<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sempat Melawan Polisi, Penculik Anak di Bogor dan Jakarta Dilumpuhkan</title><description>Pelaku penculikan anak berinisial A (28), di wilayah Bogor dan Jakarta ditangkap polisi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/12/338/2593252/sempat-melawan-polisi-penculik-anak-di-bogor-dan-jakarta-dilumpuhkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/12/338/2593252/sempat-melawan-polisi-penculik-anak-di-bogor-dan-jakarta-dilumpuhkan"/><item><title>Sempat Melawan Polisi, Penculik Anak di Bogor dan Jakarta Dilumpuhkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/12/338/2593252/sempat-melawan-polisi-penculik-anak-di-bogor-dan-jakarta-dilumpuhkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/12/338/2593252/sempat-melawan-polisi-penculik-anak-di-bogor-dan-jakarta-dilumpuhkan</guid><pubDate>Kamis 12 Mei 2022 18:46 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/12/338/2593252/sempat-melawan-polisi-penculik-anak-di-bogor-dan-jakarta-dilumpuhkan-EfOLwE6FSu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/12/338/2593252/sempat-melawan-polisi-penculik-anak-di-bogor-dan-jakarta-dilumpuhkan-EfOLwE6FSu.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)</title></images><description>BOGOR - Pelaku penculikan anak berinisial A (28), di wilayah Bogor dan Jakarta ditangkap polisi. Warga Kota Depok itu sempat dilumpuhkan oleh polisi karena melawan ketika akan ditangkap.

&quot;Melakukan perlawanan sehingga kami berikan tindakan tegas terukur,&quot; kata Kasatreskrim Polres Bogor AKP Siswo D.C Tarigan, Kamis (15/5/2022).

Pelaku melawan dengan berupaya menabrak petugas dengan motor. &quot;Yang bersangkutan berusaha menabrak petugas dengan motor,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:Pelaku Penculik Anak di Bogor dan Jakarta Pernah Terjerat Kasus Terorisme


Di samping itu, lanjut Siswo, pelaku mengaku merupakan mantan narapidana yang belum lama keluar dari Lapas Gunung Sindur. Adapun kasus yang pernah menjeratnya yakni terkait terorisme.

&quot;Bulan Februari kemarin tersangka baru keluar dari Lapas Gunung  Sindur. Dari pengakuan tersangka itu tiga kali keluar masuk. Duanya  tindak pidana terorisme, satunya keterangan yang bersangkutan terkait  perkara penipuan,&quot; pungkasnya.

Polisi masih mendalami motif dari aksi penculikan tersebut. Belum  diketahui ada tidaknya penculika dengan kasus terorisme yang pernah  menjeratnya.

&quot;Kami butuh pendalaman, butuh bantuan dari orang tua korban untuk bisa menanyakan secara intens ke anak,&quot; tutup Siswo.


</description><content:encoded>BOGOR - Pelaku penculikan anak berinisial A (28), di wilayah Bogor dan Jakarta ditangkap polisi. Warga Kota Depok itu sempat dilumpuhkan oleh polisi karena melawan ketika akan ditangkap.

&quot;Melakukan perlawanan sehingga kami berikan tindakan tegas terukur,&quot; kata Kasatreskrim Polres Bogor AKP Siswo D.C Tarigan, Kamis (15/5/2022).

Pelaku melawan dengan berupaya menabrak petugas dengan motor. &quot;Yang bersangkutan berusaha menabrak petugas dengan motor,&quot; sambungnya.

BACA JUGA:Pelaku Penculik Anak di Bogor dan Jakarta Pernah Terjerat Kasus Terorisme


Di samping itu, lanjut Siswo, pelaku mengaku merupakan mantan narapidana yang belum lama keluar dari Lapas Gunung Sindur. Adapun kasus yang pernah menjeratnya yakni terkait terorisme.

&quot;Bulan Februari kemarin tersangka baru keluar dari Lapas Gunung  Sindur. Dari pengakuan tersangka itu tiga kali keluar masuk. Duanya  tindak pidana terorisme, satunya keterangan yang bersangkutan terkait  perkara penipuan,&quot; pungkasnya.

Polisi masih mendalami motif dari aksi penculikan tersebut. Belum  diketahui ada tidaknya penculika dengan kasus terorisme yang pernah  menjeratnya.

&quot;Kami butuh pendalaman, butuh bantuan dari orang tua korban untuk bisa menanyakan secara intens ke anak,&quot; tutup Siswo.


</content:encoded></item></channel></rss>
