<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Minta Pemuda Tak Apolitik, Partai Perindo: Para Pendahulu Kita Juga Berpolitik</title><description>Perindo menggelar Podcast dengan tema &amp;lsquo;Gerakan Pemuda dalam Membangun Kesadaran Sosial dan Pendidikan&amp;rsquo;.</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/15/337/2594579/minta-pemuda-tak-apolitik-partai-perindo-para-pendahulu-kita-juga-berpolitik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/15/337/2594579/minta-pemuda-tak-apolitik-partai-perindo-para-pendahulu-kita-juga-berpolitik"/><item><title>Minta Pemuda Tak Apolitik, Partai Perindo: Para Pendahulu Kita Juga Berpolitik</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/15/337/2594579/minta-pemuda-tak-apolitik-partai-perindo-para-pendahulu-kita-juga-berpolitik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/15/337/2594579/minta-pemuda-tak-apolitik-partai-perindo-para-pendahulu-kita-juga-berpolitik</guid><pubDate>Minggu 15 Mei 2022 17:15 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/15/337/2594579/minta-pemuda-tak-apolitik-partai-perindo-para-pendahulu-kita-juga-berpolitik-TR1Bmcka4l.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Diska Resha. (Foto: Youtube Partai Perindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/15/337/2594579/minta-pemuda-tak-apolitik-partai-perindo-para-pendahulu-kita-juga-berpolitik-TR1Bmcka4l.jpg</image><title>Diska Resha. (Foto: Youtube Partai Perindo)</title></images><description>JAKARTA - Partai Perindo terus berupaya membangun kesadaran kaum muda atau milenial akan pentingnya isu dan peristiwa sekitar, khususnya tentang politik. Untuk itu, Perindo menggelar Podcast dengan tema &amp;lsquo;Gerakan Pemuda dalam Membangun Kesadaran Sosial dan Pendidikan&amp;rsquo;.

Sekretaris Jenderal Pemuda DPP Partai Perindo, Diska Resha Putra mengatakan, kaum milenial harus punya pandangan lebih luas tentang politik.

Menurutnya, para pendahulu pun berpolitik dalam menjalankan misi mereka masing-masing.

&quot;Dari zaman dulu kan dari agama saya, Islam, Rasulullah juga berpolitik juga, sahabat-sahabatnya juga,&quot; kata Diska dalam podcast yang ditayangkan di Channel YouTube Partai Perindo, Minggu (15/5/2022).
Baca juga:&amp;nbsp;Perindo Sebut Koalisi Partai Nonparlemen Usung 2 Hal Jelang Pemilu 2024
Hal yang sama juga dilakukan ketika Indonesia berjuang mendapatkan kemerdekaan. Menurutnya, pahlawan-pahlawan pada zamannya berpolitik untuk mencapai bangsa Indonesia bebas dari penindasan penjajah.

&quot;Waktu kita (berjuang untuk) merdeka juga berpolitik, Bung Karno dan lain-lain,&quot; ucapnya.Pria kelahiran 29 tahun yang lalu itu menambahkan, kaum milenial harus membuang stigma tentang politik kotor. Ia menganalogikan, politik sebagai wadah.

&quot;Kita lah yang seharusnya bagaimana mengisi wadahnya itu,&quot; ucap Sekjen Pemuda Perindo tersebut.</description><content:encoded>JAKARTA - Partai Perindo terus berupaya membangun kesadaran kaum muda atau milenial akan pentingnya isu dan peristiwa sekitar, khususnya tentang politik. Untuk itu, Perindo menggelar Podcast dengan tema &amp;lsquo;Gerakan Pemuda dalam Membangun Kesadaran Sosial dan Pendidikan&amp;rsquo;.

Sekretaris Jenderal Pemuda DPP Partai Perindo, Diska Resha Putra mengatakan, kaum milenial harus punya pandangan lebih luas tentang politik.

Menurutnya, para pendahulu pun berpolitik dalam menjalankan misi mereka masing-masing.

&quot;Dari zaman dulu kan dari agama saya, Islam, Rasulullah juga berpolitik juga, sahabat-sahabatnya juga,&quot; kata Diska dalam podcast yang ditayangkan di Channel YouTube Partai Perindo, Minggu (15/5/2022).
Baca juga:&amp;nbsp;Perindo Sebut Koalisi Partai Nonparlemen Usung 2 Hal Jelang Pemilu 2024
Hal yang sama juga dilakukan ketika Indonesia berjuang mendapatkan kemerdekaan. Menurutnya, pahlawan-pahlawan pada zamannya berpolitik untuk mencapai bangsa Indonesia bebas dari penindasan penjajah.

&quot;Waktu kita (berjuang untuk) merdeka juga berpolitik, Bung Karno dan lain-lain,&quot; ucapnya.Pria kelahiran 29 tahun yang lalu itu menambahkan, kaum milenial harus membuang stigma tentang politik kotor. Ia menganalogikan, politik sebagai wadah.

&quot;Kita lah yang seharusnya bagaimana mengisi wadahnya itu,&quot; ucap Sekjen Pemuda Perindo tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
