<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polri Pastikan Rekayasa Lalin di Jalan Tol Resmi Berakhir</title><description>Polri memastikan bahwa kebijakan rekayasa lalu lintas (lalin) skema one way dan ganjil genap di jalan tol dalam menghadapi arus balik&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/09/337/2590953/polri-pastikan-rekayasa-lalin-di-jalan-tol-resmi-berakhir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/09/337/2590953/polri-pastikan-rekayasa-lalin-di-jalan-tol-resmi-berakhir"/><item><title>Polri Pastikan Rekayasa Lalin di Jalan Tol Resmi Berakhir</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/09/337/2590953/polri-pastikan-rekayasa-lalin-di-jalan-tol-resmi-berakhir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/09/337/2590953/polri-pastikan-rekayasa-lalin-di-jalan-tol-resmi-berakhir</guid><pubDate>Senin 09 Mei 2022 09:39 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/09/337/2590953/polri-pastikan-rekayasa-lalin-di-jalan-tol-resmi-berakhir-0nDpiiPWV4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo (foto: dok MNC Portal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/09/337/2590953/polri-pastikan-rekayasa-lalin-di-jalan-tol-resmi-berakhir-0nDpiiPWV4.jpg</image><title>Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo (foto: dok MNC Portal)</title></images><description>
JAKARTA - Polri memastikan bahwa kebijakan rekayasa lalu lintas (lalin) skema one way dan ganjil genap di jalan tol dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran tahun 2022 telah resmi dinyatakan berakhir.

&quot;Pada hari ini mulai dari pukul 00.30 WIB pelaksanaan rekayasa lalin one way Lebaran 2022 dinyatakan selesai,&quot; kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada awak media, Jakarta, Senin (9/5/2022).

Setelah dilakukan sterilisasi tadi malam hingga pukul 02.30 WIB, kondisi arus lalu lintas di jalan tol dari trans Jawa hingga Cikampek telah berjalan normal di kedua jalur.
BACA JUGA:Menhub Klaim Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar&amp;nbsp;
Dedi memastikan penyetopan kebijakan rekayasa lalu lintas tersebut telah dilakukan analisas dan evaluasi dari hasil pengamatan melalui peta digital dan CCTV.

&quot;Serta laporan dari anggota dilapangan bahwa arus lalin telah berkurang dan pada posisi normal harian,&quot; ujar Dedi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:KAI Angkut 145.899 Pemudik di H+5 Lebaran

Menurut Dedi, dari pengamatan itu, jumlah kendaraan yang melintas pada ruas jalan tol pada telah menunjukkan hasil bahwa tidak perlu dilakukan kegiatan rekayasa lalu lintas one way.

&quot;Bahwa dengan berkurangnya kendaraan yang melintas maka akan menambah kecepatan yang dimungkinkan akan terjadinya  kecelakaan yang mengakibatkan fatalitas korban,&quot; tutup Dedi.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Polri memastikan bahwa kebijakan rekayasa lalu lintas (lalin) skema one way dan ganjil genap di jalan tol dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran tahun 2022 telah resmi dinyatakan berakhir.

&quot;Pada hari ini mulai dari pukul 00.30 WIB pelaksanaan rekayasa lalin one way Lebaran 2022 dinyatakan selesai,&quot; kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada awak media, Jakarta, Senin (9/5/2022).

Setelah dilakukan sterilisasi tadi malam hingga pukul 02.30 WIB, kondisi arus lalu lintas di jalan tol dari trans Jawa hingga Cikampek telah berjalan normal di kedua jalur.
BACA JUGA:Menhub Klaim Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar&amp;nbsp;
Dedi memastikan penyetopan kebijakan rekayasa lalu lintas tersebut telah dilakukan analisas dan evaluasi dari hasil pengamatan melalui peta digital dan CCTV.

&quot;Serta laporan dari anggota dilapangan bahwa arus lalin telah berkurang dan pada posisi normal harian,&quot; ujar Dedi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:KAI Angkut 145.899 Pemudik di H+5 Lebaran

Menurut Dedi, dari pengamatan itu, jumlah kendaraan yang melintas pada ruas jalan tol pada telah menunjukkan hasil bahwa tidak perlu dilakukan kegiatan rekayasa lalu lintas one way.

&quot;Bahwa dengan berkurangnya kendaraan yang melintas maka akan menambah kecepatan yang dimungkinkan akan terjadinya  kecelakaan yang mengakibatkan fatalitas korban,&quot; tutup Dedi.
</content:encoded></item></channel></rss>
