<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Libur Lebaran, Jumlah Warga Ditegur karena Abai Prokes Melonjak 2 Kali Lipat</title><description>Meningkatnya mobilitas juga dapat berdampak pada peningkatan kasus dalam beberapa hari terakhir.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/10/337/2591985/libur-lebaran-jumlah-warga-ditegur-karena-abai-prokes-melonjak-2-kali-lipat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/10/337/2591985/libur-lebaran-jumlah-warga-ditegur-karena-abai-prokes-melonjak-2-kali-lipat"/><item><title>Libur Lebaran, Jumlah Warga Ditegur karena Abai Prokes Melonjak 2 Kali Lipat</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/10/337/2591985/libur-lebaran-jumlah-warga-ditegur-karena-abai-prokes-melonjak-2-kali-lipat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/10/337/2591985/libur-lebaran-jumlah-warga-ditegur-karena-abai-prokes-melonjak-2-kali-lipat</guid><pubDate>Selasa 10 Mei 2022 22:31 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/10/337/2591985/libur-lebaran-jumlah-warga-ditegur-karena-abai-prokes-melonjak-2-kali-lipat-jqQxURaXGB.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito (Foto: BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/10/337/2591985/libur-lebaran-jumlah-warga-ditegur-karena-abai-prokes-melonjak-2-kali-lipat-jqQxURaXGB.jpeg</image><title>Jubir Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito (Foto: BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 mengungkapkan masih banyak masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan (prokes) di masa cuti bersama lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah atau periode 24 April hingga 7 Mei 2022.
&quot;Terjadi kenaikan jumlah orang yang dipantau dan ditegur di tempat-tempat wisata sebesar dua kali lipat dari sebelumnya,&quot; kata Juru Bicara Covid-19 Wiku Adisasmito saat konferensi pers, Selasa (10/5/2022).
Dari data yang disampaikan Satgas Covid-19 terhadap pantauan di 27 provinsi, diketahui masih terdapat 49,5% masyarakat tidak patuh memakai masker pada area restoran atau kedai. Sedangkan pada area pemukiman masih ada 22,1% masyarakat yang tidak patuh memakai masker.
BACA JUGA:Satgas Sebut Indonesia Telah Transisi dari Pandemi Covid-19 Menuju Endemi

Selain itu, mobilitas masyarakat keluar rumah juga terjadi peningkatan bila dibandingkan lebaran tahun lalu. Pada saat libur lebaran tahun 2022 terjadi sebesar 48,1% sedangkan mobilitas pada lebaran di tahun sebelumnya yaitu sebesar 3,64%.
&quot;Hal ini terjadi peningkatan mobilitas yang cukup tinggi sebesar 44,46% terjadinya mobilitas yang tinggi pada saat lebaran tahun ini memberikan dampak positif pada perekonomian dengan meningkatnya indeks belanja mandiri sebesar 31%,&quot; katanya.
Namun, kata Wiku, meningkatnya mobilitas juga dapat berdampak pada peningkatan kasus dalam beberapa hari terakhir. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk terus menerapkan prokes seperti memakai masker menjaga jarak yang relatif aman dan mencuci tangan.
&quot;Hal itu maasih diperlukan pasca lebaran ini untuk meminimalisir efek pingpong penularan Covid-19,&quot; pungkasnya.
BACA JUGA:1.243 Personel Polda Jateng Tes Swab saat Halalbihalal, Seluruhnya Negatif Covid-19</description><content:encoded>JAKARTA - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 mengungkapkan masih banyak masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan (prokes) di masa cuti bersama lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah atau periode 24 April hingga 7 Mei 2022.
&quot;Terjadi kenaikan jumlah orang yang dipantau dan ditegur di tempat-tempat wisata sebesar dua kali lipat dari sebelumnya,&quot; kata Juru Bicara Covid-19 Wiku Adisasmito saat konferensi pers, Selasa (10/5/2022).
Dari data yang disampaikan Satgas Covid-19 terhadap pantauan di 27 provinsi, diketahui masih terdapat 49,5% masyarakat tidak patuh memakai masker pada area restoran atau kedai. Sedangkan pada area pemukiman masih ada 22,1% masyarakat yang tidak patuh memakai masker.
BACA JUGA:Satgas Sebut Indonesia Telah Transisi dari Pandemi Covid-19 Menuju Endemi

Selain itu, mobilitas masyarakat keluar rumah juga terjadi peningkatan bila dibandingkan lebaran tahun lalu. Pada saat libur lebaran tahun 2022 terjadi sebesar 48,1% sedangkan mobilitas pada lebaran di tahun sebelumnya yaitu sebesar 3,64%.
&quot;Hal ini terjadi peningkatan mobilitas yang cukup tinggi sebesar 44,46% terjadinya mobilitas yang tinggi pada saat lebaran tahun ini memberikan dampak positif pada perekonomian dengan meningkatnya indeks belanja mandiri sebesar 31%,&quot; katanya.
Namun, kata Wiku, meningkatnya mobilitas juga dapat berdampak pada peningkatan kasus dalam beberapa hari terakhir. Pihaknya mengimbau masyarakat untuk terus menerapkan prokes seperti memakai masker menjaga jarak yang relatif aman dan mencuci tangan.
&quot;Hal itu maasih diperlukan pasca lebaran ini untuk meminimalisir efek pingpong penularan Covid-19,&quot; pungkasnya.
BACA JUGA:1.243 Personel Polda Jateng Tes Swab saat Halalbihalal, Seluruhnya Negatif Covid-19</content:encoded></item></channel></rss>
