<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erdogan Katakan Turki Tidak Mendukung Finlandia-Swedia Bergabung dengan NATO</title><description>Presiden Tayyip Erdogan mengatakan bahwa tidak mungkin bagi Turki untuk mendukung rencana Swedia dan Finlandia untuk bergabung dalam NATO</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/14/18/2594172/erdogan-katakan-turki-tidak-mendukung-finlandia-swedia-bergabung-dengan-nato</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/14/18/2594172/erdogan-katakan-turki-tidak-mendukung-finlandia-swedia-bergabung-dengan-nato"/><item><title>Erdogan Katakan Turki Tidak Mendukung Finlandia-Swedia Bergabung dengan NATO</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/14/18/2594172/erdogan-katakan-turki-tidak-mendukung-finlandia-swedia-bergabung-dengan-nato</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/14/18/2594172/erdogan-katakan-turki-tidak-mendukung-finlandia-swedia-bergabung-dengan-nato</guid><pubDate>Sabtu 14 Mei 2022 15:46 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/14/18/2594172/erdogan-katakan-turki-tidak-mendukung-finlandia-swedia-bergabung-dengan-nato-3jDZfMeOwt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Turki Tayyip Erdogan/Reuters</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/14/18/2594172/erdogan-katakan-turki-tidak-mendukung-finlandia-swedia-bergabung-dengan-nato-3jDZfMeOwt.jpg</image><title>Presiden Turki Tayyip Erdogan/Reuters</title></images><description>JAKARTA - Presiden Tayyip Erdogan mengatakan bahwa tidak mungkin bagi Turki untuk mendukung rencana Swedia dan Finlandia untuk bergabung dalam NATO, mengingat bahwa negara-negara Nordik adalah rumah bagi banyak organisasi teroris.

Dikutip dari Reuters, meskipun Turki secara resmi mendukung perluasan NATO sejak bergabung dengan aliansi yanag dipimpin Amerika Serikat 70 tahun lalu, penanganannya dapat menimbulkan masalah bagi Swedia dan Finlandia mengingat anggota baru memerlukan kesepakatan dengan suara bulat.

BACA JUGA:Rusia Ancam Pembalasan Jika Finlandia Bergabung dengan NATO

Turki telah berulang kali mengecam Swedia dan negara-negara Eropa Barat lainnya karena penanganannya terhadap organisasi yang dianggap teroris oleh Ankara, termasuk kelompok militan Kurdi PKK dan YPG, dan pengikut ulama Islam Fethullah Gulen yang berbasis di AS.

Ankara mengatakan Gulenists melakukan upaya kudeta pada 2016. Gulen dan pendukungnya menyangkal tuduhan itu.

BACA JUGA:Swedia dan Finlandia Akan Segera Bergabung dengan NATO

Rencana Finlandia untuk mengajukan keanggotaan NATO diumumkan Kamis dan harapan bahwa Swedia akan mengikuti, akan membawa perluasan aliansi militer Barat yang ingin dicegah oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dengan meluncurkan invasi ke Rusia.
&quot;Kami mengikuti perkembangan mengenai Swedia dan Finlandia, tetapi kami tidak memiliki pandangan positif,&quot; kata Erdogan kepada wartawan di Istanbul, seraya menambahkan bahwa NATO telah menerima Yunani sebagai anggota di masa lalu.

&quot;Sebagai Turki, kami tidak ingin mengulangi kesalahan serupa. Lebih jauh lagi, negara-negara Skandinavia adalah 'penginapan' bagi organisasi teroris,&quot; kata Erdogan, tanpa memberikan rincian.

&quot;Mereka bahkan anggota parlemen di beberapa negara. Tidak mungkin kami mendukung,&quot; tambahnya.

(bul)</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Tayyip Erdogan mengatakan bahwa tidak mungkin bagi Turki untuk mendukung rencana Swedia dan Finlandia untuk bergabung dalam NATO, mengingat bahwa negara-negara Nordik adalah rumah bagi banyak organisasi teroris.

Dikutip dari Reuters, meskipun Turki secara resmi mendukung perluasan NATO sejak bergabung dengan aliansi yanag dipimpin Amerika Serikat 70 tahun lalu, penanganannya dapat menimbulkan masalah bagi Swedia dan Finlandia mengingat anggota baru memerlukan kesepakatan dengan suara bulat.

BACA JUGA:Rusia Ancam Pembalasan Jika Finlandia Bergabung dengan NATO

Turki telah berulang kali mengecam Swedia dan negara-negara Eropa Barat lainnya karena penanganannya terhadap organisasi yang dianggap teroris oleh Ankara, termasuk kelompok militan Kurdi PKK dan YPG, dan pengikut ulama Islam Fethullah Gulen yang berbasis di AS.

Ankara mengatakan Gulenists melakukan upaya kudeta pada 2016. Gulen dan pendukungnya menyangkal tuduhan itu.

BACA JUGA:Swedia dan Finlandia Akan Segera Bergabung dengan NATO

Rencana Finlandia untuk mengajukan keanggotaan NATO diumumkan Kamis dan harapan bahwa Swedia akan mengikuti, akan membawa perluasan aliansi militer Barat yang ingin dicegah oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dengan meluncurkan invasi ke Rusia.
&quot;Kami mengikuti perkembangan mengenai Swedia dan Finlandia, tetapi kami tidak memiliki pandangan positif,&quot; kata Erdogan kepada wartawan di Istanbul, seraya menambahkan bahwa NATO telah menerima Yunani sebagai anggota di masa lalu.

&quot;Sebagai Turki, kami tidak ingin mengulangi kesalahan serupa. Lebih jauh lagi, negara-negara Skandinavia adalah 'penginapan' bagi organisasi teroris,&quot; kata Erdogan, tanpa memberikan rincian.

&quot;Mereka bahkan anggota parlemen di beberapa negara. Tidak mungkin kami mendukung,&quot; tambahnya.

(bul)</content:encoded></item></channel></rss>
