<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyelundupan 179 Kg Kokain dengan Cara Dilempar ke Laut dan Dibiarkan Mengapung</title><description>Diperkirakan nilai 179 Kg kokain itu mencapai Rp 1,2 triliun.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/09/337/2591291/penyelundupan-179-kg-kokain-dengan-cara-dilempar-ke-laut-dan-dibiarkan-mengapung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/09/337/2591291/penyelundupan-179-kg-kokain-dengan-cara-dilempar-ke-laut-dan-dibiarkan-mengapung"/><item><title>Penyelundupan 179 Kg Kokain dengan Cara Dilempar ke Laut dan Dibiarkan Mengapung</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/09/337/2591291/penyelundupan-179-kg-kokain-dengan-cara-dilempar-ke-laut-dan-dibiarkan-mengapung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/09/337/2591291/penyelundupan-179-kg-kokain-dengan-cara-dilempar-ke-laut-dan-dibiarkan-mengapung</guid><pubDate>Senin 09 Mei 2022 17:06 WIB</pubDate><dc:creator>Riezky Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/09/337/2591291/penyelundupan-179-kg-kokain-dengan-cara-dilempar-ke-laut-dan-dibiarkan-mengapung-ck1MlyDpZs.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Penyelundupan Kokain (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/09/337/2591291/penyelundupan-179-kg-kokain-dengan-cara-dilempar-ke-laut-dan-dibiarkan-mengapung-ck1MlyDpZs.JPG</image><title>Penyelundupan Kokain (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - TNI AL berhasil menemukan ratusan Kilogram narkoba jenis kokain di perairan Selat Sunda, sekitar Pelabuhan Merak, Minggu (8/5/2022). Diperkirakan nilai 179 Kg kokain itu mencapai Rp 1,2 triliun.

Wakil KSAL Laksdya Ahmadi Heri Purnomo mengatakan, barang haram itu ditemukan dalam keadaan mengapung dan sudah terbungkus 4 plastik berwarna hitam.

Lebih lanjut dikatakan Heri, cara melemparkan plastik ke laut merupakan modus oknum menyelundupkan narkotika lewat perairan.

Dirinya menduga, pelaku melempar barang itu dengan pelampung. Nantinya setelah barang terapung, makan akan ada orang yang mengawasi dan mengambil barang haram itu sampai ke perairan Indonesia.

BACA JUGA:Wakasal Bongkar Modus Penyelundupan 179 Kg Kokain di Perairan Selat Sunda


&quot;Ini merupakan salah satu modus operandi dari cara memasukan barang-barang haram ke indonesia. Mungkin di sekitar area itu sudah ada, mungkin perahu cepat atau orang-orang yang akan mengawasi pergerakan barang&quot; jelasnya.

Heri menjelaskan, dari analisa yang dilakukan pihaknya, bisa saja pelaku mempelajari karakteristik arus Selat Sunda. Dari hal tersebut, makan akan tersedia data arus pasang surut dari air laut.

&quot;Nantinya diperkirakan posisi barang tersebut bisa diketahui. Atau ya  dengan menggunakan alat bantu sinyal posisi. Ada barang yang oleh  mereka dipasang di benda terapung tersebut sehingga posisinya bisa  terdeteksi oleh kapal yang mengambil,&quot; jelasnya.

Dia memastikan, TNI AL bekerja sama dengan BNN dan Polri akan terus  mendalami masalah ini. Termasuk, tim gabungan akan meningkatkan  kewaspadaan dengan cara melaksanakan patroli rutin di tempat-tempat yang  dicurigai.

&quot;Dalam rangka meningkatkan adanya pelanggaran baik pelanggaran  kedaulatan maupun pelanggaran hukum di laut sesuai dengan kewenangan Tni  AL dan sesuai perkembangan perintah atau putusan dari pemerintah atau  arahan Presiden,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - TNI AL berhasil menemukan ratusan Kilogram narkoba jenis kokain di perairan Selat Sunda, sekitar Pelabuhan Merak, Minggu (8/5/2022). Diperkirakan nilai 179 Kg kokain itu mencapai Rp 1,2 triliun.

Wakil KSAL Laksdya Ahmadi Heri Purnomo mengatakan, barang haram itu ditemukan dalam keadaan mengapung dan sudah terbungkus 4 plastik berwarna hitam.

Lebih lanjut dikatakan Heri, cara melemparkan plastik ke laut merupakan modus oknum menyelundupkan narkotika lewat perairan.

Dirinya menduga, pelaku melempar barang itu dengan pelampung. Nantinya setelah barang terapung, makan akan ada orang yang mengawasi dan mengambil barang haram itu sampai ke perairan Indonesia.

BACA JUGA:Wakasal Bongkar Modus Penyelundupan 179 Kg Kokain di Perairan Selat Sunda


&quot;Ini merupakan salah satu modus operandi dari cara memasukan barang-barang haram ke indonesia. Mungkin di sekitar area itu sudah ada, mungkin perahu cepat atau orang-orang yang akan mengawasi pergerakan barang&quot; jelasnya.

Heri menjelaskan, dari analisa yang dilakukan pihaknya, bisa saja pelaku mempelajari karakteristik arus Selat Sunda. Dari hal tersebut, makan akan tersedia data arus pasang surut dari air laut.

&quot;Nantinya diperkirakan posisi barang tersebut bisa diketahui. Atau ya  dengan menggunakan alat bantu sinyal posisi. Ada barang yang oleh  mereka dipasang di benda terapung tersebut sehingga posisinya bisa  terdeteksi oleh kapal yang mengambil,&quot; jelasnya.

Dia memastikan, TNI AL bekerja sama dengan BNN dan Polri akan terus  mendalami masalah ini. Termasuk, tim gabungan akan meningkatkan  kewaspadaan dengan cara melaksanakan patroli rutin di tempat-tempat yang  dicurigai.

&quot;Dalam rangka meningkatkan adanya pelanggaran baik pelanggaran  kedaulatan maupun pelanggaran hukum di laut sesuai dengan kewenangan Tni  AL dan sesuai perkembangan perintah atau putusan dari pemerintah atau  arahan Presiden,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
