<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bom Rusia Hantam Sekolah Ukraina, Bunuh 2 Orang, 60 Lainnya Dikhawatirkan Tewas</title><description>Sekolah itu disebut sebagai salah satu lokasi perlindungan warga dari serangan Rusia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/08/18/2590688/bom-rusia-hantam-sekolah-ukraina-bunuh-2-orang-60-lainnya-dikhawatirkan-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/08/18/2590688/bom-rusia-hantam-sekolah-ukraina-bunuh-2-orang-60-lainnya-dikhawatirkan-tewas"/><item><title>Bom Rusia Hantam Sekolah Ukraina, Bunuh 2 Orang, 60 Lainnya Dikhawatirkan Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/08/18/2590688/bom-rusia-hantam-sekolah-ukraina-bunuh-2-orang-60-lainnya-dikhawatirkan-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/08/18/2590688/bom-rusia-hantam-sekolah-ukraina-bunuh-2-orang-60-lainnya-dikhawatirkan-tewas</guid><pubDate>Minggu 08 Mei 2022 15:23 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/08/18/2590688/bom-rusia-hantam-sekolah-ukraina-bunuh-2-orang-60-lainnya-dikhawatirkan-tewas-9EhEgSDgpB.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Tim penyelamat berdiri di atas puing-puing sekolah yang hancur akibat pengeboman Rusia di Bilohorivka, Desa Luhansk, Ukraina, 7 Mei 2022. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/08/18/2590688/bom-rusia-hantam-sekolah-ukraina-bunuh-2-orang-60-lainnya-dikhawatirkan-tewas-9EhEgSDgpB.JPG</image><title>Tim penyelamat berdiri di atas puing-puing sekolah yang hancur akibat pengeboman Rusia di Bilohorivka, Desa Luhansk, Ukraina, 7 Mei 2022. (Foto: Reuters)</title></images><description>KIEV - Dua orang tewas dalam pengeboman sebuah sekolah di Desa  Bilohorivka dan 60 lainnya masih terkubur di bawah puing-puing, dikhawatirkan tewas, kata Gubernur Wilayah Luhansk, Ukraina timur, Serhit Gaidai pada Minggu (8/5/2022).
BACA JUGA:&amp;nbsp;Banyak Simbol Setan Nazi Ditemukan di Pos Pertempuran, Rusia Tuduh Ukraina Pakai Ilmu Sihir Hitam saat Perang

Gaidai mengatakan Rusia menjatuhkan bom pada Sabtu (7/5/2022) sore di sekolah tempat sekira 90 orang berlindung, menyebabkan kebakaran yang menelan bangunan itu. Sebanyak 30 telah diselamatkan dari reruntuhan bangunan.
&quot;Api dapat dipadamkan setelah hampir empat jam, kemudian puing-puing dibersihkan, dan, sayangnya, mayat dua orang ditemukan,&quot; tulis Gaidai dalam sebuah posting di aplikasi pesan Telegram sebagaimana dilansir Reuters.
&quot;Enam puluh orang kemungkinan tewas di bawah reruntuhan bangunan.&quot;
BACA JUGA:&amp;nbsp;Sekutu Putin: Perang Ukraina Berlarut-larut, Tidak Berjalan Sesuai Rencana

Secara terpisah, Gaidai mengatakan bahwa menurut informasi awal, bombardir di Desa Shypilovo menghancurkan sebuah rumah dan 11 orang masih berada di bawah reruntuhan bangunan.
Reuters tidak dapat segera memverifikasi laporan tersebut. Tidak ada tanggapan segera dari Rusia.</description><content:encoded>KIEV - Dua orang tewas dalam pengeboman sebuah sekolah di Desa  Bilohorivka dan 60 lainnya masih terkubur di bawah puing-puing, dikhawatirkan tewas, kata Gubernur Wilayah Luhansk, Ukraina timur, Serhit Gaidai pada Minggu (8/5/2022).
BACA JUGA:&amp;nbsp;Banyak Simbol Setan Nazi Ditemukan di Pos Pertempuran, Rusia Tuduh Ukraina Pakai Ilmu Sihir Hitam saat Perang

Gaidai mengatakan Rusia menjatuhkan bom pada Sabtu (7/5/2022) sore di sekolah tempat sekira 90 orang berlindung, menyebabkan kebakaran yang menelan bangunan itu. Sebanyak 30 telah diselamatkan dari reruntuhan bangunan.
&quot;Api dapat dipadamkan setelah hampir empat jam, kemudian puing-puing dibersihkan, dan, sayangnya, mayat dua orang ditemukan,&quot; tulis Gaidai dalam sebuah posting di aplikasi pesan Telegram sebagaimana dilansir Reuters.
&quot;Enam puluh orang kemungkinan tewas di bawah reruntuhan bangunan.&quot;
BACA JUGA:&amp;nbsp;Sekutu Putin: Perang Ukraina Berlarut-larut, Tidak Berjalan Sesuai Rencana

Secara terpisah, Gaidai mengatakan bahwa menurut informasi awal, bombardir di Desa Shypilovo menghancurkan sebuah rumah dan 11 orang masih berada di bawah reruntuhan bangunan.
Reuters tidak dapat segera memverifikasi laporan tersebut. Tidak ada tanggapan segera dari Rusia.</content:encoded></item></channel></rss>
