan baru saja memesan tiket bus di Pulo Gebang, setelah kesulitan mendapatkan satu bangku kereta api. Terbang dari Seattle, AS menggunakan Japan Airlines, Rico mengaku rela memilih moda transportasi apapun demi bisa merapat ke kampung.

BACA JUGA:Pemudik Meninggal Usai Isi Bensin di SPBU Bekasi

Rico mengaku tak masalah jika kemacetan menggunakan bus menjadi hambatan saat menuju kampung halaman.

&quot;Semoga bisa tiba sebelum salat Ied, untung dapat ini (bus) opsi terakhir,&quot; tutur pekerja kapal pesiar itu.Sebagai informasi, Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang masih memberangkatkan pemudik beberapa hari terakhir jelang lebaran.

Komandan Regu (Danru) Dinas Perhubungan UPT Terminal Pulo Gebang, Mujib Thamrin mengimbau pemudik untuk menjaga daya tahan tubuh di tengah penyebaran Covid-19.

&quot;Mohon dijaga prokesnya, vaksin jangan lupa. Semoga selamat sampai tujuan,&quot; kata Mujib.</description><content:encoded>SEJUMLAH pemudik mengaku rela melaksanakan lebaran di jalan demi bisa berkumpul bersama keluarga di kampung halaman dalam momen mudik Lebaran 2022.

Seperti yang dilakukan Lopi, pemudik tujuan Bengkulu, yang menuturkan pada Lebaran tahun ini merupakan momen bertemu orang tua setelah dua tahun terpisah jarak akibat pandemi.

&quot;Mau tak mau kita lebaran di jalan, enggak ada persiapan, yang penting ketemu orang tua,&quot; kata pria berusia 29 tahun itu kepada MNC Portal Indonesia, di Terminal Pulo Gebang, Minggu (1/5/2022).

Lopi merasa pertemuan dengan keluarga dapat memberinya motivasi saat bekerja di tempat perantauan. Baginya, doa orang tua dapat membantunya menggapai hal yang dia inginkan.

Senada dengan Lopi, pemudik tujuan Bojonegoro bernama Rico juga mengakui pertemuan dengan istri dan anak merupakan hal prioritas. Sebab, pekerja migran asal Amerika Serikat ini terpaut ribuan kilometer dengan keluarga.

Rico menuturkan baru saja memesan tiket bus di Pulo Gebang, setelah kesulitan mendapatkan satu bangku kereta api. Terbang dari Seattle, AS menggunakan Japan Airlines, Rico mengaku rela memilih moda transportasi apapun demi bisa merapat ke kampung.

BACA JUGA:Pemudik Meninggal Usai Isi Bensin di SPBU Bekasi

Rico mengaku tak masalah jika kemacetan menggunakan bus menjadi hambatan saat menuju kampung halaman.

&quot;Semoga bisa tiba sebelum salat Ied, untung dapat ini (bus) opsi terakhir,&quot; tutur pekerja kapal pesiar itu.Sebagai informasi, Terminal Bus Terpadu Pulo Gebang masih memberangkatkan pemudik beberapa hari terakhir jelang lebaran.

Komandan Regu (Danru) Dinas Perhubungan UPT Terminal Pulo Gebang, Mujib Thamrin mengimbau pemudik untuk menjaga daya tahan tubuh di tengah penyebaran Covid-19.

&quot;Mohon dijaga prokesnya, vaksin jangan lupa. Semoga selamat sampai tujuan,&quot; kata Mujib.</content:encoded></item></channel></rss>
