<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkes Se-ASEAN Sepakat Dirikan Pusat Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dan Penyakit Menular</title><description>Menkes Se-ASEAN sepakat untuk mendirikan Pusat Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dan Penyakit Menular.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/15/337/2594709/menkes-se-asean-sepakat-dirikan-pusat-kedaruratan-kesehatan-masyarakat-dan-penyakit-menular</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2022/05/15/337/2594709/menkes-se-asean-sepakat-dirikan-pusat-kedaruratan-kesehatan-masyarakat-dan-penyakit-menular"/><item><title>Menkes Se-ASEAN Sepakat Dirikan Pusat Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dan Penyakit Menular</title><link>https://news.okezone.com/read/2022/05/15/337/2594709/menkes-se-asean-sepakat-dirikan-pusat-kedaruratan-kesehatan-masyarakat-dan-penyakit-menular</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2022/05/15/337/2594709/menkes-se-asean-sepakat-dirikan-pusat-kedaruratan-kesehatan-masyarakat-dan-penyakit-menular</guid><pubDate>Minggu 15 Mei 2022 23:54 WIB</pubDate><dc:creator>Kiswondari</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2022/05/15/337/2594709/menkes-se-asean-sepakat-dirikan-pusat-kedaruratan-kesehatan-masyarakat-dan-penyakit-menular-LSzLeAiBEB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto : Biro Pers Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2022/05/15/337/2594709/menkes-se-asean-sepakat-dirikan-pusat-kedaruratan-kesehatan-masyarakat-dan-penyakit-menular-LSzLeAiBEB.jpg</image><title>Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto : Biro Pers Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) se-ASEAN menyutujui pendirian Pusat Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dan Penyakit Menular ASEAN atau ASEAN Center for Public Health Emergencies and Emerging Diseases (ACPHEED).

&quot;Kita setuju untuk membentuk ACPHEED. Intinya adalah pusat kerjasama ASEAN untuk menghadapi potensi adanya outbreak pandemi ke depannya,&quot; kata Menkes RI Budi Gunadi Sadikin pada konferensi pers di sela agenda 15th AHMM di Hotel Conrad, Bali, Sabtu (14/5/2022) sebagaimana rilis yang diterima media di Jakarta, Minggu (15/5/2022).

Terdapat 3 pilar untuk membentuk ACPHEED, Menkes Budi menyebutkan pilar-pilar tersebut antara lain pilar surveilans, deteksi, dan respons. Ada juga pilar manajemen risiko.

Adapun 3 negara yang sudah memberikan komitmen untuk masing-masing pilar tersebut adalah Vietnam, Thailand, dan Indonesia, menurutnya, 3 negara ini akan bekerja sama untuk mempersiapkan segalanya apabila ada potensi outbreak. Adanya ACPHEED akan mengintegrasikan protokol kesehatan yang ada di negara-negara anggota ASEAN.

BACA JUGA: Ini Upaya Kemenkes Cegah Penyebaran Hepatitis Misterius&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Itu nanti kita sinergikan. Kalau ada negara anggota ASEAN memiliki kasus pandemi yang sudah sangat turun, maka relaksasi dari prosesnya lebih tinggi dibandingkan negara lain yang kasusnya belum turun,&quot; ucap Menkes Budi.

Menkes Budi menjelaskan, ACPHEED berlaku secara ASEAN tapi kompetensi utamanya ada di 3 negara yakni Vietnam, Thailand, dan Indonesia. Pasalnya, 3 negara tersebut yang mengajukan bahwa mereka mau memiliki kantor di Indonesia untuk salah satu dari kompetensi baik surveilans, deteksi, atau respons.

</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) se-ASEAN menyutujui pendirian Pusat Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dan Penyakit Menular ASEAN atau ASEAN Center for Public Health Emergencies and Emerging Diseases (ACPHEED).

&quot;Kita setuju untuk membentuk ACPHEED. Intinya adalah pusat kerjasama ASEAN untuk menghadapi potensi adanya outbreak pandemi ke depannya,&quot; kata Menkes RI Budi Gunadi Sadikin pada konferensi pers di sela agenda 15th AHMM di Hotel Conrad, Bali, Sabtu (14/5/2022) sebagaimana rilis yang diterima media di Jakarta, Minggu (15/5/2022).

Terdapat 3 pilar untuk membentuk ACPHEED, Menkes Budi menyebutkan pilar-pilar tersebut antara lain pilar surveilans, deteksi, dan respons. Ada juga pilar manajemen risiko.

Adapun 3 negara yang sudah memberikan komitmen untuk masing-masing pilar tersebut adalah Vietnam, Thailand, dan Indonesia, menurutnya, 3 negara ini akan bekerja sama untuk mempersiapkan segalanya apabila ada potensi outbreak. Adanya ACPHEED akan mengintegrasikan protokol kesehatan yang ada di negara-negara anggota ASEAN.

BACA JUGA: Ini Upaya Kemenkes Cegah Penyebaran Hepatitis Misterius&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Itu nanti kita sinergikan. Kalau ada negara anggota ASEAN memiliki kasus pandemi yang sudah sangat turun, maka relaksasi dari prosesnya lebih tinggi dibandingkan negara lain yang kasusnya belum turun,&quot; ucap Menkes Budi.

Menkes Budi menjelaskan, ACPHEED berlaku secara ASEAN tapi kompetensi utamanya ada di 3 negara yakni Vietnam, Thailand, dan Indonesia. Pasalnya, 3 negara tersebut yang mengajukan bahwa mereka mau memiliki kantor di Indonesia untuk salah satu dari kompetensi baik surveilans, deteksi, atau respons.

</content:encoded></item></channel></rss>
