<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Luhut Tegaskan Jawa-Bali Masih Terapkan PPKM</title><description>Jawa-Bali masih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dalam rangka penanganan Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/09/337/2591206/luhut-tegaskan-jawa-bali-masih-terapkan-ppkm</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/09/337/2591206/luhut-tegaskan-jawa-bali-masih-terapkan-ppkm"/><item><title>Luhut Tegaskan Jawa-Bali Masih Terapkan PPKM</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/09/337/2591206/luhut-tegaskan-jawa-bali-masih-terapkan-ppkm</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/09/337/2591206/luhut-tegaskan-jawa-bali-masih-terapkan-ppkm</guid><pubDate>Senin 09 Mei 2022 15:38 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/09/337/2591206/luhut-tegaskan-jawa-bali-masih-terapkan-ppkm-sq28UkfnWS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Dok Okezone) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/09/337/2591206/luhut-tegaskan-jawa-bali-masih-terapkan-ppkm-sq28UkfnWS.jpg</image><title>Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Dok Okezone) </title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, Jawa-Bali masih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dalam rangka penanganan Covid-19.
&quot;Masih, belum ada perubahan. Kita tambah membaik, tapi kita tetap hati-hati. Kita menganjurkan untuk work from home 1-2 minggu ke depan, kalau tidak ada perkembangan bagus kita lihat nanti. Kita tetap kehati-hatian,&amp;rdquo; ujar Luhut saat Konferensi Pers secara virtual, Senin (9/5/2022).
BACA JUGA:Luhut Binsar: Pelaksanaan Mudik Lebaran 2022 Sangat Sukses!

Luhut menegaskan, penerapakan PPKM ini harus tetap dengan prinsip kehati-hatian sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). &amp;ldquo;Jadi tetap untuk Jawa-Bali kehati-hatian kita tetap perhatikan seperti tadi arahan Presiden,&amp;rdquo; katanya.
Luhut mengatakan, pemerintah menganjurkan untuk WFH 1-2 minggu ke depan. Untuk pengaturannya diserahkan kepada kantor masing-masing. &amp;ldquo;kita juga apa akan, kita menganjurkan untuk work from home 1-2 minggu ke depan ini. Pengaturannya mau 50% atau berapa puluh persen kita serahkan ke kantor. Tapi ini dalam konteks kehati-hatian,&amp;rdquo; tuturnya.
&amp;ldquo;Tapi ini kita selama hampir dua minggu, lebih, saya kira lebih begitu padat. Walaupun sampai hari ini kita belum melihat ada angka-angka kenaikan. Tapi tetap kami hati-hati, kita ndak tahu. Jadi, kalau nanti setelah dua minggu dari sekarang kita evaluasi, baik, nanti kita tentukan langkah berikutnya,&amp;rdquo; kata Luhut.
BACA JUGA:Arus Balik Lebaran 2022, 16% Pemudik Via Merak Belum Kembali
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, Jawa-Bali masih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dalam rangka penanganan Covid-19.
&quot;Masih, belum ada perubahan. Kita tambah membaik, tapi kita tetap hati-hati. Kita menganjurkan untuk work from home 1-2 minggu ke depan, kalau tidak ada perkembangan bagus kita lihat nanti. Kita tetap kehati-hatian,&amp;rdquo; ujar Luhut saat Konferensi Pers secara virtual, Senin (9/5/2022).
BACA JUGA:Luhut Binsar: Pelaksanaan Mudik Lebaran 2022 Sangat Sukses!

Luhut menegaskan, penerapakan PPKM ini harus tetap dengan prinsip kehati-hatian sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). &amp;ldquo;Jadi tetap untuk Jawa-Bali kehati-hatian kita tetap perhatikan seperti tadi arahan Presiden,&amp;rdquo; katanya.
Luhut mengatakan, pemerintah menganjurkan untuk WFH 1-2 minggu ke depan. Untuk pengaturannya diserahkan kepada kantor masing-masing. &amp;ldquo;kita juga apa akan, kita menganjurkan untuk work from home 1-2 minggu ke depan ini. Pengaturannya mau 50% atau berapa puluh persen kita serahkan ke kantor. Tapi ini dalam konteks kehati-hatian,&amp;rdquo; tuturnya.
&amp;ldquo;Tapi ini kita selama hampir dua minggu, lebih, saya kira lebih begitu padat. Walaupun sampai hari ini kita belum melihat ada angka-angka kenaikan. Tapi tetap kami hati-hati, kita ndak tahu. Jadi, kalau nanti setelah dua minggu dari sekarang kita evaluasi, baik, nanti kita tentukan langkah berikutnya,&amp;rdquo; kata Luhut.
BACA JUGA:Arus Balik Lebaran 2022, 16% Pemudik Via Merak Belum Kembali
</content:encoded></item></channel></rss>
