<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Putin: Hentikan Pasokan Senjata ke Ukraina, Barat Bisa Bantu Akhiri Perang</title><description>Putin menuduh pasukan Ukraina melakukan kejahatan perang dengan membombardir kota-kota di Ukraina timur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/05/18/2589232/putin-hentikan-pasokan-senjata-ke-ukraina-barat-bisa-bantu-akhiri-perang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/05/18/2589232/putin-hentikan-pasokan-senjata-ke-ukraina-barat-bisa-bantu-akhiri-perang"/><item><title>Putin: Hentikan Pasokan Senjata ke Ukraina, Barat Bisa Bantu Akhiri Perang</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/05/18/2589232/putin-hentikan-pasokan-senjata-ke-ukraina-barat-bisa-bantu-akhiri-perang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/05/18/2589232/putin-hentikan-pasokan-senjata-ke-ukraina-barat-bisa-bantu-akhiri-perang</guid><pubDate>Kamis 05 Mei 2022 07:08 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/04/18/2589232/putin-hentikan-pasokan-senjata-ke-ukraina-barat-bisa-bantu-akhiri-perang-UhxOkpRrSI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Putin ingin Barat hentikan pasok senjata ke Ukraina (Foto: picture alliance)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/04/18/2589232/putin-hentikan-pasokan-senjata-ke-ukraina-barat-bisa-bantu-akhiri-perang-UhxOkpRrSI.jpg</image><title>Putin ingin Barat hentikan pasok senjata ke Ukraina (Foto: picture alliance)</title></images><description>RUSIA &amp;ndash; Perang Rusia-Ukraina sepertinya belum akan berhenti. Negosiasi damai kedua negara seolah berjalan alot dan tidak memiliki kemajuan berarti. Menurut Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Barat dapat membantu mengakhiri perang di Ukraina dengan memberikan lebih banyak tekanan pada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan menghentikan pengiriman senjata ke pasukannya.
Hal ini dingkapkan Putin saat berbicara dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron melalui hubungan telepon.
Menurut pernyataan Kremlin, Putin menuduh pasukan Ukraina melakukan kejahatan perang dengan membombardir kota-kota di Ukraina timur di mana separatis yang didukung Moskow menguasai wilayah yang luas,
Baca juga:&amp;nbsp;Intelijen Ukraina Perkirakan Kapan Invasi Rusia Akan Berakhir, Ini Prediksinya
Putin bersikeras bahwa Rusia terbuka untuk berdialog dengan Ukraina.
Sementara itu, menurut pernyataan Istana lys&amp;eacute;e, Macron meminta Putin untuk mengakhiri &quot;perang agresi&quot; Rusia dan mengatakan dia siap membantu mencapai solusi negosiasi untuk konflik yang menghormati kedaulatan Ukraina.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Happy Ending! Suami Selamat dari Pembajakan di Laut dan Istri Selamat dari Perang Rusia-Ukraina
Macron kembali menyerukan gencatan senjata dan pembicaraan untuk mengakhiri perang yang disebabkan oleh invasi Rusia.
Dia meminta Putin untuk mengizinkan evakuasi lebih lanjut di kota Mariupol.

Macron, yang memenangkan pemilihan kembali bulan lalu, telah berbicara dengan Putin beberapa kali sejak invasi Rusia ke Ukraina.



Dia mengatakan bersedia bekerja sama dengan &quot;organisasi internasional yang kompeten&quot; untuk membantu mengangkat blokade Rusia terhadap pelabuhan Laut Hitam Ukraina sehingga dapat melanjutkan ekspor makanan.

Kota itu telah menyaksikan beberapa pertempuran paling sengit dalam perang dan ratusan warga sipil diyakini masih terperangkap di bawah reruntuhan pabrik baja yang dipegang oleh pasukan Ukraina.



Negara-negara Barat telah mempersenjatai Ukraina secara ekstensif dalam perangnya melawan Rusia. Pada Selasa (3/5) Inggris mengumumkan janji mengirimkan peralatan militer senilai 300 juta poundsterling (Rp5 triliun) termasuk peralatan perang elektronik, sistem radar, GPS jammers dan perangkat night-vision.


Ribuan orang, baik kombatan maupun warga sipil, telah terbunuh atau terluka sejak invasi pada 24 Februari dan lebih dari 5,5 juta telah melarikan diri ke luar negeri sebagai pengungsi.



Pasukan Rusia telah mundur dari wilayah ibukota Kyiv untuk memfokuskan operasi mereka di Ukraina timur.







Sejumlah serangan terhadap daerah pemukiman telah tercatat di daerah-daerah yang dikuasai separatis sejak invasi dimulai tetapi tidak ada yang sebesar penembakan kota-kota yang dikuasai pemerintah oleh pasukan Rusia. Ukraina membantah menembaki daerah pemukiman.



Pasukan Rusia telah dituduh melakukan kekejaman, termasuk di Bucha, sebuah kota di luar Kyiv.

&amp;nbsp;Baca Selengkapnya:&amp;nbsp;Putin ke Macron: Barat Dapat Bantu Akhiri Perang dengan Berhenti Pasok Senjata ke Ukraina 





</description><content:encoded>RUSIA &amp;ndash; Perang Rusia-Ukraina sepertinya belum akan berhenti. Negosiasi damai kedua negara seolah berjalan alot dan tidak memiliki kemajuan berarti. Menurut Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Barat dapat membantu mengakhiri perang di Ukraina dengan memberikan lebih banyak tekanan pada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan menghentikan pengiriman senjata ke pasukannya.
Hal ini dingkapkan Putin saat berbicara dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron melalui hubungan telepon.
Menurut pernyataan Kremlin, Putin menuduh pasukan Ukraina melakukan kejahatan perang dengan membombardir kota-kota di Ukraina timur di mana separatis yang didukung Moskow menguasai wilayah yang luas,
Baca juga:&amp;nbsp;Intelijen Ukraina Perkirakan Kapan Invasi Rusia Akan Berakhir, Ini Prediksinya
Putin bersikeras bahwa Rusia terbuka untuk berdialog dengan Ukraina.
Sementara itu, menurut pernyataan Istana lys&amp;eacute;e, Macron meminta Putin untuk mengakhiri &quot;perang agresi&quot; Rusia dan mengatakan dia siap membantu mencapai solusi negosiasi untuk konflik yang menghormati kedaulatan Ukraina.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Happy Ending! Suami Selamat dari Pembajakan di Laut dan Istri Selamat dari Perang Rusia-Ukraina
Macron kembali menyerukan gencatan senjata dan pembicaraan untuk mengakhiri perang yang disebabkan oleh invasi Rusia.
Dia meminta Putin untuk mengizinkan evakuasi lebih lanjut di kota Mariupol.

Macron, yang memenangkan pemilihan kembali bulan lalu, telah berbicara dengan Putin beberapa kali sejak invasi Rusia ke Ukraina.



Dia mengatakan bersedia bekerja sama dengan &quot;organisasi internasional yang kompeten&quot; untuk membantu mengangkat blokade Rusia terhadap pelabuhan Laut Hitam Ukraina sehingga dapat melanjutkan ekspor makanan.

Kota itu telah menyaksikan beberapa pertempuran paling sengit dalam perang dan ratusan warga sipil diyakini masih terperangkap di bawah reruntuhan pabrik baja yang dipegang oleh pasukan Ukraina.



Negara-negara Barat telah mempersenjatai Ukraina secara ekstensif dalam perangnya melawan Rusia. Pada Selasa (3/5) Inggris mengumumkan janji mengirimkan peralatan militer senilai 300 juta poundsterling (Rp5 triliun) termasuk peralatan perang elektronik, sistem radar, GPS jammers dan perangkat night-vision.


Ribuan orang, baik kombatan maupun warga sipil, telah terbunuh atau terluka sejak invasi pada 24 Februari dan lebih dari 5,5 juta telah melarikan diri ke luar negeri sebagai pengungsi.



Pasukan Rusia telah mundur dari wilayah ibukota Kyiv untuk memfokuskan operasi mereka di Ukraina timur.







Sejumlah serangan terhadap daerah pemukiman telah tercatat di daerah-daerah yang dikuasai separatis sejak invasi dimulai tetapi tidak ada yang sebesar penembakan kota-kota yang dikuasai pemerintah oleh pasukan Rusia. Ukraina membantah menembaki daerah pemukiman.



Pasukan Rusia telah dituduh melakukan kekejaman, termasuk di Bucha, sebuah kota di luar Kyiv.

&amp;nbsp;Baca Selengkapnya:&amp;nbsp;Putin ke Macron: Barat Dapat Bantu Akhiri Perang dengan Berhenti Pasok Senjata ke Ukraina 





</content:encoded></item></channel></rss>
