<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Relawan Perempuan dan Anak Partai Perindo Konsisten Dampingi Kasus Pemerkosaan Anak</title><description>Saat ini, kata Jeannie, kasus yang didampingi Relawan Perempuan dan Anak Perindo itu sudah sampai ke tingkat pengadilan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/12/337/2593273/relawan-perempuan-dan-anak-partai-perindo-konsisten-dampingi-kasus-pemerkosaan-anak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/12/337/2593273/relawan-perempuan-dan-anak-partai-perindo-konsisten-dampingi-kasus-pemerkosaan-anak"/><item><title>Relawan Perempuan dan Anak Partai Perindo Konsisten Dampingi Kasus Pemerkosaan Anak</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/12/337/2593273/relawan-perempuan-dan-anak-partai-perindo-konsisten-dampingi-kasus-pemerkosaan-anak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/12/337/2593273/relawan-perempuan-dan-anak-partai-perindo-konsisten-dampingi-kasus-pemerkosaan-anak</guid><pubDate>Kamis 12 Mei 2022 19:07 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/12/337/2593273/relawan-perempuan-dan-anak-partai-perindo-konsisten-dampingi-kasus-pemerkosaan-anak-ipgKA3ayrH.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Relawan Perempuan dan Anak Partai Perindo Jeanni Latumahina (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/12/337/2593273/relawan-perempuan-dan-anak-partai-perindo-konsisten-dampingi-kasus-pemerkosaan-anak-ipgKA3ayrH.JPG</image><title>Relawan Perempuan dan Anak Partai Perindo Jeanni Latumahina (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Relawan Perempuan dan Anak Partai Perindo, Jeannie Latumahina mengungkapkan, bahwa dia bersama pihaknya akan kembali ke Kediri, Jawa Timur guna pendampingan kasus pemerkosaan anak di bawah umur.

&quot;Dalam waktu dekat kami akan ke Jatim, untuk mendampingi lagi kasus pemerikosaan anak di bawah umur,&quot; kata Jeannie usai acara Pembekalan Persiapan Pelantikan dan Deklarasi Relawan Perempuan dan Anak Perindo Se-Jabodetabek di Menteng, Kamis (12/5/2022).

Saat ini, kata Jeannie, kasus yang didampingi Relawan Perempuan dan Anak Perindo itu sudah sampai ke tingkat pengadilan.

BACA JUGA:Relawan Perempuan dan Anak Perindo Gelar Halal Bi Halal


&quot;Saat ini sudah di p21 kan, sudah sampai ke tingkat pengadilan,&quot; ucapnya.


&amp;nbsp;
Pendampingan kasus seperti itu, kata Jeannie, sudah menjadi kewajiban  Relawan Perempuan dan Anak Perindo untuk melindungi perempuan-perempuan  Indonesia.

&quot;Banyak dari mereka yang mengalami kekerasan tapi tidak berani melapor,&quot; kata Jeannie.

Menurutnya, perempuan juga harus dimanusiakan, jangan sampai perempuan Indonesia dibayang-bayangi dengan kekerasan.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Relawan Perempuan dan Anak Partai Perindo, Jeannie Latumahina mengungkapkan, bahwa dia bersama pihaknya akan kembali ke Kediri, Jawa Timur guna pendampingan kasus pemerkosaan anak di bawah umur.

&quot;Dalam waktu dekat kami akan ke Jatim, untuk mendampingi lagi kasus pemerikosaan anak di bawah umur,&quot; kata Jeannie usai acara Pembekalan Persiapan Pelantikan dan Deklarasi Relawan Perempuan dan Anak Perindo Se-Jabodetabek di Menteng, Kamis (12/5/2022).

Saat ini, kata Jeannie, kasus yang didampingi Relawan Perempuan dan Anak Perindo itu sudah sampai ke tingkat pengadilan.

BACA JUGA:Relawan Perempuan dan Anak Perindo Gelar Halal Bi Halal


&quot;Saat ini sudah di p21 kan, sudah sampai ke tingkat pengadilan,&quot; ucapnya.


&amp;nbsp;
Pendampingan kasus seperti itu, kata Jeannie, sudah menjadi kewajiban  Relawan Perempuan dan Anak Perindo untuk melindungi perempuan-perempuan  Indonesia.

&quot;Banyak dari mereka yang mengalami kekerasan tapi tidak berani melapor,&quot; kata Jeannie.

Menurutnya, perempuan juga harus dimanusiakan, jangan sampai perempuan Indonesia dibayang-bayangi dengan kekerasan.</content:encoded></item></channel></rss>
