<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puncak Arus Balik, 43 Ribu Orang Masuk Bali Lewat Gilimanuk</title><description>Puncak arus balik pemudik menuju Bali terjadi pada Minggu (8/5/2022).</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/09/244/2590999/puncak-arus-balik-43-ribu-orang-masuk-bali-lewat-gilimanuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/09/244/2590999/puncak-arus-balik-43-ribu-orang-masuk-bali-lewat-gilimanuk"/><item><title>Puncak Arus Balik, 43 Ribu Orang Masuk Bali Lewat Gilimanuk</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/09/244/2590999/puncak-arus-balik-43-ribu-orang-masuk-bali-lewat-gilimanuk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/09/244/2590999/puncak-arus-balik-43-ribu-orang-masuk-bali-lewat-gilimanuk</guid><pubDate>Senin 09 Mei 2022 10:52 WIB</pubDate><dc:creator>Mohamad Chusna</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/09/244/2590999/puncak-arus-balik-43-ribu-orang-masuk-bali-lewat-gilimanuk-DoaiN192GE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: M Chusna/MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/09/244/2590999/puncak-arus-balik-43-ribu-orang-masuk-bali-lewat-gilimanuk-DoaiN192GE.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: M Chusna/MPI)</title></images><description>DENPASAR - Puncak arus balik pemudik menuju Bali terjadi pada Minggu (8/5/2022). Sebanyak 43 ribu orang lebih menyeberang ke Bali lewat pelabuhan Gilimanuk.
&quot;Dari data produksi, jumlah tertinggi penumpang menyeberang dari Ketapang ke Gilimanuk terjadi pada Sabtu (7/5/2022) pukul 08.00 Wita sampai Minggu (8/5/2022) pukul 08.00 Wita,&quot; kata General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Hasan Lessy.
Berdasarkan data produksi, pada periode itu tercatat 43.324 penumpang menyeberang ke Bali. Jumlah itu lebih tinggi dibanding Jumat (6/5/2022) pukul 08.00 Wita sampai Sabtu (7/5/2022) pukul 08.00 Wita sebanyak 35.965 penumpang.
BACA JUGA:Puncak Arus Balik 2022, BNPB Sebut Prokes di Pelabuhan Bakauheni Berjalan Baik
BACA JUGA:Arus Balik di Pantura Cirebon Meningkat, Jalur Sebaliknya Juga Padat
Jumlah kendaraan yang menyeberang juga meningkat dari 8.853 unit pada periode Jumat sampai Sabtu menjadi 11.821 unit pada Sabtu sampai Minggu.Meski terjadi peningkatan, trafik penyeberangan masih lancar dan tidak terjadi penumpukan kendaraan di area parkir pelabuhan.
Semua penumpang dan kendaraan masih terangkut normal dengan 32 kapal feri. &quot;Ada empat dermaga dan situasi masih normal,&quot; ujar Hasan.</description><content:encoded>DENPASAR - Puncak arus balik pemudik menuju Bali terjadi pada Minggu (8/5/2022). Sebanyak 43 ribu orang lebih menyeberang ke Bali lewat pelabuhan Gilimanuk.
&quot;Dari data produksi, jumlah tertinggi penumpang menyeberang dari Ketapang ke Gilimanuk terjadi pada Sabtu (7/5/2022) pukul 08.00 Wita sampai Minggu (8/5/2022) pukul 08.00 Wita,&quot; kata General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang Hasan Lessy.
Berdasarkan data produksi, pada periode itu tercatat 43.324 penumpang menyeberang ke Bali. Jumlah itu lebih tinggi dibanding Jumat (6/5/2022) pukul 08.00 Wita sampai Sabtu (7/5/2022) pukul 08.00 Wita sebanyak 35.965 penumpang.
BACA JUGA:Puncak Arus Balik 2022, BNPB Sebut Prokes di Pelabuhan Bakauheni Berjalan Baik
BACA JUGA:Arus Balik di Pantura Cirebon Meningkat, Jalur Sebaliknya Juga Padat
Jumlah kendaraan yang menyeberang juga meningkat dari 8.853 unit pada periode Jumat sampai Sabtu menjadi 11.821 unit pada Sabtu sampai Minggu.Meski terjadi peningkatan, trafik penyeberangan masih lancar dan tidak terjadi penumpukan kendaraan di area parkir pelabuhan.
Semua penumpang dan kendaraan masih terangkut normal dengan 32 kapal feri. &quot;Ada empat dermaga dan situasi masih normal,&quot; ujar Hasan.</content:encoded></item></channel></rss>
