<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Orangtua Korban Seluncuran Kenjeran Park: Bagaimana Bilang ke Anak Kalau Dia Cacat Permanen?</title><description>Trauma masih dialami para korban seluncuran di Kenjeran Park Surabaya beberapa hari lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/11/519/2592657/orangtua-korban-seluncuran-kenjeran-park-bagaimana-bilang-ke-anak-kalau-dia-cacat-permanen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/11/519/2592657/orangtua-korban-seluncuran-kenjeran-park-bagaimana-bilang-ke-anak-kalau-dia-cacat-permanen"/><item><title>Orangtua Korban Seluncuran Kenjeran Park: Bagaimana Bilang ke Anak Kalau Dia Cacat Permanen?</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/11/519/2592657/orangtua-korban-seluncuran-kenjeran-park-bagaimana-bilang-ke-anak-kalau-dia-cacat-permanen</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/11/519/2592657/orangtua-korban-seluncuran-kenjeran-park-bagaimana-bilang-ke-anak-kalau-dia-cacat-permanen</guid><pubDate>Rabu 11 Mei 2022 20:48 WIB</pubDate><dc:creator>Aan haryono</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/11/519/2592657/orangtua-korban-seluncuran-kenjeran-park-bagaimana-bilang-ke-anak-kalau-dia-cacat-permanen-oFVVtncobn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Korban Kenjeran Park saat dijenguk Wali Kota Surabaya (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/11/519/2592657/orangtua-korban-seluncuran-kenjeran-park-bagaimana-bilang-ke-anak-kalau-dia-cacat-permanen-oFVVtncobn.jpg</image><title>Korban Kenjeran Park saat dijenguk Wali Kota Surabaya (Foto: MPI)</title></images><description>SURABAYA - Trauma masih dialami para korban seluncuran di Kenjeran Park Surabaya beberapa hari lalu. Apalagi, anak-anak yang menjadi korban belum siap menghadapi kenyataan kalau dirinya tak bisa lagi normal seperti dulu setelah insiden seluncuran.
Kondisi itu yang membuat orang tua korban kebingungan. Mereka sedih menerima kenyataan kalau buah hatinya mengalami cacat permanen
AM, salah satu orang tua korban insiden seluncuran di Kenjeran Park masih terpuruk ketika ada kabar anaknya, S, mengalami cacat permanen. &quot;Sudah dapat kabar dari RS, tapi anak saya belum tahu,&quot; katanya, Rabu (11/5/2022).
BACA JUGA:Olah TKP, Tim Labfor Polda Jatim Selidiki Ambrolnya Seluncuran Kenjeran Park
Ia seperti menemui bayangan hitam. Menerima kenyataan anaknya harus memakai kursi roda seumur hidup. Anaknya masih dirawat di RSUD dr Soetomo, ia pun belum bisa menyampaikan kabar pedih itu pada anaknya.&quot;Kedua kakinya cacat permanen, tadi sudah disampaikan RS. Bingung mau bilang apa ke anak, belum siap,&quot; ungkapnya.
Para orang tua lainnya juga harus menerima kenyataan anaknya patah  tulang. Ada yang di tangan maupun kaki. Insiden di seluncuran Kenjeran  Park ini menjadi kesedihan di tengah libur lebaran yang dinantikan  keluarga di Surabaya dan sekitarnya.</description><content:encoded>SURABAYA - Trauma masih dialami para korban seluncuran di Kenjeran Park Surabaya beberapa hari lalu. Apalagi, anak-anak yang menjadi korban belum siap menghadapi kenyataan kalau dirinya tak bisa lagi normal seperti dulu setelah insiden seluncuran.
Kondisi itu yang membuat orang tua korban kebingungan. Mereka sedih menerima kenyataan kalau buah hatinya mengalami cacat permanen
AM, salah satu orang tua korban insiden seluncuran di Kenjeran Park masih terpuruk ketika ada kabar anaknya, S, mengalami cacat permanen. &quot;Sudah dapat kabar dari RS, tapi anak saya belum tahu,&quot; katanya, Rabu (11/5/2022).
BACA JUGA:Olah TKP, Tim Labfor Polda Jatim Selidiki Ambrolnya Seluncuran Kenjeran Park
Ia seperti menemui bayangan hitam. Menerima kenyataan anaknya harus memakai kursi roda seumur hidup. Anaknya masih dirawat di RSUD dr Soetomo, ia pun belum bisa menyampaikan kabar pedih itu pada anaknya.&quot;Kedua kakinya cacat permanen, tadi sudah disampaikan RS. Bingung mau bilang apa ke anak, belum siap,&quot; ungkapnya.
Para orang tua lainnya juga harus menerima kenyataan anaknya patah  tulang. Ada yang di tangan maupun kaki. Insiden di seluncuran Kenjeran  Park ini menjadi kesedihan di tengah libur lebaran yang dinantikan  keluarga di Surabaya dan sekitarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
